Ancaman Berbahaya Dari Terlalu Banyak Makan Daging Sapi

Sebentar lagi masyarakat Indonesia yang sebagian besar adalah muslim, akan merayakan hari raya Idul Adha. Dimana pada hari raya tersebut, identik dengan menyembelih hewan kurban (hewan ternak yang disembelih), yang nantinya akan dibagi-bagikan ke seluruh masyarakat sekitar.

Nah biasanya setelah hari raya ini, untuk beberapa hari kedepan menu yang tersaji di meja makan pasti akan selalu ada daging, benar? Untuk hal ini sebenarnya tidak terlalu dipermasalahkan jika dikonsumsi terbatas dan seperlunya. Lain halnya jika mengkonsumsinya terlalu sering, akan ada efek samping atau dampak yang bisa terjadi pada tubuh ketika terlalu banyak mengkonsumsi daging-dagingan termasuk daging sapi.

Ancaman Berbahaya Dari Terlalu Banyak Makan Daging Sapi

Sebenarnya di dalam kandungan daging sapi terdapat beberapa nutrisi, diantaranya :

1. Protein, adalah sejenis nutrisi yang membantu menjaga sistem kekebalan tubuh menjadi lebih kuat.  Selain itu dengan mengkonsumsi makanan berprotein seperti daging sapi akan membantu pembentukan jaringan tubuh, otak, fisik dan mental.

2. Zat Besi, pada daging sapi terdapat kandungan zat Besi yang bermanfaat untuk menjaga sistem kekebalan tubuh, mencegah dari anemia, juga membantu tumbuh kembang anak.

3. Selenium, merupakan antioksidan yang mmebantu menjaga sistem imun dalam tubuh.

4. Vitamin B kompleks, bermanfaat untuk membantu meningkatkan kinerja otak.

5. Vitamin D, bermanfaat untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi.

6. Omega 3, bermanfaat untuk membantu kinerja organ jantung, hati, juga sistem saraf pusat.

7. Seng, bermanfaat untuk membantu meningkatkan kekebalan tubuh serta metabolisme.

Dengan mengkonsumsi sewajarnya, kita bisa mendapatkan manfaat yang baik dari daging sapi. Namun jika mengkonsumsi terlalu berlebihan / banyak dalam waktu singkat? Apa yang akan terjadi?

Pada umumnya daging-daging sapi yang dijual di pasaran adalah daging hasil dari sapi peternakan komersial. Dalam sebuah studi The European Journal of Clinical Nutrition menyatakan jika daging sapi yang dihasilkan dari sapi-sapi ternak yang diberi makan dengan biji-bijian memiliki kandungan asam lemak Omega 3 yang sangat sedikit. Tidak hanya itu, daging sapi tersebut juga memiliki kadar asam lemak Omega 6 dengan jumlah yang lebih tinggi daripada sapi-sapi yang hidup liar dengan memakan rumput.

Selain itu, penambahan berbagai jenis hormon seperti estradiol, progesteron, dan testosteron, hormon sintetis, zeranol dan trenbolone asetat, melengesterol asetat biasanya diberikan pada hewan-hewan ternak guna menambah berat badan  serta meningkatkan efisiensi pakan juga sangat berpengaruh bagi kesehatan, yaitu dapat meningkatkan resiko kanker.

Itu dia sedikit penjelasan mengenai Ancaman Berbahaya Dari Terlalu Banyak Makan Daging Sapi, semoga bisa bermanfaat untuk Anda. Dan untuk Anda yang kedepannya merayakan Idul Adha dan tentu akan mengkonsumsi daging sapi, imbangi dengan makanan lainnya yang sehat ya, seperti sayuran dan buah-buahan.

Semoga bermanfaat!

Baca juga : Mengenal Teripang Laut Si Ahli Pengobatan Herbal Terkini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *