Kenali Faktor Utama Penyebab Radang Sendi (Arthritis)

Radang sendi atau Arthritis biasa terjadi pada orang-orang yang memiliki aktifitas lebih di bidang gerak. Sekitar 97% dari penderita Arthritis akan mengalami keterbatasan gerak, bahkan 7 dari 10 bisa mengalami kemunduran mobilitas hingga tidak dapat menggerakan tubuhnya sama sekali. Ditambah jika gaya hidup yang buruk menyebabkan tingginya seseorang terkena resiko penyakit sendi yang satu ini.

Radang sendi Arthritis ini termasuk penyakit sendi yang terjadi karena adanya peradangan pada tulang dan sendi. Peradangan yang terjadi ini akan mengakibatkan sendi menjadi kehilangan keelastisitasnya, menyebabkan sendi terasa sakit sering mengalami gesekan satu sama lain dan berisiko terkena kerusakan sendi. Sendi yang dapat terkena Arthritis ini bisa terjadi pada sendi-sendi yang memiliki kerja ekstra di tiap fungsinya, seperti sendi lutut, panggul, hingga tulang belakang.

Kenali Faktor Utama Penyebab Radang Sendi (Arthritis)

Dan berikut ini merupakan 8 Faktor penyebab utama yang dapat berisiko seseorang terkena penyakit sendi Arthritis, diantaranya :

1. Usia

Faktor usia menjadi faktor pertama dalam penyebab radang sendi, karena memang radang sendi paling banyak terjadi pada mereka yang berusia 50 tahun dna seterusnya. Namun dengan kebiasaan dan pola hidup seperti sekarang ini, radang sendi Arthritis bisa juga terjadi pada usia yang lebih muda.

2. Faktor jenis kelamin.

Diketahui bahwa penderita Arthritis terbanyak diderita oleh wanita, entah apa sebabnya.

3. Faktor kerutunan.

Orang-orang yang terlahir dengan kelainan seperti cacat genetik, kerusakan tulang ataupun kelainan tulang seperti Skoliosis, adalah orang-orang yang berisiko terkena Arthritis dikemudian hari.

4. Kegemukan / Obesitas.

Penyebab lainnya seseorang berisiko terkena radang sendi Arthritis adalah faktor kegemukan atau obesitas. Seseorang dengan kelebihan berat badan tertentu, secara alami akan membuat dirinya memiliki resiko terserang radang sendi yang biasanya terjadi pada bagian-bagian seperti sendi lutut, pinggul serta tulang belakang karena harus menahan berat badan.

5. Cedera.

Orang-orang yang mengalami cedera entah karena kecelakaan dan lain-lain, biasanya para atlet olahraga. Mereka yang pernah cedera jika tidak segera mendapat penanganan lebih lanjut untuk cedera tersebut berisiko terkena radang sendi.

6. Stress.

Mengapa stress bisa menjadi salah satu faktor penyebab radang sendi? Menurut faktanya, stress secara tidak langsung akan menganggu fungsi organ tubuh untuk bekerja lebih berat dari biasanya. Akibat yang dirasakan tentu akan membawa dampak pada persendian.

Biasanya jika dalam perawatan medis yang ditawarkan, akan ada beberapa tahap terapi yang bisa dilakukan. Namun tidak semua orang bisa melakukan terapi pengobatan dalam mengatasi radang sendi tersebut.

Untuk itu, jika Anda mengalami radang sendi, Anda hanya perlu mengkonsumsi obat herbal QnC Jelly Gamat, obat herbal multikhasiat dari teripang emas ASLI yang memiliki kemampuan memulihkan penyakit radan sendi secara alami! Cara mendapatkan QnC Jelly Gamat sekarang juga, silahkan klik tautan berikut : Cara Pemesanan QnC Jelly Gamat Sekarang!

Semoga dapat bermanfaat, dan salam!

Kenali Faktor Utama Penyebab Radang Sendi (Arthritis) |

Penyebab Umum Seseorang Mengalami Vertigo

Apakah Anda pernah mendengar sebelumnya tentang Vertigo? Jika belum mari kita pelajari bersama-sama tentang salah satu sakit kepala yang membahayakan ini.

Ya, Vertigo ini merupakan salah satu dari macam-macam sakit kepala yang bisa terjadi pada siapa saja. Vertigo memiliki gejala sakit kepala yang jika terjadi kekambuhan, penderitanya akan merasakan sekelilingnya terasa berputar. Dalam kasus yang lebih parah terkadang Vertigo menyebabkan penderitanya mual hingga muntah.

Penyebab Umum Seseorang Mengalami Vertigo
Ada beberapa penyebab mengapa seseorang dapat terkena Vertigo, selengkapnya :

1. Mengalami gangguan pada telinga bagian dalam.

Salah satu penyebab Vertigo terjadi adalah adanya gangguan ditelinga dalam. Vertigo yang satu ini termasuk salah satu jenis vertigo umum, nama lainnya adalah Vertigo Posisi Paroksismal Jinak atau Benign Paroxysmal Positional Vertigo (BPPV). Biasanya rasa sakit di kepala akibat Vertigo ini terjadi dalam beberapa menit. Vertigo BPPV dapat kambuh ketika penderitanya tiba-tiba merubah posisi kepala di saat tidur, berbalik, membalik bahkan saat duduk ditempat tidur. Untungnya Vertigo BPPV tidak terlalu menimbulkan masalah serius, namun tetap berhati-hati jika sudah kambuh.

2. Mengalami gangguan pada sistem saraf pusat.

Kedua adalah Vertigo yang terjadi karena mengalami gangguan pada sistem saraf pusat. Gangguan tersebut disebabkan oleh beberapa penyakit seperti multiple sclerosis, kerusakan leher, atau stroke serta tumor yang semuanya dapat menyebabkan Vertigo.

3. Mengalami peradangan yang diakibatkan oleh infeksi bakteri dan virus.

Gangguan penyakit yang dialami seperti pilek, flu dan peradangan lain dapat mempengaruhi telinga dalam, yang bisa menyebabkan Vertigo nantinya.

4. Mengalami gangguan masalah penglihatan.

Mata merupakan salah satu organ luar (yang terlihat) tubuh yang bisa menyebabkan munculnya gangguan Vertigo. Mengapa? Karena mata pada dasarnya membantu untuk fungsi keseimbangan tubuh.

5. Mengalami gangguan Meniere.

Meniere adalah salah satu penyakit langka yang menyebabkan telinga bagian dalam dibanjiri cairan yang secara langsung dapat berpengaruh terhadap keseimbangan. Vertigo yang diakibatkan oleh Meniere dapat terjadi sekitar 1 jam dan bahkan lebih lama.

Artikel lainnya : Efek Samping Yang Terjadi Akibat Operasi Miom

Penyebab Umum Seseorang Mengalami Vertigo |

Efek Samping Yang Terjadi Akibat Operasi Miom

Anda pasti sudah mengetahui tentang Miom kan? Jika belum, mari simak sedikit ulasan dari kami tentang penyakit ini, dan tepatnya efek samping yang bisa terjadi ketika seseorang selesai menjalani operasi Miom.

Efek Samping Yang Terjadi Akibat Operasi Miom

Miom termasuk salah satu gangguan semacam tumor (tumor jinak) yang tumbuh dan berkembang di rahim. Jenis miom ini dapat berkembang dengan cepat di rahim, meskipun termasuk kedalam golongan tumor yang tidak berbahaya jika terjadi pada wanita hamil hal tersebut akan menganggu. Wanita hamil yang memiliki miom beresiko melahirkan dengan tingkat keselamatannya yang rendah.

Lalu apa yang membuat miom menjadi berbahaya?

Menurut situs hamil.co.id, dimanapun posisi miom akan sangat berbahaya. Ditambah lagi jika dalam kondisi hamil, keberadaaannya yang menghadap ke arah rahim, janin tidak dapat berkembang secara normal sehingga menyebabkan resiko keguguran yang cukup tinggi. Jika posisi miom tersebut berada di atas, kemungkinan lainnya yang terjadi pada janin adalah kepala bayi nantinya harus menyamping dan posisi bayi kemudian akan melintang.

Jika diharuskan, jalan medis yang biasanya ditempuh untuk mengatasi miom ini adalah operasi. Namun berdasarkan data yang ada, operasi miom yang dilakukan dapat memiliki beberapa efek samping, yang diantaranya adalah :

  • Menyebabkan penuaan dini dan Osteoporosis lebih cepat.
  • Kecanduan obat-obatan tertentu.
  • Gangguan pencernaan.
  • Terdapat masalah di pembuluh darah jantung.
  • Mengalami gangguan pada kelenjar tiroid.
  • Menurunkan gairah seksual.
  • Menopause lebih cepat.
  • Terjadi masalah di organ kewanitaan.
  • Berisiko terhadap penyakit jantung hipertensif atau pembengkakan pada jantung.
  • Mengalami tekanan darah tinggi.
  • Depresi.

Jika melihat beberapa risiko atau dampak yang berasal dari selesai dilakukannya operasi miom, tentu saja sangat-sangat merugikan kesehatan ya. Kembali tergantung kebutuhan pasien sendiri, jika operasi adalah jalan tepat tinggal dilakukan saja.

Nah untuk Anda yang tidak ingin memiliki risiko besar selesai melakukan operasi miom, kami rekomendasikan pengobatan lain dengan obat herbal QnC Jelly Gamat, salah satu obat herbal yang telah terbukti ampuh dalam mengatasi berbagai masalah tumor seperti miom. Ingin tau bagaimana khasiat selengkapnya mengenai QnC Jelly Gamat? Simak disini selengkapnya : QnC Jelly Gamat

Efek Samping Yang Terjadi Akibat Operasi Miom |

Ulasan Singkat Mengenai Penyebab Dan Gejala TBC Tulang Belakang

Taukah Anda bahwa penyakit TBC tidak hanya terjadi para paru-paru namun juga pada tulang belakang. Mari simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Ulasan Singkat Mengenai Penyebab Dan Gejala TBC Tulang Belakang
TBC atau Tuberculosis/Tuberkulosis sendiri merupakan kondisi dimana paru-paru termasuki bakteri yang disebut dengan Mycobacterium tuberculosis. Dalam kondisi tertentu bakteri tersebut bisa menyebar ke bagian tubuh lainnya melalui aliran darah termasuk tulang belakang. Dan dari sinilah awal mula TBC Tulang belakang berasal.

Bakteri yang menyerang tulang belakang ini menyerang pada tulang belakang yang berada di bagian atas setinggi iga dada pada bagian rendah. Jika bakteri tersebut menyebar ke bagian 2 vertebra yang berdekatan, maka bisa dipastikan dapat terjadi intervertebralis atau infeksi pada bantalan diantara dua vertebra.

Pada dasarnya, bantalan tersebut tidak memiliki pembuluh darah yang dapat dialiri nutrisi. Akan tetapi berbeda cerita jika bantalan tersebut kemudian terinfeksi dan secara perlahan makan kematian sel-sel diskus terjadi dan akhirnya bantalan mengempis. Setelah ini terjadi maka kedua bantalan tersebut saling menempel satu sama lain dan menyebabkan tulang belakang kehilangan kelenturannya hingga menyebabkan kerusakan. Kejadian seperti ini akan membuat orang tersebut mengalami kesulitan dalam bergerak.

Seseorang yang menderita TBC Tulang akan mengalami beberapa gejala, seperti merasakan sakit punggung di bagian tertentu, mengalami kelainan saraf, mengalami penurunan berat badan yang drastis atau Anoreksia, menyebabkan penderitanya Kifosis atau bungkuk disertai pembengkakan paravertebral, lalu tubuh kaku dan tegang, mengalami demam dan tubuh berkeringat saat malam hari dan sampai memunculkan benjolan pada bagian selangkangan yang terkadang dikira sebagai penyakit Hernia.

Jika kondisi tersebut muncul pada siapapun, Anda ataupun keluarga sebaiknya segera lakukan pemeriksaan ke dokter atau rumah sakit untuk memperjelas apakah gejala yang dialami termasuk kedalam gejala penyakit TBC Tulang atau tidak.

Ulasan Singkat Mengenai Penyebab Dan Gejala TBC Tulang Belakang |

Jenis Makanan Yang Membantu Menurunkan Kolesterol Jahat

Jika Anda adalah penderita kolesterol tinggi, mungkin selama ini pola makan yang Anda terapkan salah dan kurang tepat, maka dari itu ini saatnya Anda mengubah pola dan gaya hidup dimulai dari mengkonsumsi makanan-makanan yang baik untuk menurunkan kolesterol.

Jenis Makanan Yang Membantu Menurunkan Kolesterol Jahat
Tapi sebelumnya apakah Anda tau apa yang dimaksud dengan Kolesterol? Sebagian mungkin hanya memahami bahwa yang disebut dengan Kolesterol pastilah tidak baik untuk tubuh, namun kolesterol sebenarnya salah satu nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh hanya jika kadarnya normal dan tidak berlebih. Jika sudah berlebih, maka barulah Kolesterol itu disebut sebagai pemicu penyakit. Kolesterol sendiri terbagi kedalam 2 jenis yang berbeda, diantaranya adalah LDL (low-density lipoprotein) dan HDL (high-density lipoprotein). LDL adalah jenis kolesterol yang harus diwaspadai karena berdasarkan fakta yang akurat salah satu jenis kolesterol ini adalah kolesterol yang dapat menjadi pemicu serangan jantung dan stroke, juga dapat meningkatkan risiko terhadap sakit jantung jika seseorang memiliki kadar LDL berlebih. Sedangkan HDL adalah sebaliknya, kolesterol ini adalah jenis kolesterol yang baik yang bisa menekan risiko berbahaya yang diakibatkan oleh LDL tersebut. Itu sebabnya lebih baik meningkatkan kadar kolesterol HDL daripada LDL.

Kolesterol diproduksi tubuh secara alami, untuk memenuhi kebutuhan kolesterol yang berkurang didalam tubuh, Anda bisa memperolehnya dari beberapa makanan yang dikonsumsi setiap hari. Untuk mengatur pola makan yang baik bagi penderita kolesterol tinggi, sebenarnya cukup mudah, Anda hanya perlu menghindari beberapa makanan yang dapat menjadi pemicu tingginya LDL, dan berikut ini adalah makanan-makanan yang dipastikan dapat meningkatkan kadar LDL, diantaranya :

  • Makanan yang digoreng / gorengan.
  • Daging berlemak.
  • Kulit ayam dan kulit bebek.
  • Makanan bersantan.
  • Kue dan biskuit.
  • Mentega.
  • Makanan yang mengandng minyak kelapa ataupun minyak sawit.
  • Makanan siap saji.

Jenis-jenis makanan tersebut harap dibatasi, jika tidak ingin LDL terus naik nantinya. Dan jika Anda sudah memiliki kadar LDL tinggi, lalu bingung harus mengkonsumsi makanan jenis apa yang baik, dan bisa menurunkan kadar LDL, ini dia beberapa jenis makanan yang dianjurkan dikonsumsi oleh mereka yang memiliki kadar kolesterol jahat, dan bersifat menurunkan kadar kolesterol tersebut, diantaranya :

  • Makanan yang terbuat dari kedelai atau olahan kedelai seperti tempe, tahu dan susu kedelai dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat.
  • Mengkonsumsi 2-3 porsi ikan perminggunya, ikan dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat karena kandungan lemak omega 3 didalamnya yang dapat menekan LDL.
  • Mengkonsumsi kacang-kacangan seperti walnut, kacang almon, dan kacang merah.
  • Mengkonsumsi buah-buahan yang kaya dengan kandungan Pektin (serat larut yang dapat menekan LDL), seperti anggur, apel, stoberi, alpukat dan buah jeruk.
  • Selain kacang-kacangan, penderita kolesterol juga bisa mengkonsumsi biji-biijian gandum dan beragam jenis serelia dengan tambahan kulit ari yang masih utuh.

Cobalah menurunkan kadar kolesterol jahat dengan tips mengubah pola makan seperti yang dianjurkan diatas. Jika sudah dilakukan, Anda tidak perlu mengkonsumsi obat-obatan lainnya. Berolahraga dengan teratur sebagai tambahan dan menghindari kebiasaan buruk seperti minum alkohol dan merokok akan mempermudah Anda lebih terhindar dari ancaman penyakit seperti serangan jantung, stroke, dan ancaman kanker dikarenakan LDL tersebut.

Namun jika Anda ingin mencoba metode pengobaan alternatif untuk mengatasi kolesterol jahat, kami punya solusinya! Dengan obat herbal QnC Jelly Gamat, 100% obat herbal alami yang tidak memiliki kandungan kimia didalamnya membantu menurunkan kadar kolesterol jahat secara alami! Info selengkapnya tentang QnC Jelly Gamat simak disini :  QnC Jelly Gamat Inovasi Terbaru Pengobatan Herbal Indonesia.

 

Semoga dapat bermanfaat ya! Salam sehat 🙂

Gejala Demam Rematik Yang Terjadi Akibat Radang Tenggorokan

Demam rematik ternyata merupakan salah satu komplikasi yang terjadi akibat radang tenggorokan. Demam rematik sendiri termasuk salah satu penyakit yang cukup fatal karena dapat menyebabkan rusaknya katup jantung, serangan stroke bahkan yang terburuk adalah kematian. Untuk itu, mengetahui gejala dari demam rematik sangat-sangat wajib untuk Anda ketahui.

Gejala Demam Rematik Yang Terjadi Akibat Radang Tenggorokan

Demam rematik termasuk kedalam jenis penyakit langka, semua orang bisa terkena penyakit satu ini namun demam rematik lebih banyak dialami oleh anak-anak yang berusia 5 hingga 15 tahun.

Mungkin Anda, atau siapapun tidak menyangka, dengan radang tenggorokan saja bisa menimbulkan efek terhadap penyakit lainnya yaitu demam rematik. Untuk mengetahui bagaimana gejala dari penyakit tersebut, berikut ini adalah 5 gejala dari demam rematik yang terjadi akibat radang tenggorokan, diantaranya :

  • Nyeri persendian (artritis).
  • Ruam kulit.
  • Nyeri dada atau palpitasi (jantung berdebar) karena karditis.
  • Kedutan di luar kesadaran (corea Sydenham), dan
  • Benjolan kecil di bawah kulit (nodul).

Gejala-gejala tersebut bisa menghilang dengan sendirinya dalam kurun waktu sebulan, tapi juga kadang pada beberapa pasien bertahan hingga beberapa bulan. Umumnya penanganan dilakukan dirumah sakit, tergantung kebutuhan pasien dan dokter biasanya akan memberikan obat-obatan anti peradangan untuk menghentikan radang dan menurunkan gejala yang dirasakan penderitanya. Sayangnya, menurut catatan medis belum ada obat penyembuh untuk penyakit ini, seseorang yang sudah pernah mengalami penyakit ini dapat mengalaminya kembali di masa yang akan datang. Jika kembali terulang, maka dampaknya dapat mempertinggi risiko terjadinya kerusakan jantung permanen, cukup berbahaya.

Itu dia sekilas ulasan mengenai gejala dari Demam Rematik yang bisa terjadi karena diawali dengan radang tenggorokan yang tidak menerima pengobatan semestinya. Untuk itu, jika Anda mengalami sakit apapun, termasuk sepele sebaiknya periksakan kondisi kesehatan Anda dengan baik, agar tidak terjadi komplikasi berbahaya lainnya.

Semoga bermanfaat!

Gejala Demam Rematik Yang Terjadi Akibat Radang Tenggorokan |

Pilihan Makanan Yang Tepat Untuk Penderita Asam Urat

Asam urat memang termasuk penyakit peradangan pada sendi yang cukup menyakitkan. Hal ini disebabkan oleh menumpuknya kristal-kristal asam urat pada bagian tubuh tertentu seperti jempol kaki dan pergelangan kaki, lutut, dan tangan.

Pilihan Makanan Yang Tepat Untuk Penderita Asam Urat

Kristal-kristal asam urat ini terbentuk karena zat purin berlebih di dalam tubuh. Harusnya tubuh mempunyai zat purin dalam kadar normal namun karena konsumsi makanan yang tidak diperhatikan atau terlalu banyak mengkonsumsi beberapa jenis makanan yang memiliki zat purin tinggi, jadilah Anda mudah terkena asam urat. Beberapa makanan yang memiliki kadar purin tinggi diantaranya adalah daging merah, kalkun, jeroan (hati dan ginjal), asparagus, kerang, ikan tuna, teri dan ikan asin. Dalam minuman sendiri sift drink dan minuman keras (bir) jika dikonsumsi berlebihan akan memicu kenaikan pada zat purin di dalam tubuh.

Untuk itu, ada beberapa cara yang bisa dilakukan dalam menanggulangi asam urat ini, selain pengobatan yang lebih baik adalah mengatur pola makan. Dan berikut ini adalah pilihan / solusi mengenai bagaimana Anda memilih makanan tertentu agar asam urat tidak terjadi dan kadar purin tetap normal. Diantaranya :

Perbanyak konsumsi makanan seperti :

  • Buah-buahan, seperti jeruk, melon, apel.
  • Sayuran hijau, wortel, tomat.
  • Air mineral: konsumsi setidaknya 2 liter perhari untuk meluruhkan kadar asam urat.
  • Sumber karbohidrat yang lebih kompleks seperti kentang dan beras merah
  • Makanan mengandung biji-bijian utuh.
  • Susu dan yoghurt rendah lemak atau tanpa lemak mengandung kadar purin yang rendah dan protein yang tinggi.

Selain itu, tetap melakukan olahraga secara teratur. Hal ini dikarenakan obesitas juga bisa menjadi faktor risiko utama penyakit rematik asam urat.

Semoga bermanfaat!

Pilihan Makanan Yang Tepat Untuk Penderita Asam Urat |

Cara Mengatasi Batuk Dan Pilek Pada Balita Tanpa Obat

Salah satu gangguan kesehatan yang banyak terjadi pada anak usia Balita (bawah lima tahun) adalah batuk dan pilek. Umumnya hal ini terjadi karena sistem kekebalan tubuh anak yang belum terlalu kuat untuk menghalau virus dan bakteri yang berada di lingkungan sekitar serta kurangnya perhatian jika mungkin saja anak lebih banyak bermain dengan teman mereka yang sudah terlebih dahulu terkena batuk dan pilek tersebut.

Jika hal ini sudah terjadi, sebagai orangtua Anda tidak perlu terlalu panik hingga langsung melarikan anak ke dokter atau rumah sakit demi menjaga kesehatan anak tetap terjaga atau cepat sembuh dari batuk dan pilek yang terjadi. Memang diperbolehkan, tapi alangkah baiknya jika sebelum itu sebaiknya Anda lakukan perawatan sendiri dulu di rumah, untuk anak Anda. Tidak ada salahnya kan? Bahkan perawatan dirumah selalu lebih baik daripada perawatan medis di rumah sakit, apalagi ini cuman karena batuk dan pilek yang ringan.

Kali ini saya akan berbagi informasi yang tidak kalah menarik untuk Anda, sesuai judul diatas saya akan berbagi informasi mengenai cara mengatasi batuk dan pilek yang terjadi pada anak balita, tanpa harus dengan obat dan pastinya mudah untuk dilakukan! Apa saja, ini dia selengkapnya!

Cara Mengatasi Batuk Dan Pilek Pada Balita Tanpa Obat

Cara mengatasi anak balita yang terkena sakit batuk dan pilek;

1. Berikan cairan yang banyak.

Jika sikecil masih minum ASI, pastikan dia minum ASI yang banyak. Taukah Anda bahwa jika didalam air susu ibu terdapat komponen yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh si kecil. Berikan air putih yang banyak, hindari pemberian jus buah atau minuman bersoda karena dapat menimbulkan iritasi pada tenggorokanya yang sedang sakit.

2. Berikan madu pada balita diatas satu tahun.

Bayi dibawah satu tahun tidak direkomendasikan untuk diberikan madu. Madu memang bagus untuk perkembangan tubuh tapi biasanya penanganan madu pada tahap produsi madu tersebut tidak dijamin steril, sehingga berisiko diberikan kepada bayi dibawah usia 1 tahun. Beri anak bubur tim atau kukus terlebih dahulu, lalu setelahnya berikan madu tapi beri selang waktu antara 15-20 menit sebelum pemberian madu ya.

3. Hangatkan tubuh si kecil menggunakan minyak telon atau kayu putih.

Untuk menambah kenyamanan bernafas, tidurkan si kecil dengan bantal kepala yang lebih tinggi. Untuk mengurangi kekentalan lendir pada hidung, Anda dapat meneteskan larutan saline (garam steril) yang dapat diperoleh di apotek terdekat.

4. Berikan si kecil sup kaldu hangat.

Jika balita diatas 2 tahun, Anda dapat meringankan flu mereka dengan memberikan sup kaldu hangat, atau teh jahe dengan madu. Beberapa terapis herbal merekomendasikan campuran antara jeruk nipis dan madu untuk meringankan batuk sikecil. Campurkan air jeruk dan madu dengan perbandingan 1:1 berikan 1 sendok teh, 3 kali sehari setelah makan.

Itu dia beberapa cara yang bisa dilakukan ketika anak Anda mengalami batuk dan pilek. Jika batuk pilek tidak membaik dalam waktu dua pekan atau batuk menjadi sangat parah sehingga mengganggu pola makan dan tidur si kecil, apalagi disertai muntah dan demam tinggi, barulah Anda diharuskan untuk segera menemui dokter. Ciri lain yang harus diwaspadai adalah ketika Batuk yang disertai lendir atau dahak yang berwarna hijau, kuning, coklat, atau ada bercak darah pada lendirnya, dan bayi atau balita tidak mau makan dan kehilangan berat badan.

Semoga dapat bermanfaat, salam!

Cara Mengatasi Batuk Dan Pilek Pada Balita Tanpa Obat |

Pertolongan Pertama Yang Dilakukan Saat Maag Kambuh

Maag saat kambuh membuat penderitanya merasakan rasa sakit di perut yang tidak tertahankan. Mengapa demikian? Sudah pasti Anda mengetahuinya kan kalau sakit maag apalagi jika sakit maag sudah kronis, bisa menyebabkan penderitanya merasakan sakit perut yang luar biasa hingga yang terburuk adalah terjadinya hilang kesadaran / pingsan.

Pada penderita sakit maag, mungkin hanya sebagian besar yang sering mengalami kekambuhan, itu karena makanan dan waktu makan yang tidak diperhatikan dan dijaga dengan baik, makanya penderita sakit maag sering kambuh. Namun, Anda juga harus mengetahui bahwa ketika sakit maag kambuh, tidak perlu mengatasinya langsung dengan obat pereda sakit maag, Anda bisa menemukan cara lain yang aman dan nyaman untuk meredakan sakit maag saat kambuh. Dan kali ini saya akan berbagi informasi mengenai cara yang dilakukan saat maag kambuh yang paling mudah!

Pertolongan Pertama Yang Dilakukan Saat Maag Kambuh

Dan ini dia beberapa cara yang bisa disebut sebagai pertolongan pertama yang bisa dilakukan untuk Anda atau siapapun yang mengalami sakit maag kambuh, diantaranya :

  • Memakan Cokelat.

Pertama adalah dengan Cokelat. Cokelat bisa menjadi pertolongan pertama saat sakit maag kambuh / menyerang,  itu karena Cokelat bersifat mengganjal, yang mengenyangkan dan mengandung gula sehingga setidaknya ketika dalam kondisi yang tidak memungkinkan untuk makan maka dapat mengkonsumsi Cokelat untuk mengurangi rasa sakit saat maag kambuh.

  • Memakan Pisang.

Cara yang paling mudah kedua adalah dengan buah Pisang. Pisang dikenal sebagai makanan yang baik untuk menstabilkan asam lambung, pisang paling baik dikonsumsi langsung tanpa diolah seperti digoreng, dibakar karena kandungan pisang dalam bentuk buah paling baik untuk menjaga lambung dari maag.

  • Minum air lemon saat pagi hari.

Air lemon meskipun terasa asam namun bersifat basa yang artinya dapat menetralkan PH lambung yang tinggi karena asam lambung. Minum perasan air lemon 1 sendok makan dapat membantu menjaga kestabilan asam lambung selama seharian penuh.

  • Mengkonsumsi lidah buaya.

Lidah buaya yang dimakan langsung ternyata sangat baik bagi lambung karena dapat mendinginkan perut secara alami dan lebih cepat. Mengkonsumsi lidah buaya dapat dilakukan dengan memotong kecil kecil lidah buaya dan langsung dimakan bersama cairan pekat lidah buaya, jangan mengukus atau merebus karena cairan lidah buaya yang alamilah yang mampu mereduksi asam lambung.

  • Putri malu.

Air rebusan putri malu (tanaman herba) dapat membantu mengurangi efek dari sakit maag. Caranya cuku mudah, hanya dengan merebus segenggam putri malu yang sudah dibersihkan duri dan kotoran atau debu yang menempel lalu merebus dengan air hingga kecoklatan seperti teh. Minum air rebusan 1 kali sehari, sudah bagus untuk menjaga kesehatan lambung.

  • Menghindari makanan asam, pedas serta makanan berminyak.

Saat maag kambuh jangan sekali kali makan asam seperti sayur asam, makanan pedas baik sambel atau masakan yang banyak mengandung merica serta makanan yang berminyak. Karena ketiga hal tersebut akan semakin mempercepat asam lambung meningkat.

Itu dia beberapa cara yang bisa dilakukan sebagai pertolongan pertama jika sakit maag kambuh, semoga dapat bermanfaat.

Salam!

Pertolongan Pertama Yang Dilakukan Saat Maag Kambuh |

Cara Membedakan Gejala Sakit Demam Berdarah Dan Tipes

Sepertinya bukan hal baru mengetahui fakta bahwa gejala dari kedua penyakit ini, Demam Berdarah dan Tipes yang memiliki sedikit kemiripan sehingga terkadang orang-orang menjadi keliru.

Cara Membedakan Gejala Sakit Demam Berdarah Dan Tipes

Demam Berdarah dan tipes ini memiliki gejala yang dapat dikatakan hampir sama. Kedua penyakit ini ditandai oleh gejala berupa demam yang cukup tinggi. Jika alah menduga jenis penyakit yang diderita, maka bisa-bisa dapat menyebabkan kesalahan penanganan yang justru akan berakibat fatal bagi penderita. Lalu sebenarnya apa saja yang menjadi perbedaan antara penyakit demam berdarah dan tipes tersebut?

Pertama-tama dilihat dari penyebab. Penyebab dari penyakit Demam Berdarah atau DBD ini sudah jelas berbeda dengan tipes. Demam berdarah yang kita tau disebabkan oleh virus dengue yang berasal dari nyamuk Aides Aegypti. Ada sekitar 4 virus Demam Berdarah yang bisa menyerang manusia, makanya terkadang pada tiap-tiap penderita Demam Berdarah memiliki gejala yang berbeda-beda. Nyamuk Aedes Aegypti yang sebelumnya mengisap darah pada  penderita DBD, jika  kemudian menggigit orang lain yang sehat maka virus demam berdarah akan berpindah ke orang sehat tersebut dan orang tersebut akan menderita Demam Berdarah.

Berbeda dengan demam berdarah, justru penyakit tifus disebabkan oleh bakteri yang bernama Salmonella typhi. Bakteri ini berkembang dengan cepat pada tempat-tempat yang kotor. Penyebaran bakteri ini dibantu oleh serangga pembawa bakteri, salah satunya adalah lalat. Oleh lalat, bakteri ini kemudian dibawa ke makanan atau minuman dan seterusnya akan masuk ke dalam tubuh orang yang mengkonsumsinya, dan inilah yang menyebabkan orang tersebut terjangkit penyakit tipes.

Dan ini dia, gejala dari penyakit demam berdarah dan tipes, mari kita lihat apa perbedaannya.

Gejala Demam Berdarah adalah :

  • Mendadak mengalami demam selama 2 – 7 hari, tampak lemah lesu suhu badan antara 38ºC sampai 40ºC atau lebih.
  • Tampak bintik-bintik merah pada kulit dan jika kulit direnggangkan bintik merah tersebut tidak hilang.
  • Kadang-kadang terjadi perdarahan di hidung ( mimisan)
  • Penderita mengalami muntah darah atau bab berdarah (Hematemesis).
  • Tes Torniquet positif.
  • Jika sudah parah, penderita gelisah, ujung tangan dan kaki dingin berkeringat.

Gejala Tipes, adalah :

  • Badan mengalami pegal-pegal dan kepala pusing.
  • Tidak ada demam tinggi, hanya badan terasa hangat saja.
  • Tidak memiliki nafsu makan, jika makan lidah terasa pahit.
  • Berkeringat dingin, dan sering berkeringat bahkan di ruangan ber-AC sekalipun.
  • Merasa lemah, mudah lelah.
  • Perut terasa mual.
  • Sedikit mengalami batuk-batuk kering.

Cara yang baik untuk mengetahui sebenarnya gejala apa yang muncul adalah dilakukannya pemeriksaan kedokter. Hal ini dilakukan agar dapat mempermudah pasien mendapatkan kesembuhan lebih cepat dan tidak terlambat.

Sudah tau kan sekarang bagaimana perbedaan gejala keduanya, antara Demam Berdarah atau DBD serta penyakit Tipes/Tifus ini? Jadi, jangan salah lagi dan jangan sekali-kali memutuskan sendiri apa yang terjadi pada tubuh Anda. Lakukan pemeriksaan dengan benar kedokter atau rumah sakit langsung.

Semoga bermanfaat!

Cara Membedakan Gejala Sakit Demam Berdarah Dan Tipes |