Bahaya Dibalik Jinaknya Mioma

Mioma adalah tumbuhnya sel tumor pada rahim dan daerah sekitarnya. Walaupun Mioma dikatakan termasuk tumor jinak, namun bukan berarti tidak berbahaya.

Bahaya Dibalik Jinaknya Mioma

Mioma umumnya lebih banyak ditemukan pada wanita usia reproduktif, yaitu antara 20 hingga 40 tahun, atau usia-usia rentang sebelum memasuki masa menopause. Kebanyakan Mioma ini tidak menimbulkan gejala yang kontras sehingga terkadang tidak dapat terdeteksi. Akan tetapi, beberapa wanita yang mengeluhkan kondisi cukup serius jika dilihat dari jumlah, letak, serta ukuran mioma itu sendiri.

Seperti yang dikatakan tadi, walaupun Mioma termasuk tumor jinak namun bukan berarti tidak berbahaya kan? Berikut ini adalah beberapa bahaya kesehatan yang terjadi karena Mioma.

— Mengalami masalah selama kehamilan.

Sebagian besar studi mengatakan jika Miom atau Mioma dapat meningkatkan resiko terjadinya kelahiran prematur, terhambatnya pertumbuhan janin, hingga lepasnya plasenta secara tiba-tiba.

— Terjadi masalah infertilitas.

Sebagian pasangan yang kesulitan untuk memiliki anak, diketahui memiliki Mioma saat dilakukan pemeriksaan USG. Walaupun tidak selalu berkaitan dengan kemandulan. Meski begitu, Mioma sedikit banyak menyebabkan masalah infertilitas dan keguguran.

— Perdarahan masif.

Sebagian Mioma juga dapat menyebabkan perdarahan dari dalam rahim. Perdarahan tersebut terjadi secara terus-menerus, dalam jumlah yang banyak dan dapat berujung pada Anemia.

— Angkat rahim.

Meskipun dalam kasusnya jarang terjadi, akan tetapi Mioma dengan jumlah banyak dan mengganggu dapat diindikasikan sebagai alasan pengangkatan rahim. Hal ini tentu saja akan berdampak kekecewaan pada wanita yang masih ingin memiliki anak.

Baca juga :

Efek Samping Yang Terjadi Akibat Operasi Miom
Cara Mengobati Tumor Mioma Selain Operasi

Semoga bermanfaat, salam Obat QnC Jelly Gamat Khasiat Alami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *