Benjolan Non Kanker Yang Tetap Harus Diwaspadai

Setiap orang pasti akan mulai terganggu dan mulai risau jika terdapat benjolan di tubuhnya yang secara tiba-tiba muncul begitu saja. Entah menyadari sebelumnya atau tidak, kemunculan benjolan-benjolan ditubuh terkadang bisa sangat berbahaya dan bahkan tidak sama sekali. Benjolan yang muncul juga bervariasi letaknya, ada yang di leher, payudara, paha, area genital dll. Jenisnya pun tidak kalah beragam, ada yang lunak dan hanya ada satu benjolan, atau ada yang keras dan tumbuh di berbagai area tubuh. Hati-hati jika kondisi benjolan tidak hilang dalam 1 atau 2 minggu dan malah membuat area tubuh sekitar benjolan terasa sakit karena bisa saja itu kanker.

Namun jangan terlalu khawatir, ada beberapa penyakit yang diawali dengan ciri tumbuhnya benjolan. Berikut ini adalah 6 penyakit yang menyebabkan tumbuhnya Benjolan Non Kanker Yang Tetap Harus Diwaspadai.

Benjolan Non Kanker Yang Tetap Harus Diwaspadai

1. Nodul tiroid.

Nodul tiroid muncul dengan tanda benjolan kecil sedikit keras di bagian leher bagian bawah. Selama benjolan in itidak menyebabkan sakit atau berpindah, maka Anda tidak perlu mengkhawatirkannya karena umumnya memang jenis benjolan akibat Nodul tiroid adalah jinak. Sayangnya penyebab dari kemunculan Nodul tiroid belum diketahui secara pasti dikarenakan aktivitas kelenjar tiroid.

2. Lipoma.

Lipoma juga termasuk benjolan seperti bola cincin yang dapat bergerak dengan mudah. Benjolan ini berisi timbunan lemak yang muncul terutama pada bagian tubuh di kaki, dan lengan. Penyebab munculnya Lipoma adalah genetik atau turunan dari keluarga dan untungnya tidak berbahaya. Jika benjolan Lipoma terasa menyakitkan karena telah berdekatan dengan pembuluh saraf atau darah, mungkin diperlukan tindakan operasi ringan untuk menghapuskan benjolan tersebut.

3. Kista.

Benjolan Kista berbentuk serupa buah anggur dengan tekstur yang sangat lembut dengan berupa kantung yang berisi cairan. Kista biasanya tumbuh di sekitar payudara dan area genital. Benjolan lembut di area genital mungkin terjadi akibat terblokirnya saluran minyak hingga dapat memunculkan kista Epidermoid.

Jika Anda merasakan memiliki benjolan pada area tersebut dan terasa sensitif, kompreslah dengan air hangat dan gunakan krim antibiotik. Tidak perlu khawatir jika benjolan tidak menyebabkan rasa sakit, tetapi jika benjolan bertahan hingga lebih dari sebulan lamanya sebaiknya segera lakukan periksakan ke dokter.

4. Pembengkakan kelenjar getah bening.

Kelenjar getah bening di dalam tubuh kita terletak pada area ketiak dan leher. Terutama di bawah rahang, belakang telinga dan di dasar tengkorak serta di selangkangan. Jika muncul benjolan di area tersebut, mungkin penyebabnya adalah pembengkakan pada kelenjar getah bening.

Kondisi seperti ini biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri ataupun virus. Pembengkakan bisa menghilang dalam waktu sekitar 3 minggu. Jika lebih dari waktu tersebut, periksakan kembali kondisi Anda ke dokter.

5. Kista Ganglion.

Kista Ganglion merupakan jenis kista yang tak bergerak, kenyal dan menyakitkan. Benjolan akibat kista ini terbentuk pada bagian atas kaki, bagian atas pergelangan tangan juga punggung tangan. Ukuran benjolan umumnya hanya sebesar kacang atau buah plum.

6. Fibroadenoma.

Fibroadenoma adalah benjolan berbentuk bulat yang sangat mudah bergerak di dalam jaringan payudara. Penyebabnya belum diketahui, hanya biasanya sering terjadi pada wanita berusia 20-30 tahun. Dokter mungkin akan menyarankan untuk segera melakukan biopsi atau aspirasi jarum halus untuk melihat apakah Fibroadenoma tersebut tidak berbahaya.

Namun yang pasti benjolan ini biasanya tidak berbahaya, tetapi jika Fibroadenoma semakin besar dan membuat Anda merasa cemas, dokter dapat menghapusnya melalui proses operasi ringan.

Baca juga : Mengatasi Benjolan Pada Anak Dengan Obat QnC Jelly Gamat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *