Beragam Penyebab Depresi Yang Bisa Terjadi Pada Remaja

Depresi adalah sesuatu hal yang sebisa mungkin tidak dialami oleh diri kita. Namun, karena beragam faktor penyebab, termasuk era sekarang ini depresi mudah dialami oleh siapapun tanpa mengenal usia, termasuk pada remaja.

Masa remaja termasuk masa-masa dimana mereka penuh dengan pergolakan dan sulit. Banyak remaja tidak tahu apa yang dapat mereka lakukan untuk membuat perasaan mereka lebih baik. Faktanya, depresi merupakan suatu kondisi yang dapat diobati. Oleh karena itu sangat penting bagi para orang tua memperhatikan perubahan perilaku dan emosional pada anak-anaknya.

Beragam Penyebab Depresi Yang Bisa Terjadi Pada Remaja

Untuk itu, mari kenali beberapa penyebab depresi pada anak remaja berikut ini,
  • Masalah pendidikan.

Stres yang terjadi akibat masalah pendidikan merupakan masalah umum penyebab tersering dari terjadinya depresi pada para remaja. Hal ini diakibatkan semakin mahalnya biaya pendidikan, sehingga mereka harus belajar dengan baik untuk mendapatkan nilai tinggi di sekolah dan mendapatkan beasiswa untuk jenjang pendidikan yang lebih tinggi nantinya. Berbagai tekanan dalam pendidikan seorang anak akhirnya dapat membuatnya merasa depresi.

  • Masalah percintaan.

Selain pendidikan, penyebab remaja rentan depresi juga terjadi karena masalah percintaannya. Hal ini mau tidak mau akan berdampak pada emosional dan kehidupannya. Untuk mengatasinya, ajaklah anak Anda agar mau berbicara dan cari tahulah apa yang membuatnya terganggu.

  • Kurang percaya diri.

Kurangnya rasa percaya diri para remaja menyebabkannya mudah rentan depresi. Masa remaja bukanlah masa yang mudah bagi seorang remaja. Ada begitu banyak rintangan yang kerap dihadapi setiap harinya dan selalu saja ada hal baru yang harus dipelajari. Cara mudah mengatasinya adalah tetap menghadapi berbagai kesulitan dengan perilaku yang sehat sehingga tidak mempengaruhi kebahagiaannya di masa depan.

  • Kurangnya perhatian dari orang tua.

Jika anak Anda telah tumbuh dewasa, hal ini bukan berarti mereka tidak lagi membutuhkan perhatian juga dukungan dan bimbingan Anda. Dan sayangnya, sebagian dari orang tua melakukan hal ini. Justru akibat kurangnya perhatian dari orang tua, secara fisik maupun emosional pada anak remaja Anda merasa depresi.

Oleh karenanya, pastikan bahwa Anda sebagai orang tua, tetap selalu ada untuk anak, serta tunjukkan bahwa Anda akan tetap mencintainya apapun yang terjadi. Dukunglah mereka dan bantu supaya mereka bisa menghadapi berbagai kesulitan di dalam kehidupannya.

  • Perceraian orang tua.

Perceraian atau perpisahan orang tua bukanlah hal yang diinginkan anak-anak. Kondisi ini juga sangat-sangat bisa membawa dampak dalam mempengaruhi kondisi dan keadaan mental dan emosional seorang anak remaja. Perpisahan atau perceraian orang tua dapat menyebabkan anak-anak merasa sangat sedih dan dan bahkan menimbulkan trauma. Bantulah anak Anda dalam menghadapi perpisahan ini dan bila perlu lakukan konseling bersama dengan anak Anda.

  • Lingkungan dan pergaulan.

Kebutuhan untuk diterima oleh teman-teman seumurannya termasuk salah satu hal yang penting bagi sebagian besar remaja saat ini. Terkadang, akibat pergaulan dan rasa penasaran yang tinggi anak remaja, banyak dari mereka yang suka mencoba hal baru termasuk dalam hal negatif seperti mencoba minuman beralkohol dan yang berbahaya adalah berdekatan dengan obat-obatan terlarang. Maka dari itu, pastikan anak Anda memperoleh edukasi yang baik dan benar seputar alkohol, obat-obatan terlarang, dan pendidikan seks.

Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *