Biaya Pemeriksaan Pap Smear 2017

Pap Smear mungkin masih sedikit asing bagi sebagian orang, apakah termasuk Anda? Jika benar, masih bisa dimaklumi. Mengapa? Karena tidak banyak orang yang mengenal istilah nama untuk pemeriksaan kesehatan khusus wanita yang satu ini, terlebih bagi mereka yang belum menikah.

Ya, Pap smear, adalah salah satu jenis pemeriksaan kesehatan yang hanya dilakukan pada wanita yang telah menikah (telah berhubungan badan). Pap smear termasuk pemeriksaan yang mengambil sel-sel yang ada di leher rahim, kemudian diperiksa dengan mikroskop, dengan tujuan untuk mendeteksi ada tidaknya potensi Kanker Serviks (leher rahim) yang berkembang di tubuh Anda.

Biaya Pemeriksaan Pap Smear 2017

Alasan kaum wanita harus melakukan Pap Smear.

Seperti data dari Kementrian Kesehatan, penyakit Kanker Serviks adalah penyakit pembunuh kaum wanita nomor 1 di Indonesia yang kemudian diikuti dengan penyakit Kanker Payudara. Setiap wanita nyatanya memiliki resiko yang sama untuk terkena Kanker yang disebabkan oleh Human Paviloma Virus (HPV). Oleh karenanya, dengan upaya mendeteksi lebih dini Kanker Serviks, lebih baik karena jika penyakit ini cepat diketahui, pengobatannya pun akan lebih cepat dan mudah karena penyakit masih dalam tahap awal (belum kronis dan membahayakan). Akan tetapi, jika Kanker Serviks justru baru terdeteksi setelah mencapai stadium IIb dan seterusnya, bisa ditebak pengobatannya pun akan semakin sulit. Pap Smear ini, adalah salah satu cara yang wajib dilakukan untuk mendeteksi awal dari penyakit Kanker Serviks. Pemeriksaan dengan Pap Smear ini sebaiknya dilakukan dalam setahun sekali.

Syarat-syarat yang harus dipenuhi untuk melakukan pemeriksaan Pap Smear.
  • Tentu saja harus wanita.
  • Pernah melakukan hubungan seksual.
  • Tidak melakukan hubungan intim selama 48 jam (2 hari) sebelum pemeriksaan karena ditakutkan dapat mengaburkan hasil pemeriksaan akibat gesekan yang menyebabkan luka lecet atau masih adanya sisa sperma.
  • Selama 24 jam sebelum pemeriksaan, tidak diperbolehkan melakukan pencucian atau pembilasan dan memakai bahan-bahan antiseptik pada vagina. Tujuannya adalah agar tidak mengaburkan hasil pemeriksaan.
  • Tidak sedang haid atau nifas. Pemeriksaan sebaiknya dilakukan 5 hari setelah habis haid.
  • Bagi wanita yang baru melahirkan, operasi rahim, atau mendapatkan radiasi, sebaiknya melakukan pemeriksaan 6-8 minggu kemudian.
  • Wanita yang mendapatkan pengobatan lokal seperti vagina supositoria (obat yang dimasukkan lewat vagina) atau ovula, sebaiknya hentikan pengobatan ini selama 1 minggu sebelum melakukan Pap Smear.
  • Tidak sedang dalam infeksi berat, contohnya keputihan yang sangat parah.

Berdasarkan pengalaman mereka yang telah melakukan Pap Smear, hampir semuanya tidak merasakan sakit atau apapun, namun hanya sedikit ngilu dan tidak perlu takut sama sekali.

Hasil pemeriksaan Pap Smear tidak hanya positif dan negatif, namun ada juga Displasia. Hasil ini masih dalam batas normal, hanya saja ditemukan perubahan sel yang biasanya disebabkan infeksi bakteri, jamur, atau virus. Untuk kasus seperti ini, dokter akan membarikan terapi yang sesuai dengan penyakitnya.

Untuk Biaya Pemeriksaan Pap Smear 2017, biasanya sekitar Rp 300.000 – Rp 400.000. Kabar baiknya, Anda bisa melakukan Pap Smear tanpa mengeluarkan biaya (GRATIS) dengan menggunakan KARTU BPJS KESEHATAN.

Jadi, tidak ada alasan untuk menunda pemeriksaan kan? Semoga artikel diatas bermanfaat. (sumber artikel dari SEURAMOE LIZA).

~ Obat QnC Jelly Gamat Khasiat Alami ~

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *