Bisakah Tetap Melahirkan Normal Dengan Miom?

Saat-saat yang membuat ibu hamil tidak sabar adalah saat menunggu kelahiran sang buah hati. Namun, beragam permasalahan kesehatan bisa terjadi pada siapapun dan kapanpun termasuk ibu hamil. Maka dari itu wajib untuk ibu hamil agar menjaga senantiasa selalu kesehatannya.

Namun sayangnya, disebagian besar kasus kehamilan ibu hamil mengalami masalah dengan kemunculan Miom. Miom yang termasuk sel tumor di sekitaran rahim, muncul akibat pertumbuhan sel otot rahim abnormal yang tidak bersifat kanker atau ganas.

Saat hamil dengan kondisi memiliki Miom, ada sekitar 10-30% wanita yang mengalami komplikasi pada janin. Beberapa komplikasi pada janin saat awal kehamilan diantaranya keguguran dan pendarahan.

Bisakah Tetap Melahirkan Normal Dengan Miom?

Sedangkan, jika kondisi kehamilan telah mencapai usia 6 bulan, maka komplikasi yang bisa terjadi diantaranya :
  • Persalinan prematur.
  • Letak placenta yang menutup jalan lahir (Placenta previa).
  • Placenta terlepas.
  • Miom yang menutup jalan lahir sehingga harus dilakukan operasi.

Sayangnya tidak semua miom menunjukkan gejalanya, hal ini dikarenakan pada kondisi miom itu sendiri, ukuran, jenis dan letaknya. Namun umumnya, gejala miom yang terjadi pada penderitanya meliputi :

  • Nyeri perut.
  • Menstruasi berlebihan dan lama.
  • Nyeri saat menstruasi.
  • Pembesaran pada perut bila miom sangat besar.
  • Sering buang air kecil jika miom membesar dan terjadi penekanan pada kandung kemih.

Bisakah Tetap Melahirkan Normal Dengan Miom? Jawabannya, tergantung hasil USG. Jika miom tidak menutupi jalan lahir maka tetap bisa melahirkan secara normal. Semua ibu yang melahirkan dengan atau tanpa miom akan tetap memiliki risiko perdarahan.

Baca lainnya :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *