Kenali Lebih Dekat Penyakit Pengapuran Sendi Osteoarthritis

Pengapuran sendi atau Osteoartritis atau OA merupakan suatu penyakit sendi menahun yang ditandai dengan penipisan atau pengikisan pada tulang rawan sendi yang mengakibatkan bantalan sendi semakin lama semakin menipis yang akhirnya akan hilang atau gundul, sehingga sendi akan terasa nyeri jika dilakukan gerakan sedikit saja.

Kenali Lebih Dekat Penyakit Pengapuran Sendi Osteoarthritis

Pada umumnya tubuh manusia terdiri dari susunan 206 tulang dan 230 sendi, parahnya, pengapuran bisa terjadi hampir di semua sendi. Pengapuran sendi biasanya terjadi pada sendi yang sering digunakan dalam menahan beban berat serta sendi yang sering digunakan seperti sendi pada lutut, pinggung, punggung dan tulang belakang, serta sendi pada tangan hingga kaki. Sendi lutut merupakan sendi dengan beban kerja yang cukup berat. Pasalnya, saat berdiri tegak, sendi itu dalam posisi mengunci agar posisi tubuh stabil. Sedangkan saat berjalan, sendi ini berperan layaknya engsel, sehingga gerakan kaki lebih fleksibel.

Seiring dengan bertambahnya usia, biasanya orang-orang lanjut usia lah yang mengalami pengapuran sendi. Namun, tidak berarti ini tidak terjadi pada anak muda, atau orang dewasa lainnya juga jauh dari resiko ini. Beberapa penyebab selain faktor usia, pengapuran sendi bisa terjadi pada mereka yang terkena infeksi, trauma, aktifitas yang tinggi atau berat badan berlebih. Jika terjadi kerusakan, maka tulang rawan menjadi tipis dan permukaannya tidak rata, akibatnya terjadi gesekan antara tulang dengan tulang sehingga menimbulkan nyeri.

Menurut Dokter M Rizal Chaidir SpOT K, seorang pakar Osteoarthritis menyatakan bahwa Osteoarthritis dapat menyerang sekujur tubuh, terutama lutut, jari tangan, bahu, tungkai pinggul dan pergelangan kaki. Salah satu tipe arthritis yang paling sering terjadi karena keausan sendi yang menyebabkan kerusakan tulang rawan sendi. “Beberapa gejala Osteoarthritis adalah rasa sakit setelah gerakan berlebihan, kaku dan pembengkakan pada sendi, krepitasi (bunyi gemeretak), serta kehilangan fleksibilitas. Sendi yang paling sering mengalami Osteoarthritis adalah sendi lutut dan sendi panggul karena kedua sendi tersebut bekerja paling berat menopang bobot tubuh. Semakin berat badannya, semakin besar resiko terkena kerusakan sendi,” tuturnya.

Sebenarnya ada banyak  referensi yang menunjukkan bahwasannya gejala Osteoarthritis mengalami perbaikan yang jelas pada pasien yang melakukan progam latihan aerobik, karena latihan olahraga tersebut terbukti baik dalam hal pengurangan nyeri. Akan tetapi efek ini tidak akan bertahan lama jika program latihan tidak dilakukan secara terus menerus.

Maka dari itu, motivasi kepada pasien penderita Osteoarthritis untuk melakukan latihan sangatlah penting. Banyak pasien yang menderita Osteoarthritis menolak untuk melakukan olahraga dikarenakan sakit pada persendiannya. Sehingga dalam hal ini penggunaan obat penghilang rasa sakit selama minggu pertama dari program latihan dapat membantu untuk pergerakan sendi saat berolah raga karena rasa sakit yang timbul.

Untuk kasus penyakit yang mengalami nyeri yang parah karena pasien obesitas, dapat dilakukan pada awal latihan dengan olahraga yang berbasis air,  seperti berenang atau jogging dalam air untuk dapat melatih otot tanpa sendi mengalami beban yang berat, sehingga nyeri karena Osteoarthritis dapat dikurangi.

Baca artikel lainnya : Kebiasaan Makan Yang Menyebabkan Anda Berisiko Diabetes

Kenali Lebih Dekat Penyakit Pengapuran Sendi Osteoarthritis |