Mengatasi Nyeri Sendi Dengan Seledri

Nyeri sendi menjadi masalah kesehatan yang terjadi pada siapapun. Nyeri sendi biasanya disebabkan karena adanya peradangan pada sendi. Peradangan sendi itu sendiri dengan ditandai adanya pembengkakan pada sendi, kemerahan dan nyeri pada sendi. Ada banyak hal yang bisa menjadi pemicu peradangan sendi, mulai dari osteoarthritis, gout arthritis atau rheumatoid arthritis.

Ada begitu banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi nyeri sendi, salah satu alternatif yang sangat murah, mudah dan efektif adalah mencoba memanfaatkan bahan-bahan alami yang memiliki efek mengatasi nyeri sendi.

Mengatasi Nyeri Sendi Dengan Seledri

Diantara banyaknya rekomendasi, Seledri adalah salah satunya yang disarankan untuk membantu mengatasi nyeri sendi. Tanaman yang lebih akrab dimanfaatkan sebagai menambah citarasa berbagai masakan ini memiliki manfaat antiinflamasi atau antiperadangan. Peradangan yang terjadi ini pada akhirnya menjadi pencetus nyeri dan berbagai kerusakan organ yang mengiringi proses penuaan seorang. Radikal bebas ini juga jadi cikal bakal berbagai proses degenerasi dan peradangan di tubuh. Hal ini membuat Seledri berguna untuk mengobati berbagai kondisi peradangan sendi.

Baca juga :

Manfaat Wortel Untuk Menyembuhkan Penyakit Mata

Selama ini kita sebagai masyarakat awam menganggap jika wortel bisa menyembuhkan penyakit yang berkaitan dengan mata. Namun, kita belum mengetahui bagaimana faktanya.

Manfaat Wortel Untuk Menyembuhkan Penyakit Mata

Ternyata cerita ini berasal pada saat masa Perang Dunia Ke II, pada masa itu pemerintah Inggris yang menemukan sebuah teknologi baru untuk mengintai keberadaan pesawat musuh di malam hari. Agar teknologi mereka tidak diketahui pihak musuh, militer Inggris memulai sebuah desas-desus. Desas-desus itu menceritakan jika pilot mereka memiliki penglihatan yang lebih baik setelah mengonsumsi wortel. Mitos mengenai wortel yang dapat membuat mata lebih bersinar tersebut terus berlanjut dari generasi ke generasi hingga sekarang ini.

Walaupun cerita tadi bisa disebut hanya mitos, namun manfaat dari Wortel ternyata dibuktikan para ahli. Wortel diketahui sebagai sumber alami Vitamin A yang baik, dan salah satu komponen penting untuk menjaga kesehatan secara umum. Jadi, Wortel harus tetap dikonsumsi oleh semua kalangan usia, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Jika kita kekurangan asupan Vitamin A dari Wortel, maka dampak dari kebutaan bisa terjadi pada siapapun mereka yang tidak cukup konsumsi Vitamin, ataupun Wortel yang merupakan sumber dari Vitamin A.

>> Dapatkan Walatra Sehat Mata sekarang juga, dan dapatkan manfaatnya untuk penyembuhan segaja jenis gangguan pada mata Anda <<

Menurut data yang berasal dari World Health Organization (WHO), mengungap jika setidaknya 250.000-500.000 anak tiap tahunnya mengalami kebutaan akibat kurangnya asupan Vitamin A. Separuhnya bahkan meninggal di usia 12 bulan setelah penglihatannya mulai menghilang.

Studi lain dilakukan dan kemudian meneliti antara dua kelompok pria yang masing-masing diberikan obat berbeda. Obat tersebut merupakan suplemen beta-karoten serta Placebo. Para peneliti kemudian membandingkan antara kelompok dengan melihat efek dari suplemen beta-karoten dan Placebo. Dari keduanya ternyata ama-sama memiliki pengembangan terhadap katarak.

Dalam penelitian yang dilakukan Scientific American menjelaskan jika kandungan beta-karoten yang terdapat pada Wortel bukanlah sumber Vitamin A terbaik. Jadi, meskipun tidak dapat menyembuhkan sejumlah penyakit mata, Wortel tetap menjadi sayuran yang berguna untuk tubuh.

Posted by Obat QnC Jelly Gamat.

Bahan Alami Untuk Mengatasi Darah Kental

Sindrom darah kental yang terjadi pada tubuh bukan hanya menghambat sirkulasi oksigen, tapi juga hormon serta nutrisi yang sangat dibutuhkan tubuh. Jika kondisi ini tidak segera mendapat penanganan, maka dapat menyebabkan seseorang memiliki resiko pada penyakit stroke, jantung dan masalah kesehatan serius lainnya.

Bahan Alami Untuk Mengatasi Darah Kental

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi darah kental, salah satu diantara beberapa caranya yaitu dengan memanfaatkan bahan-bahan alami berikut ini.

1. Kunyit.

Kunyit dikenal sebagai salah satu bumbu makanan yang telah lama digunakan sebagai obat. Dalam sebuah penelitian, kandungan alami dalam kunyit yaitu Kurkumin bekerja pada trombosit untuk mencegah terbentuknya gumpalan darah.

2. Kayu manis.

Kayu manis memiliki kandungan alami yang disebut Kumarin, yaitu senyawa kimia yang berperan sebagai Antikoagulan (penghambat pembekuan darah) yang kuat. Kumarin juga dipercaya dapat menurunkan tekanan darah dan meredakan peradangan yang disebabkan oleh Artritis. Akan tetapi Anda harus ekstra berhati-hati saat menggunakan Kayu manis sebagai pengencer darah. Pasalnya, menurut beberapa penelitian menunjukkan konsumsi Kayu manis dalam jangka panjang dapat menyebabkan kerusakan hati.

3. Vitamin E.

Vitamin E dapat menghambat pembentukan gumpalan darah melalui berbagai Mekanisme. Namun efek pengenceran darah tergantung pada dosis, sehingga efek yang terjadi pada setiap orang dapat berbeda-beda. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menentukan apakah ada peran potensial dari Vitamin E sebagai pengencer darah yang alami. Vitamin E dapat ditemukan pada sejumlah makanan, termasuk biji-bijian, gandum, almon, bunga matahari, kuning telur dan kacang-kacangan.

4. Minyak ikan.

Minyak ikan memiliki kandungan alami nutrisi yaitu asam lemak omega-3 EPA dan DHA yang terbukti memiliki efek mengencerkan darah. EPA dan DHA berperan menghambat pembentukan zat yang mendorong pembentukan gumpalan darah. Anda bisa mendapatkan asam lemak omega-3 dari suplemen minyak ikan yang tersedia dalam bentuk kapsul dan cairan. Sumber EPA dan DHA bisa didapa dari ikan seperti salmon, sarden, tuna dan makarel. Menurut data dari American Heart Association mengungkap jika konsumsi harian 0,5 sampai 1,8 gram gabungan EPA dan DHA mampu menurunkan penyakit Jantung koroner. Kandungan ini setara dengan sekitar 2 porsi ikan dalam satu minggu.

Baca lainnya :

Makanan Yang Dilarang Untuk Penderita Kista Ovarium

Ada kalanya saat kita sakit akibat penyakit tertentu, dokter menyarankan untuk menghindari jenis-jenis makanan tertentu sementara waktu, sebelum penyakit benar-benar sembuh. Dan hal ini juga berlaku bagi penderita Kista Ovarium.

Sebagian dari wanita penderita Kista, mengkhawatirkan tumbuhnya kantung berisi cairan tersebut. Salah satu kekhawatiran mereka adalah perkembangan dari Kista yang dapat mengakibatkan masalah pada kesuburan, sehingga menyebabkan kesulitan untuk hamil.

Walaupun pada dasarnya, Kista dapat sembuh dengan sendirinya, namun ketidaknyamanan akan kehadiran Kista membuat wanita mengalami rasa sakit yang berat dibagian bawah perut, terutama saat menstruasi.

Perlu Anda ketahui jika Kista Ovarium juga bersifat keturunan, jadi jika Anda memiliki orangtua atau nenek yang telah mengalami Kista sebelumnya, hendaklah Anda bersiap atau setidaknya segera melakukan pencegahan dengan menjaga gaya hidup tetap sehat, termasuk dalam mengkonsumsi makanan sehingga terhidar dari Kista.

Bagi Anda yang pernah memiliki Kista sebelumnya, sangat dianjurkan untuk kemudian menjaga asupan makanan sehat, dan yang terpenting adalah menghindari makanan-makanan yang dilarang untuk penderita Kista.

Makanan Yang Dilarang Untuk Penderita Kista Ovarium

Jenis makanan yang dilarang untuk penderita Kista Ovarium diantaranya adalah :

1. Tidak mengkonsumsi tauge, sawi putih dan kangkung.

Tauge adalah sayuran yang dilarang dikonsumsi oleh penderita Kista. Mengapa? Hal ini dikarenakan Tauge akan mendorong pertumbuhan sel, dikhawatirkan nantinya dapat mengembangkan penyakit Kista. Lalu, sayuran lain seperti sawi putih dan kangkung kurang baik dalam penyerapan obat obat Kista yang dikonsumsi. Hal ini dkarenakan Sawi putih dan kangkung akan mengurangi efektivitas dari kinerja obat. Jadi, bagi Anda yang telah divonis menderita Kista Ovarium, kurangi konsumsi cabai karena akan menurunkan jumlah oksigen di dalam tubuh.

2. Tidak mengkonsumsi buah Durian, Nangka, dan Nanas.

Buah-buahan memang bagus untuk kesehatan, namun bagi penderita Kista Ovarium, sebaiknya menghindari buah-buahan seperti Nangka dan Lengkeng. Nangka dan Lengkeng, keduanya merupakan buah-buahan yang memiliki kandungan zat yang berpotensi mengembangkan sel Kanker. Pada buah-buahan jenis Durian, Nanas, Duku dan juga Anggur tidak disarankan dalam jumlah banyak untuk dikonsumsi oleh penderita Kista, sebab mengandung alkohol yang dapat mengembangkan ke sel Kanker.

3. Mengurangi makanan Seafood.

Makanan laut tidak disarankan untuk dikonsumsi berlebihan bagi penderita Kista, sebab kandungan lemak yang tinggi dapat memperburuk kondisi.

4. Menghindari makanan yang diawetkan.

Jenis makanan yang diawetkan seperti mie instan, ikan asin dan jenis makanan lainnya sangat tidak diperbolehkan bagi penderita Kista. Hal ini karena jenis makanan tersebut mengandung kandungan senyawa kimia yang berbahaya untuk kesehatan.

5. Daging unggas.

Daging unggas yang dimaksud adalah daging yang berasal dari hewan ternak yang menggunakan obat-obatan kimia yang disuntikan pada unggas sehingga bobot unggas meningkat. Hormon yang disuntikan pada unggas yang mempunyai pengaruh yang buruk untuk kesehatan manusia.

Penderita Kista Ovarium juga harus menghindari minuman beralkohol karena pada dasarnya minuman tersebut dapat memberikan pengaruh yang buruk pada kesehatan, dan tidak menutup kemungkinan bagi Anda yang menderita Kista atau pernah menderita Kista. Begitupun dengan minuman bersoda yang akan membuat penderita memperparah kondisinya.

Baca juga :

Sayuran Yang Bisa Membuat Anak Tumbuh Tinggi Dengan Cepat

Selama ini para orangtua lebih mengenal susu, sebagai salah satu asupan minuman sehat yang dapat membantu pertumbuhan tinggi badan anak.

Selain dipengaruhi oleh faktor genetika, tinggi badan anak juga ditunjang dengan baik oleh asupan makanan yang dia konsumsi. Gaya hidup sehat seperti berolahraga juga bisa membuat anak memiliki badan tinggi meskipun tidak memiliki genetika.

Untuk itu, para pakar kesehatan merekomendasikan orangtua bagi anak-anak yang ingin tumbuh lebih tinggi mereka merekomendasikan beberapa sayuran yang harus dikonsumsi untuk membantu pertumbuhan tinggi badan anak dengan optimal.

Sayuran Yang Bisa Membuat Anak Tumbuh Tinggi Dengan Cepat

Dan berikut ini adalah jenis-jenis sayuran tersebut.
  • Buncis.

Buncis ternyata kaya akan kandungan seperti Vitamin, Karbohidrat, Asam folat, Serat, juga Protein. Mengkonsumsi buncis secara rutin juga akan membantu anak meningkatkan tinggi badannya.

  • Brokoli.

Sayuran dengan bentuk unik yang satu ini selain rasanya enak, kandungan di dalamnya juga cukup baik untuk membantu pertumbuhan anak lebih tinggi. Diantara kandungan tersebut, adalah Vitamin C, Serat, serta Zat besi. Dengan anak mengkonsumsi Brokoli selain membantu merangsang hormon-hormon di dalam tubuh yang membantu proses pertumbuhan bekerja dengan lebih baik.

  • Bayam.

Bayam menjadi salah satu sayur rekomendasi untuk orangtua agar anak-anak dapat tumbuh tinggi dengan baik. Dalam Bayam ditemukan kandungan nutrisi yang bisa membantu pertumbuhan anak secara maksimal seperti Kalsium, Vitamin, Zat besi, dan juga serat. Dengan rutin mengkonsumsinya, anak akan bisa mendapatkan tinggi badan yang diharapkan.

  • Kacang polong.

Kacang polong memang bukan sayuran, tapi yang satu ini juga direkomendasikan sebagai lauk atau camilan yang bermanfaat dalam membantu anak mendapatkan pertumbuhan tinggi badan dengan maksimal. Hal ini dikarenakan pada kacang polong, dimiliki beberapa kandungan sehat seperti Protein, Vitamin, Serat, dan Mineral di dalamnya.

Baca juga :

Manfaat Biji Buah Untuk Kesehatan Tubuh

Buah-buahan sudah tidak perlu kita ragukan lagi khasiat dan manfaatnya untuk kesehatan tubuh kita. Tapi Anda juga tidak boleh luput pada biji buahnya.

Manfaat Biji Buah Untuk Kesehatan Tubuh

Ya, ternyata biji dari sebagian buah-buahan juga memiliki manfaat yang sama luar biasanya seperti buahnya sendiri. Dilansir laman klikdokter, berikut adalah beberapa manfaat dari biji buah-buahan.

— Biji Apel.

Dalam penelitian terungkap jika dengan mengonsumsi biji Apel dapat membantu membunuh sel kanker yang berkembang di dalam tubuh dikarenakan kandungan Vitamin B17 atau yang lebih dikenal sebagai Laetrile yang membantu penyembuhan kanker. Walaupun jenis Vitamin ini menjadi kontroversial di kalangan komunitas medis, nyatanya hal ini memiliki efek menguntungkan bagi tubuh.

— Biji Alpukat.

Biji Alpukat adalah salah satu sumber serat larut terbaik. Biji alpukat mengandung lebih dari 70 persen antioksidan yang dipercaya membantu menurunkan kadar kolesterol tinggi, mencegah penyakit kardiovaskular serta mencegah stroke. Selain itu, biji Alpukat juga mengurangi peradangan di saluran pencernaan dan mengurangi masalah usus.

— Biji Lemon.

Dalam biji lemon mengandung sejumlah asam salisilat, yakni bahan utama aspirin). Dengan mengonsumsi beberapa biji lemon tidak akan merugikan kesehatan Anda karena pada dasarnya, semua biji dari buah sitrus aman untuk dikonsumsi.

— Biji Semangka,

Biji Semangka mengandung seng yang sangat tinggi, berguna untuk mengatur lebih dari 100 enzim yang berada di dalam tubuh. Sayangnya, mineral ini tidak dapat disimpan dalam tubuh dalam jangka waktu yang lama. Pastikan jika Anda mendapatkan banyak seng dalam makanan Anda setiap hari. Selain itu, biji semangka juga mengandung arigin asam amino, yang membatu tekanan darah dan mengobati penyakit jantung koroner.

— Biji Anggur.

Dalam penelitian ahli kesehatan juga mengungkap jika dengan mengonsumsi biji Anggur menunjukkan aktivitas penghambatan terhadap kanker, gagal jantung dan gangguan stres oksidatif.

— Biji Pepaya.

Biji pepaya memiliki kandungan alkaloid anthelmintik yang disebut Carpaine. Manfaatnya ternyata dapat membantu membunuh cacing parasit dan amoeba. Biji pepaya mengandung glukosinolat yang menguntungkan yang disebut glucotropaeolin.

Saat zat ini melewati proses metabolisme oleh tubuh, maka akan menciptakan salah satu senyawa anti kanker terkuat yang disebut isothiocyanate.

Itu dia beberapa manfaat dari biji buah, jika artikel ini bermanfaat jangan lupa share ya 🙂 Salam!~

Baca juga :

Gangguan Kesehatan Yang Terjadi Pada Mulut Akibat Diabetes

Diabetes termasuk penyakit yang sekarang ini dapat terjadi pada siapapun tanpa mengenal usia. Bahkan, menurut pernyataan dari Sulta Qaboos dari University Medical Journal menyatakan jika penyakit Diabetes adalah salah satu penyakit yang menjadi penyumbang angka kematian cukup besar di seluruh dunia.

Jika penyakit Diabetes ini tidak segera mendapat penanganan, maka bisa menyebabkan komplikasi serius. Salah satu dari komplikasi Diabetes adalah terjadi gangguan kesehatan di mulut.

Gangguan Kesehatan Yang Terjadi Pada Mulut Akibat Diabetes

Diantara gangguan mulut tersebut, antara lain :
  1. Gingivitis dan periodontitis.

Gingivitis dan periodontitis adalah radang yang terjadi pada jaringan penyangga gigi, yaitu pada gusi dan tulang alveolar. Penyebab radang ini tidak lain adalah bakteri. Gingivitis dan periodontitis merupakan kondisi penyakit yang bisa terjadi dikarenakan adanya komplikasi pada penderita diabetes, terutama pada pasien dengan kadar gula darah yang tidak terkontrol. Dengan kandungan gula yang tinggi pada penderita Diabetes, kondisi ini dapat merusak struktur kolagen di jaringan lunak serta mengganggu sistem imun yang nantinya menurunkan fungsi dari sel dan jaringan.

Kondisi tersebut semakin membuat bakteri menjadi lebih mudah berkembang biak dan menghasilkan toksin yang menyebabkan perlekatan antara gusi dan gigi terlepas. Jika tidak segera melakukan pembersihan karang gigi atau scaling, maka akan terbentuk saku gusi yang semakin dalam. Lalu saku gusi yang berisi bakteri dan toksin akan merusak perlekatan tulang alveolar atau penyangga gigi. Jaringan periodontal pun akan rusak, lalu tulang alveolar akan terkikis dan hilang, kemudian menyebabkan gigi menjadi goyang.

2. Infeksi bakteri.

Para penderita Diabetes cenderung lebih rentan terhadap infeksi bakteri sebab daya tahan tubuh mereka yang kurang baik. Dalam sebagian penelitian para ahli juga menunjukkan pada penderita Diabetes lebih mudah terkena infeksi bakteri di sekitar area leher. Penyebaran infeksi tersebut dapat menjalar ke rongga rahang bawah.

Para penderita Diabetes harus mendapatkan perawatan di rumah sakit lebih lama, dan membutuhkan waktu lebih lama pula untuk mengontrol kadar gula darah mereka.

3. Gangguan kelenjar air liur.

Kelenjar air liur termasuk bagian mulut yang memiliki peranan penting untuk menjaga kesehatan rongga mulut. Maka, saat ketika terjadi gangguan pada kelenjar air liur tersebut, efeknya bukan hanya terjadi pada rongga mulut, namun juga menyeluruh keseluruh tubuh.

Penderita Diabetes juga rentang mengalami gangguan kelenjar air liur. Jadi, saat penderita Diabetes mulai sering mengalami produksi air liur menurun, sehingga mulut kekurangan volume air liur dan menjadi kering (xerostomia). Pasien yang mengalami xerostomia Mulut yang kering secara terus-menerus dapat memicu iritasi jaringan lunak di dalam mulut. Kemudian, hal itu dapat menyebabkan peradangan dan nyeri.

4. Karies gigi dan kehilangan gigi.

Penderita Diabetes sangat rentan terhadap infeksi bakteri dalam mulut yang dapat menyebabkan karies gigi dan gigi berlubang. Jika ditambah faktor pemicu lain seperti misalnya terjadi gangguan kelenjar air liur, saraf, dan jaringan lunak yang dapat meningkatkan karies gigi dan menyebabkan gigi menjadi goyang.

Gangguan kelenjar air liur dianggap sebagai faktor utama penyebab karies gigi. Sebab, tidak ada produksi air liur yang mampu membersihkan dan menetralkan keasaman rongga mulut.

5. Gangguan saraf sensoris di dalam mulut.

Sindrom mulut terbakar (Burning Mouth Syndrome/BMS) atau gangguan mati rasa adalah salah satu komplikasi yang paling mengganggu. Gangguan ini menyebabkan nyeri hebat di daerah langit-langit, lidah, tenggorokan, dan gusi. Di samping itu, ada gejala tambahan seperti gatal, mati rasa (kebas), kekeringan, atau rasa tidak nyaman yang muncul secara bersamaan.

Baca lainnya :

Mengenali Tanda-tanda Keracunan Merkuri

Merkuri termasuk bahan berbahaya yang sayangnya bisa ditemukan pada beberapa makanan terutama seafood. Merkuri adalah logam berat yang secara alami berada di lingkungan namun memiliki sifat racun (toksik) yang sangat membahayakan untuk kesehatan dan lingkungan.

Mengenali Tanda-tanda Keracunan Merkuri

Selain seafood, bahan-bahan yang ternyata bisa mengandung Merkuri diantaranya :
  1. Kosmetik. Kosmetik ini selalu lekat dengan para wanita dan sayangnya banyak dari produk kecantikan berlebel pemutih wajah yang memiliki kandungan Merkuri di dalamnya.
  2. Benda elektronik. Benda-benda elektronik seperti baterai, layar LCD TV dan Laptop ternyata memiliki kandungan Merkuri di dalamnya.
  3. Peralatan medis. Beberapa alat medis yang umum digunakan seperti amalgam gigi, alat tekanan darah, nebulizer dan thermometer diklaim memiliki kandungan Merkuri.

Jika seseorang kemudian terkena racun dari Merkuri, mereka akan mengalami gejala-gejala seperti mual dan muntah, nyeri perut dan nyeri di tenggorokan. Gejala seperti ini biasanya dikeluhkan oleh para pekerja tambang dalam industri logam merkuri dan penambang emas. Selain itu, ada beberapa tanda lainnya yang bisa dijadikan seseorang menderita keracunan Merkuri. Antara lain :

  • Mengalami gangguan keseimbangan.
  • Mengalami gangguan penglihatan.
  • Mengalami gangguan berbicara dan mendengar.
  • Mengalami kelemahan di otot-otot tubuh.
  • Tremor.
  • Kesemutan.
  • Gangguan tidur.
  • Sakit kepala.
  • Otot berkedut.
  • Sesak napas.
  • Kerusakan ginjal, dan.
  • Perubahan emosi.

Kita tahu jika terpapar zat Merkuri akan semakin memperburuk kondisi kesehatan, terlebih jika tanda-tanda di atas telah muncul. Solusinya segera lakukan pemeriksaan ke dokter secara menyeluruh, mulai dari pemeriksaan urin, rambut dan darah.

Semoga bermanfaat. Salam, Obat QnC Jelly Gamat Khasiat Alami.

Rekomendasi Buah-buahan Terbaik Untuk Pertumbuhan Si Kecil

Jika Anda memiliki anak-anak yang masih dalam tahap tumbuh kembang, pastikan untuk memberikannya asupan makanan dan minuman sehat yang kaya kandungan gizi. Sebab, hal ini penting, bukan hanya untuk kesehatan saja, tapi dengan kebutuhan gizinya terpenuhi, maka sistem metabolisme tubuh akan seimbang, imun tubuh lebih kuat dan terhindar dari gejala penyakit atau penyakit menular dari lingkungan dll.

Salah satu jenis makanan yang tidak boleh dilewatkan adalah buah-buahan. Buah-buahan termasuk makanan dengan sumber Vitamin A, B, C, dan E yang berperan penting dalam tumbuh kembang anak. Vitamin dan Mineral disebut essensial sebab tubuh tidak dapat membuatnya sendiri.

Rekomendasi Buah-buahan Terbaik Untuk Pertumbuhan Si Kecil

Maka dari itu, dibutuhkan asupan tambahan dari buah-buahan, dan berikut adalah jenis buah-buahan yang direkomendasikan untuk dikonsumsi anak-anak yang masih aktif dalam pertumbuhan dan perkembangannya.

1. Pisang.

Pisang termasuk buah dengan kandungan utama mineral kalium di dalamnya. Keduanya sangat diperlukan untuk menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh, tekanan darah, serta membantu kerja otot dan jantung. Aliran darah di dalam tubuh menjadi lebih lancar sehingga konsentrasi anak meningkat.

Selain itu, Karbohidrat pada Pisang juga termasuk sumber energi instan bagi anak-anak terutama mereka yang aktif secara fisik. Pisang juga kaya kandungan zat besi, asam folat, Vitamin B6 dan B12, serta tembaga yang berperan dalam membentuk sel darah merah.

2. Mangga.

Mangga termasuk buah yang manis dan teksturnya yang lembut sehingga cukup banyak disukai anak-anak. Pada buah yang satu ini, kaya dengan kandungan Vitamin A dan Vitamin C. Dalam satu mangkok sedang potongan mangga (100 gram) memberikan 25% AKG Vitamin A dan 50% AKG Vitamin C. Kandungan asam glutamin pada Mangga membantu meningkatkan fungsi otak dan daya ingat pada anak-anak. Sama halnya dengan buah Pisang, Mangga tergolong buah tinggi kalori sehingga bisa digunakan sebagai sumber energi instan dan makanan untuk menambah berat badan anak.

3. Alpukat.

Alpukat memiliki kandungan lemak di dalamnya, dan termasuk yang tertinggi dibandingkan buah lainnya. Itu sebabnya, alpukat bertekstur lembut dan creamy. Lemak Alpukat sebagian besar tersusun dari asam oleat, yang merupakan asam lemak tak jenuh tunggal, dan sangat penting untuk perkembangan otak. Selain itu, kandungan Vitamin E adalah Vitamin larut lemak di dalamnya juga memperkaya kandungan alami dalam Alpukat. Vitamin dalam Alpukat termasuk zat antioksidan kuat yang berfungsi untuk melindungi sel dari berbagai kerusakan.

Mineral seng (Zn) dan Vitamin E di dalamnya juga termasuk tinggi. Mineral seng termasuk elemen penting untuk metabolisme di berbagai sistem organ tubuh, sehingga sangat diperlukan untuk proses tumbuh kembang anak. Seng juga membantu menguatkan sistem kekebalan tubuh dan membantu penyembuhan luka.

Alpukat termasuk buah dengan kadar serat tertinggi. Dalam satu mangkok yang berisi 230 gram puree alpukat terkandung 15 gram serat. Oleh sebab itu, alpukat bisa digunakan untuk mengatasi sembelit pada anak.

Kandungan serat Alpukat berfungsi sebagai makanan (prebiotik) bagi bakteri baik dalam usus sehingga anak tidak mudah diare.

4. Buah Naga.

Buah naga termasuk salah satu jenis buah yang penting dikonsumsi anak-anak sebab terdapat kandungan alami zat besi dan Vitamin A di dalamnya. Keduanya sangat penting dalam membantu pertumbuhan rambut yang sehat dan kuat. Selain itu manfaat dari Vitamin A juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata dan kulit.

Kalsium dan asam lemak tak jenuh (omega-3 dan omega-6) di dalamnya juga cukup tinggi. Mineral Kalsium berperan penting dalam membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh, penyembuhan luka, serta mencegah gangguan pernapasan. Sedangkan kandunagn asam lemak tak jenuh dapat menyokong perkembangan otak.

Kandungan serat dalam buah naga juga termasuk tinggi dan dapat digunakan sebagai laksatif untuk mengatasi sembelit pada anak. Kandungan minyak di dalam bijinya pun dapat melembutkan konsistensi feses.

5. Pepaya.

Pepaya termasuk jenis buah lainnya dengan kandungan alami Vitamin C di dalamnya. Pepaya bisa memenuhi kebutuhan harian Vitamin C sebanyak 157% AKG, dimana jumlah termasuk sangat tinggi.

Vitamin C sangat dibutuhkan untuk membantu pembentukan jaringan penyambung dalam tubuh seperti kulit, tulang, tendon, ligamen, serta pembuluh darah. Peranan penting lainnya adalah dalam proses penyembuhan luka dan sistem kekebalan tubuh.

Bukan hanya Vitamin C saja, Pepaya juga kaya akan likopen, salah satu antioksidan yang dapat melindungi dan memperbaiki tubuh dari berbagai kerusakan. Likopen pada Pepaya jauh lebih mudah diserap dibandingkan dari buah atau sayuran lain.

Baca lainnya :

Penyebab Anak Kehilangan Nafsu Makan

Saat anak dihadapkan pada masalah kehilangan nafsu makan, hal ini tentu membuat orangtua menjadi khawatir. Karena hal tersebut, anak-anak bisa menjadi lebih rewel dari biasanya.

Dalam sebagian kasus, anak rewel yang kehilangan nafsu makan biasanya mengalami penurunan berat badan secara drastis. Dampaknya, kondisi ini bisa memicu munculnya gejala penyakit yang harus diwaspadai dan cepat ditangani.

Penyebab Anak Kehilangan Nafsu Makan

Maka dari itu penting bagi Anda sebagai oarngtua mengenali penyebab anak kehilangan nafsu makannya. Berikut ini adalah faktor-faktor yang diduga menjadi penyebabnya.

  • Penyakit.

Dikarenakan adanya penyakit tertentu juga bisa menjadi penyebab hilangnya nafsu makan pada anak. Jika seorang anak menderita sakit tenggorokan, sakit perut, diare, sakit kepala, demam atau gejala lainnya, biasanya kondisi ini berdampak pada kehilangan nafsu makan dan makan lebih sedikit daripada biasanya. Walaupun begitu, biasanya nafsu makan anak akan pulih saat kesehatannya sudah membaik.

  • Stres.

Stres berdampak pada efek negatif jika terjadi pada balita dan anak kecil, salah satu yang termasuk adalah kehilangan nafsu makan. Jika Anda sebagai orangtua mendapati anak kehilangan minat untuk makan atau sulit tidur, maka ia mungkin menderita stres. Untuk mengatasi kondisi ini ada baiknya perlu terlebih dahulu mengidentifikasi penyebab stresnya dan meringankannya. Sebagian besar dari penyebab umum stres selama masa kanak-kanak adalah masalah keluarga seperti kematian dalam keluarga, kematian hewan peliharaan, perundungan (bullying), ketidakmampuan mengatasi tekanan akademis atau alasan lainnya.

  • Lambatnya pertumbuhan.

Perubahan pertumbuhan juga dapat menyebabkan kemerosotan nafsu makan pada anak. Selama tahun pertama, anak-anak akan tumbuh dengan cepat. Namun setelah itu pertumbuhan anak akan melambat, dan ia mungkin bisa makan lebih sedikit. Di usia ini penurunan masih terbilang normal. Menurut dokter, anak sedang dalam fase ‘negativistik’. Fase ini adalah kondisi dimana fase yang normal dimana anak usia 18 bulan hingga 3 tahun belajar untuk menolak dan egonya mulai tumbuh. Karena itu, teruslah menjalin komunikasi yang baik dengannya.

  • Obat.

Sebagian dari efek samping obat-obatan antibiotik juga dapat mengurangi nafsu makan pada anak.

Gejala Anemia.

Anemia termasuk penyebab lain dari penurunan nafsu makan pada anak-anak. Anak-anak yang menderita anemia tampak lebih lemah, lelah dan mudah tersinggung. Jika tidak segera diobati, anemia dapat mengganggu perkembangan anak dan aktivitas belajarnya.

Cacing usus.

Cacing usus juga menjadi penyebab hilangnya nafsu makan pada anak. Cacing yang berada di dalam sistem pencernaan anak seperti parasit sehingga menyebabkan pendarahan usus, kehilangan nafsu makan, dan disentri.

Baca juga : Cara Mengembalikan Nafsu Makan Anak Seperti Semula