Deteksi Dini Gejala Dari Gangguan Usus Buntu

Seseorang bisa divonis menderita penyakit tertentu saat sudah pasti mengalami beberapa gejala-gejala yang dapat dicirikan sebagai tanda penyakit tertentu. Begitupun dengan gangguan penyakit usus buntu, dimana gangguan usus buntu cukup sering terjadi di masyarakat. Maka dari itu, dengan kondisi ini Anda diharapkan mengetahui bagaimana tanda awal dari gejala usus buntu yang muncul serta dirasakan langsung oleh penderitanya.

Deteksi Dini Gejala Dari Gangguan Usus Buntu

Hal ini semerta-merta terkait dengan gejala usus buntu yang cukup umum dan serupa sakit perut melilit biasa. Namun, tentu saja ada perbedaan yang harus Anda ketahui jika gejala ini terjadi. Jika gejala usus buntu kemudian terabaikan, dampaknya cukup fatal. Kondisi yang membuat gangguan pada usus buntu semakin parah, penderita akan mengalami rasa sakit yang luar biasa hingga harus dilarikan kerumah sakit untuk selanjutnya dilakukan tindakan operasi. Sebelum semua kondisi ini terjadi, ada baiknya Anda mengetahui beberapa gejala awal pendeteksi seseorang terkena usus buntu, diantaranya :

1. Mengalami sakit pada area pusar.

Usus buntu dapat diawali dengan gejala rasa sakit yang ditimbulkan pada bagian bawah pusar atau perasaan kurang nyaman lainnya. Kemudian perasaan kurang nyaman inipun berpindah pada bagian bawah perut secara perlahan.

2. Demam.

Tak hanya perasaan sakit yang dirasakan pada bagian perut tetapi juga timbul gejala lain yaitu demam, jika keadaan semakin buruk gejala demam akan bertambah tinggi pula.

3. Diare.

Diare menjadi salah satu ciri-ciri usus buntu, dari banyak yang mengalami usus buntu diare dan sakit perut menjadi salahsatu cirinya, segera konsultasikan dan memeriksakan diri pada dokter terdekat.

4. Merasakan sakit di bagian perut.

Salah satu cara sederhana yang bisa dilakukan untuk memeriksa apakah terkena sakit usus buntu atau tidak bisa dengan menekan bagian bawah kanan perut Anda. Apabila setelah ditekan terasa sakit pada bagian tersebut segera periksa ke klinik kesehatan terdekat untuk melakukan konsultasi dan pemeriksaan karena bisa saja ini merupakan tanda gejala usus buntu pecah.

5. Merasakan sakit yang semakin bertambah.

Pada saat awal terjadi, gejala sakit akan terasa biasa saja dan tidak berdampak begitu besar pada tubuh namun dalam beberapa jam kemudian rasa sakit akan bertambah dan semakin bertambah sehingga penderita akan sulit melakukan aktivitas jika berada dalam keadaan ini.

6. Mengalami mual hingga muntah.

Gejala yang sepertinya ringan bisa saka terjadi seperti mesakan mual dan muntah, namun jika mual dan muntah tersebut terjadi dalam waktu yang cukup lama seperti 12 jam belum berhenti juga maka sebaiknya penderita langsung dibawa ke dokter untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

7. Sering buang gas dan perut terasa kembung.

Gejala usus buntu selanjutnya yaitu buang gas secara sering dan juga kembung, gejala ini sepertinya nampak biasa saja namun jika disertai dengan rasasakit pada bagian perut bagian bawah penderita sebaiknya langsung berkonsultasi dengan dokter untuk dipastikan apakan usus buntu atau bukan.

Bahaya Radang Gusi Jika Terjadi Pada Ibu Hamil

Radang gusi termasuk gangguan / masalah kesehatan mulut yang bisa terjadi pada siapapun, termasuk ibu hamil sekalipun. Walaupun terlihat sebagai keluhan ringan, kondisi ini tidak boleh diabaikan.

Bahaya Radang Gusi Jika Terjadi Pada Ibu Hamil

Dampak yang terjadi pada ibu hamil dengan kondisi sakit gusi berdarah menyebabkan merembetnya berbagai penyakit pada tubuh lainnya. Pada janin, bakteri ataupun kuman yang menyebabkan radang tersebut bisa masuk melalui celah antara gusi dan gigi ibu hamil. Dengan tubuh ibu hamil sendiri sebenarnya sudah memiliki mekanisme pertahanan tubuh yang alami untuk bertahan terhadap reaksi kuman agar tubuh tidak langsung terkena sakit dan bisa mengeluarkan hormon prostaglandin.

Kemunculan hormon prostaglandin inilah yang justru memicu rahim untuk berkontraksi dan terjadinya kelahiran prematur. Aliran pembuluh darah yang mengangkut zat-zat makanan untuk janin pun dapat terhambat akibat hormon tersebut. Akibatnya? Membuat janin kekurangan mendapatkan zat nutrisi dari makanan-makanan yang dikonsumsi ibu hamil dan beresiko mengalami berat badan kurang dari normal. Kelahiran bayi diketahui masih bisa dengan normal, namun bagaimana dengan kualitasnya?

Menurut penelitian para ahli kemudian diketahui jika wanita hamil dengan penyakit gusi kronis, beresiko 7 kali lebih besar untuk melahirkan bayi prematur dengan kualitas berat badan yang juga rendah. Bahkan dalam data yang tercatat, ada sebanyak 77% dari ibu hamil yang menderita radang gusi, melahirkan bayi prematur dengan berat badan bayi dibawah normal. Sehubungan dengan hal tersebut, ibu hamil harus segera melakukan penganan terkait dengan penyakit radang gusi yang dialaminya. Radang gusi terkadang hanya diabaikan saja, dan menunggu sembuh sendiri. Namun karena radang gusi terlihat seperti penyakit ringan dengan gejala yang jarang terlihat justru hal inilah yang membahayakan.

Ibu hamil tidak perlu khawatir jika ingin memeriksakan kondisi tersebut pada dokter gigi. Tindakan seperti mencabut gigi atau melakukan rontgen pada gigi memang diperlukan untuk mengetahui seberapa parah dari radang gusi yang dialami. Namun sebelum radang gusi terjadi, memang alangkah baiknya jika melakukan pencegahan daripada harus menunggu untuk mengobati. Ibu hamil yang ingin terhindar dari penyakit radang gusi dapat menjaga dan mulai memperhatikan kebersihan dan kesehatan di rongga mulut. Selain itu, sikalah gigi 2 kali sehari, sesudah sarapan dan sebelum tidur malam. Nah, selain itu ada baiknya juga dengan diimabngin mengkonsumsi makanan bergizi, minum air putih yang cukup dan melakukan pemeriksaan secara rutin di dokter gigi.

Rekomendasi kami : Obat herbal radang gusi untuk ibu hamil yang aman dan tidak membahayakan ibu serta janin, konsumsi QnC Jelly Gamat. QnC Jelly Gamat selain membantu mengatasi radang pada gusi, juga membantu tubuh ibu hamil lebih kuat, membuang zat radikal bebas dari dalam tubuh yang menjadi penyebab penyakit, juga jangan lupa kandungan nutrisi yang ada di dalamnya membantu memenuhi kebutuhan nutrisi bagi ibu hamil.

Haruskah Usus Buntu Dioperasi?

Penanganan usus buntu pada umumnya dilakukan melalui jalan operasi. Namun, menurut penelitian justru menunjukkan, jika beberapa kasus penyakit tersebut bisa ditangani dengan antibiotik.

Haruskah Usus Buntu Dioperasi?

Seperti dilansir alodokter, usus buntu merupakan organ berbentuk kantung kecil dan tipis dengan ukuran 5-10 cm yang terhubung dengan usus besar. Organ ini dapat mengalami peradangan yang disebut dengan penyakit usus buntu (Apendisitis) dan berpotensi menyebabkan komplikasi serius. Bahkan, jika tidak ditangani dengan baik, usus buntu yang meradang dapat pecah. Bakteri dari usus kemudian dapat mencemari organ-organ di rongga perut dan mengakibatkan infeksi yang mengancam nyawa.

Namun ternyata, menurut penelitian menunjukkan jika usus buntu termasuk penyakit yang sebenarnya bisa diatasi dengan antibiotik. Pada tahapan ini, sebaiknya usus buntu belum dalam kondisi pecah sehingga tidak harus dilakukan operasi dalam penanganannya. Operasi usus buntu hanya dilakukan jika penyakit usus buntu sudah mengakibatkan dampak berikut ini.

  • Usus buntu mengalami peradangan dan infeksi yang berat.
  • Usus buntu pecah.
  • Terjadi infeksi di saluran rongga perut (Peritonitis).

Penyakit usus buntu bisa dikenali dengan kemunculan gejala seperti demam tinggi, tidak berselra makan, perut membengkak, mual dan muntah, tidak dapat kentut, susah buang air kecil, kram perut, serta mengalami diare juga konstipasi. Jika kondisi ini terjadi pada Anda, segera datangi unit kesehatan.

Baca juga :

Cara Mempercepat Pemulihan Dari Luka Jahitan Setelah Bersalin

Saat ibu hamil melaksanakan proses persalinan, hal yang sudah pasti biasa terjadi adalah ketika mereka mendapatkan luka karena guntingan tepat dibagian bawah organ vital untuk memudahkan bayi keluar dari dalam perut. Biasanya setelah dilakukannya hal tersebut, banyak dari mereka yang mengalami kesulitan tertentu dikarenakan luka bekas jahitan yang tidak kunjung kering atau tidak sengaja merobeknya kembali.

Cara Mempercepat Pemulihan Dari Luka Jahitan Setelah Bersalin

Untuk itu, jika Anda mengalami hal serupa, sebenarnya ada cara yang cukup mudah dalam mengatasi dan memulihkan luka bekas jahitan setelah persalinan tersebut. Tidak usah berlama-lama, ini dia beberapa tips yang bisa dilakukan untuk memulihkan luka bekas jahitan ibu melahirkan, diantaranya :

1. Memastikan Hygiene tetap terjaga dengan baik.

Bersihkan luka setiap kali setelah ke toilet dan mengubah bantalan secara teratur (lakukan luka dengan air bersih, gunakan tissue bersih, keringkan tetapi tidak ‘menggosok’ luka tersebut).

2. Biarkan kering sendiri dengan bantuan udara.

Jika memungkinkan, ambil sedikit waktu dalam sehari untuk membiarkan luka tersebut terkena udara, sehingga luka mendapatkan ventilasi yang baik.

Caranya dengan berbaring di bilik tertutup dan bukakan kaki menghadap kipas angin meja. Atau menggunakan pengering rambut dengan ukuran suhu panas yang sedang. Tidak perlu khawatir karena menurut para perawat di rumah sakit hal ini sangat membantu darah nifas keluar dengan lancar, menguras darah cepat dan mempercepat perbaikan luka jahitan.

3. Berendam dengan air garam.

Adalah membasahi luka tersebut dengan air garam. Caranya dengan mengambil segenggam garam kasar dan larutkan dalam besen air panas. Kemudian campur ke dalam air hangat dan tuangkan di dalam wadah besar yang bisa Anda duduki. Duduk didalamnya selama 10-15 menit.

4. Pastikan cukup nutrisi untuk membantu penyembuhan luka.

Makanlah beberapa makanan yang bergizi untuk mendapatkan nutrisi penting untuk penyembuhan luka. Mengetahui jumlah yang tepat nutrisi dapat membantu penyembuhan luka cepat dan baik.

5. Dengan obat QnC Jelly Gamat.

Nah, yang satu ini khusus kami rekomendasikan untuk Anda. Cara yang praktis untuk mempercepat penyembuhan bekas luka jahitan setelah bersalin termasuk luka bekas jahitan caesar, cukup dengan obat QnC Jelly Gamat. Obat herbal yang bisa dikonsumsi secara langsung untuk memudahkan menyembuhkan dari dalam, serta dioles pada bagian bekas jahitan agar luka cepat pulih.

Penggunaan obat QnC Jelly Gamat untuk mempercepat penyembuhan luka bekas jahitan setelah bersalin, cukup dioleskan saja sebanyak 3 atau 5 kali sehari.

Testimoni asli QnC Jelly Gamat dalam menyembuhkan luka.

Cara Mempercepat Pemulihan Dari Luka Jahitan Setelah Bersalin Cara Mempercepat Pemulihan Dari Luka Jahitan Setelah Bersalin Cara Mempercepat Pemulihan Dari Luka Jahitan Setelah Bersalin

* Disclaimer : QnC Jelly Gamat adalah produk kesehatan yang telah berlegalitaskan aman dan halal. Adapun untuk reaksi obat akan berbeda pada individu yang satu dengan yang lainnya, tergantung kondisi tubuh dan tingkat keparahan penyakit yang di derita.

>> PEMESANAN QnC Jelly Gamat Klik Disini <<

Jenis Makanan Terbaik Bagi Penderita Hipertiroid

Hipertiroid merupakan salah satu gangguan yang terjadi pada kelenjar Tiroid. Kelenjar ini berada di leher bagian depan dan menjadi bagian dari sistem endokrin. Kelenjar tiroid menghasilkan hormon yang membantu mengoordinasikan banyak fungsi, serta memengaruhi pertumbuhan dan metabolisme dalam tubuh.

Jenis Makanan Terbaik Bagi Penderita Hipertiroid

Kelenjar tiroid akan mengeluarkan hormon yang berperan dalam perkembangan organ, seperti jantung, otak, serta fungsi reproduksi. Jumlah produksi hormon yang tepat, juga akan memberi efek positif untuk metabolisme kalsium pada tulang. Dikarenakan satu dan lain hal, kelenjar tiroid kemudian mengalami gangguan. Kondisi ini akan memberikan dampak negatif yang signifikan untuk tubuh. Berikut penyakit yang berkaitan dengan gangguan pada kelenjar tiroid, diantaranya :

  • Kekurangan hormon tiroid (hipotiroid).
  • Hormon tiroid berlebih (hipertiroid).
  • Kista duktus tiroglossus.
  • Kanker tiroid, adenoma tiroid.
  • Goiter alias gondok.
  • Dari sekian gangguan di atas, hipotiroid menjadi kondisi yang tidak dapat disembuhkan. Tiroid yang kurang aktif konon tidak cukup untuk memproduksi sejumlah hormon, sehingga membuat Anda merasa mudah lelah, depresi, serta kehilangan nafsu makan.
Jenis Makanan Terbaik Bagi Penderita Hipertiroid.

Jenis Makanan Terbaik Bagi Penderita Hipertiroid

Cara yang dapat dilakukan untuk mencegah gejala semakin memburuk pada penderita penyakit gangguan Tiroid adalah dengan mengonsumsi makanan yang tepat. Dilansir dari laman klikdoter, berikut adalah jenis makanan yang baik untuk penderita Hipertiroid.

1. Salmon.

Penderita penyakit Hipertiroid dianjurkan mengonsumsi ikan salmon. Jika tidak terlalu suka ikan, asupan kaya Vitamin D lain seperti jus jeruk, susu, dan telur dapat dijadikan alternatifnya. Hal ini dikarenakan Vitamin D pada penderita Hipertiroid cukup rendah, sehingga memerlukan asupan lebih banyak.

2. Kacang brazil.

Kacang brazil diketeahui mengandung selenium, yang kadar mineral yang memainkan peran penting dalam produksi hormon Tiroid, juga memiliki kandungan antioksidan yang tinggi.

3. Kacang putih.

Kacang putih kaya akan kandungan zat besi tinggi, dan sangat baik bagi penderita penyakit Tiroid. Jika penderita penyakit Tiroid kekurangan asupan zat besi, maka hal itu dapat mengganggu aktivitas enzim yang menghasilkan hormon Tiroid.

Sebenarnya makanan yang baik untuk penderita penyakit Tiroid tak hanya terbatas pada pilihan di atas saja. Hal terpenting di balik pilihan makanan tersebut yaitu kandungan gizi yang terdapat di dalamnya. Jadi, Anda bisa saja memilih makanan jenis lain, asalkan kandungan gizinya serupa dengan tiga makanan di atas.

Semoga bermanfaat, salam 🙂

Tanda-tanda Dari Gejala Sakit Kepala Disertai Mual

Sakit kepala termasuk gejala dari suatu kondisi tertentu. Anda yang sering mengalaminya, ada baiknya segera melakukan pemeriksaan. Ada 2 jenis sakit kepala yang dikelompokan oleh medis. Pertama, adalah sakit kepala primer, dan kedua sakit kepala sekunder.

Tanda-tanda Dari Gejala Sakit Kepala Disertai Mual

Sakit kepala primer, adalah jenis sakit kepala yang muncul tanpa disertai keluhan lainnya. Sedangkan, pada sakit kepala sekunder, bisa diiringi dengan gejala lainnya yang meurpakan tanda-tanda dari gejala penyakit tertentu, misalnya sakit kepala karena sakit gigi, dan masih banyak lagi.

Jika Anda mengalami sakit kepala dengan gejala mual, perut terasa tidak nyaman dan kemudian muntah, hal ini bisa terjadi akibat adanya peningkatan dari asam lambung, juga bakteri hingga virus.

Adapun sakit kepala yang terjadi bersama dengan gejala mual dapat difaktori oleh beberapa penyakit seperti :
  • Penyakit virus seperti demam berdarah.

Demam berdarah adalah penyakit yang muncul akibat virus Dengue dari nyamuk. Demam berdarah mempunyai gejala seperti demam, sakit kepala, mual, nyeri otot, hingga terkadang sulit buang air besar.

  • Penyakit karena bakteri di usus seperti demam tifoid.

Demam tifoid adalah penyakit yang muncul karena bakteri Salmonela. Bakteri ini kemudian menginfeksi saluran pencernaan melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi. Setelah itu, bakteri ini masuk ke dalam peredaran darah. Gejala yang timbul biasanya demam lebih dari tujuh hari, sakit kepala disertai mual, dan diare.

  • Vertigo.

Vertigo merupakan sakit kepala berputar, sehingga orang yang mengalaminya sampai merasakan ingin terjatuh. Berdasarkan penyebabnya, vertigo terbagi menjadi 2 yaitu vertigo sentral (gangguan pada otak) dan vertigo perifer (gangguan pada telinga). Gangguan sakit kepala berputar ini biasanya disertai mual. Jika merasakan gejala ini, Anda biasanya akan menghentikan segala aktivitas untuk meredakannya.

  • Kehamilan dan menstruasi.

Kedua kondisi ini bisa menyebabkan sakit kepala disertai mual. Hal ini terjadi akibat saat hamil dan menstruasi, tubuh mengalami perubahan hormon estrogen secara mendadak dan signifikan.

  • Meningitis.

Merupakan penyakit infeksi pada selaput pelindung yang menyelimuti otak. Meningitis memiliki gejala umum seperti demam, leher terasa kaku, sakit kepala yang muncul disertai mual dan muntah hebat. Jika tidak segera ditangani, kondisi ini dapat mengakibatkan kematian.
Jika keluhan sakit kepala disertai mual muncul, Anda perlu segera pergi ke dokter. Tindakan ini penting supaya dapat segera diketahui penyebabnya dan ditangani.

Baca juga >> Walatra Brain Nutrition <<

Ragam Makanan Sehat Untuk Ibu Menyusui Agar Bayi Cerdas

Ibu menyusui diharuskan untuk menjaga asupan makanan untuk kesehatan dirinya sendiri, juga untuk si buah hati. Sebab, bayi baru lahir masih sangat membutuhkan asupan nutrisi yang cukup dan hanya bisa didapat dari ASI

ASI adalah satu-satunya makanan utama saat usia bayi belum memasuki 6 bulan. Untuk itu, sangat penting bagi ibu menjaga asupan makanan yang mengharuskannya untuk mengkonsumsi ragam makanan yang baik kaya dengan kandungan gizi dan nutrisi agar bayi tumbuh sehat, kuat dan cerdas!

Ragam Makanan Sehat Untuk Ibu Menyusui Agar Bayi Cerdas

Berbagai jenis makanan berikut ini bisa jadi rekomendasi terbaik bagi ibu menyusui, agar bayi tetap sehat dan cerdas.

1. Beras merah.

Beras merah sangat baik bagi ibu yang memiliki bobot tubuh berisi / gemuk setelah melahirkan. Manfaat dari mengkonsumsi nasi dari beras merah selain dari kandungan glukosa yang tidak terlalu tinggi seperti nasi putih, nasi dari beras merah juga dapat memberikan energi untuk ibu menyusui.

2. Kacang hijau.

Kacang hijau termasuk sumber nutrisi yang baik untuk ibu menyusui, karena manfaatnya dapat membantu melancarkan ASI. Maka dari itu, minimal ibu menyusui sebaiknya mengkonsumsi air rebusan kacang hijau beserta kacang hijaunya.

3. Kuning telur.

Kuning telur juga masuk dalam jajaran makanan yang dibutuhkan untuk ibu menyusui. Alasannya, kuning telur memiliki kandungan gizi diantaranya adalah Vitamin D. Vitamin D pada telur sangat bermanfaat untuk menjaga tulang ibu tetap kuat dan terhindari dari pengeroposan tulang. Selain itu, kuning telur juga memiliki kandungan Protein, sangat baik sebagai nutrisi yang dibutuhkan ibu juga bayi.

4. Kacang merah.

Selain Protein, kacang merah juga memiliki kandungan zat besi yang akan menghindarkan ibu dari anemia, pada bayi zatr besi akan berpengaruh dalam mengganti sel yang rusak.

5. Ikan salmon.

Salah satu makanan lainnya yang bermanfaat untuk ibu menyusui yaitu salmon. Ikan salmon kaya akan kandungan DHA, dapat membantu dalam perkembangan sistem syarafnya.

6. Daun katuk.

Daun katuk juga termasuk yang dipercaya sebagai salah satu alternatif agar mendapatkan asi yang melimpah. Gunakan daun katuk muda, karena daun katuk muda mengandung senyawa berupa steroid dan polifenol. Keduanya dapat meningkatkan produksi ASI pada ibu yang memiliki jumlah asi sedikit.

7. Daging sapi.

Jika ibu hamil mengkonsumsi setidaknya 100gram daging merah (sapi) tanpa lemak, akan memperbaiki kandungan zat besi dalam tubuh.

8. Keju yang dipasteurisasi.

Keju bermanfaat untuk pertumbuhan tulang dan gigi, kandungan keju olahan memiliki kandungan kalsium didalamnya. Kalsium tersebut bermanfaat nantinya untuk pertumbuhan tulang dan gigi bayi.

9. Konsumsi susu rendah lemak.

Kandungan susu diantaranya Vitamin B, D juga Protein. Ibu menyusui dapat mengkonsumsi susu rendah lemak yang akan membantu banyak dalam tumbuh kembang si bayi. Selain itu ketika menyusui, ibu akan mengalami sakit pinggang yang diakibatkan kalsium tulang semakin menipis. Jadi dengan mengkosnusmi 3 gelas susu setiap harinya, akan membantu mengembalikan kalsium tulang yang terkikis.

10. Pak Choy.

Merupakan sayuran hijau yang sangat dibutuhkan ibu hamil dan menyusui karena sayuran tersebut dapat menghindarkan ibu dari terjadinya anemia. Selain itu sayuran Pak Choy juga memiliki kandungan zat besi yang tinggi.

Jenis makanan lainnya yang juga direkomendasikan untuk ibu menyusui yaitu Selada, jamur, mentimun, jagung, kentang, kemiri, biji kenari, kacang mete, ikan lele, susu kedelai, tahu, tempe, dan ibu jalan termasuk makanan-makanan yang direkomendasikan untuk ibu menyusui agar ibu sehat dan bayi cerdas.

Semoga bermanfaat, salam!

Posted by Obat QnC Jelly Gamat Khasiat Alami.

Seberapa Efektifkah Pengobatan Rumahan

Selain pengobatan dokter / medis, pengobatan alternatif melalui herbal dan pengobatan rumahan lainnya memang biasa dilakukan sebagian besar masyarakat. Namun, apakah jenis pengobatan rumahan aman dilakukan? Seberapa efektifkan pengobatan rumahan dibandingkan dengan pengobatan lainnya?

Seberapa Efektifkah Pengobatan Rumahan?

Berikut ini adalah beberapa penjelasannya.
  • Makan wortel untuk memperbaiki penglihatan.

Sejak kecil kita dibujuk untuk makan wortel karena dianggap bagus untuk kesehatan mata. Hal ini juga sesuai dengan yang diterbitkan oleh Berkeley Wellness, Wortel yang memang kaya dengan kandungan akan beta karoten yang membuat penglihatan menjadi lebih baik. Namun memakan wortel tidak akan membuat penglihatan buruk menjadi lebih baik, kata para ahli.

  • Ingin sembuh dari flu? Mandi air hangat saja.

Ini adalah kepercayaan umum bahwa berkeringat dapat mempercepat pemulihan dari flu. Maka itu banyak yang merekomendasikan agar saat flu kita mandi air hangat atau sauna untuk mengeluarkan panas. Padahal, itu bukan cara yang baik. Demam adalah cara alami tubuh Anda untuk membunuh virus – dan diperkirakan bahwa menjaga suhu tubuh Anda meningkat dapat membantu prosesnya. Namun, memaksa tubuh Anda untuk memanas dalam upaya untuk mengeluarkan keringat, tidak disarankan.

  • Sakit tenggorokan cuman perlu berkumur di air garam.

Ibu dan nenek Anda mungkin sering menyarankan Anda untuk berkumur dengan air hangat hangat untuk menghilangkan sakit tenggorokan. Saran mereka benar. Berkumur dengan air garam tidak hanya memberikan kelegaan simtomatik, namun juga memiliki manfaat pencegahan. Itu menurut Dr Sorana Segal-Maurer, kepala Divisi Jantung Dr James J Rahal Jr di Rumah Sakit New York Queens. Menurutnya garam dapat mengeluarkan banyak cairan dari jaringan di daerah tenggorokan dan membantu Anda terhindar dari dehidrasi. amuNn, berkumur dengan air garam hangat tidak akan secara ajaib memperbaiki sakit tenggorokan Anda. “Cara ini tidak akan menyembuhkan infeksi virus karena garam tidak memiliki efek antivirus,.
Memakai kaus kaki dengan bawang saat tidur untuk mengatasi flu.

Bawang kaya akan senyawa sulfat, yang memberi mereka bau pedas. Menurut cerita rakyat, saat diletakkan di kaki, senyawa ini menyusup ke tubuh, membunuh bakteri dan virus.

Bawang diketahui memiliki sifat antibakteri. Namun menurut Dr Ruth MacDonald, profesor di Departemen Ilmu Pangan dan Nutrisi Manusia di Iowa State University, bawang merah pada kaus kaki tidak akan bisa menarik virus dan menyerapnya. Bagaimana yang merasa sembuh setelah meletakkan bawang di kaki? Menurut Dr. Ruth, semua tanda menunjukkan kasus efek plasebo.

  • Oleskan mentega untuk luka bakar.

Menurut Klinik Dermatologi di University of Arkansas untuk Ilmu Kesehatan, sangat penting untuk segera mendinginkan kulit setelah menerima luka bakar. Ini membantu menghentikan kerusakan akibat proses pembakaran.Mengoleskan mentega atau salep berminyak lainnya pada luka bakar sebenarnya bisa memperburuk keadaan, karena minyak akan memperlambat pelepasan panas dari kulit. Hal ini menyebabkan lebih banyak kerusakan dari panas yang ditahan. Cara terbaik untuk melepaskan panas dari kulit adalah dengan air dingin. Air es dan es bisa memperburuk kulit yang sudah rusak. Sedangkan air dingin membantu mengeluarkan panas dari daerah dengan lembut.

  • Menggosok dengan lemon saat digigit serangga.

Gatal saat digigit nyamuk? Gosok bagian yang digigit dengan lemon untuk meredakan gatal. Dr Paul Ringel, internis dengan Advocate Illinois Masonic Medical Center di Chicago, mengatakan kepada Advocate Healthcare bahwa lemon dan limau mengandung sifat antibakteri dan antimikroba sehingga efektif untuk mengatasi gigitan nyamuk. Ia tidak hanya membantu gatal, tapi juga membantu mengurangi kemungkinan infeksi, “katanya. Tapi, hindari mengoleskan cairan ke kulit jika Anda berada di luar ruangan di bawah sinar matahari langsung, karena bisa membuat kulit Anda terbakar. (meetdocktor).

Baca juga :

Makan Kue Jahe Cara Enak Redakan Peradangan Sendi

Sajian kue jahe yang biasanya disajikan dalam perayaan natal, ternyata menurut para ahli kue ini bisa dijadikan sebagai alternatif dalam meredakan peradakan sendi. Hal ini dikarenakan kue jahe yang memiliki bahan campuran jahe, dimana rempah herbal yang satu ini sangat berkhasiat untuk kesehatan. Manfaat jahe juga dikenal ampuh dalam mengobati segala macam nyeri, termasuk nyeri sendi.

Makan Kue Jahe Cara Enak Redakan Peradangan Sendi

Makan Kue Jahe Cara Enak Redakan Peradangan Sendi

Ahli telah mengklaim jika konsumsi Gingerbread atau cookies yang sering ada dalam perayaan Natal seperti kue jahe bisa membantu mengurangi peradangan. Gangguan itu diianggap sebagai salah satu tanda utama radang sendi. Dalam penelitian lain bahkan ditemukan jika ramuan jahe memproduksi asam salisilat atau senyawa alami yang juga ditemukan pada obat antiinflamasi non steroid (NSAID), yang digunakan untuk mengobati radang sendi secara medis. Zat asam salisilat dianggap sebagai salah satu senyawa yang dapat membantu mengurangi nyeri sendi dan ketidaknyamanan.

Dalam studi lain juga menyebut jika orang-orang dengan masalah nyeri sendi dan mengonsumsi suplemen jahe serta ibuprofen akan membantu meringankan gejala nyeri sendi yang signifikan, dibandingkan dengan yang memakai tablet tanpa efek medis. Sementara, sebuah studi sebelumnya menemukan jika pasien osteoarthritis memiliki rasa sakit yang jauh lebih sedikit, saat mengonsumsi dua suplemen jahe 255 mg sehari selama 6 bulan.

Hingga saat ini tidak ada obat untuk arthritis, namun beberapa obat dan suplemen dapat membantu mengurangi gejalanya. Termasuk konsumsi makanan yang mengandung jahe alami dapat meringankan gejala nyeri sendi.

Tips Mengatasi Payudara Sakit Pada Saat Menyusui

Bagi busui (ibu menyusui) keluhan seperti nyeri dan sakit di payudara memang kerap terjadi. Tercatat dalam studi para ahli jika hampir 50% ibu menyusui mengalami kondisi ini.

Tips Mengatasi Payudara Sakit Pada Saat Menyusui

Sakit yang muncul di payudara saat dalam masa menyusui terjadi karena beragam faktor penyebab. Maka dari itu, sudah pasti jika cara mengatasinya pun beragam, tergantung bagaimana penyebabnya.

Adapun keluhan payudara sakit saat menyusui biasanya terjadi akibat kondisi berikut.

1. Puting payudara lecet.

Penyebab umum dari payudara sakit yang dialami oleh ibu menyusui adalah bagian puting payudara yang lecet. Puting lecet ini bisa terjadi karena beragam hal, diantaranya :

  • Akibat perlekatan mulut bayi dengan payudara ibu yang salah. Biasanya kesalahannya adalah bayi mengisap puting payudara ibu, padahal seharusnya areola payudaralah yang dihisap.
  • Terjadi kelainan pada lidah atau bibir bayi, berupa tongue-tie atau lip-tie.
  • Terjadi kelainan bentuk payudara ibu, seperti puting payudara yang datar (flat nipples), atau putingnya terlalu panjang.

Tips dalam mengatasi puting payudara yang lecet yaitu :

  • Memperbaiki cara dan posisi dalam menyusui. Saat menyusui, wajah bayi sebaiknya dihadapkan ke payudara ibu. Keluarkan dahulu beberapa tetes air susu ibu (ASI) untuk membuat areola payudara melembap. Usap-usap bibir bayi dengan puting payudara untuk membuka mulutnya lebih lebar. Setelah mulut bayi terbuka, barulah areola payudara masuk ke dalam mulut bayi (areola diarahkan ke langit-langit atas mulut bayi).
  • Oleskan ASI ke puting payudara ibu setelah selesai menyusui. Jangan langsung mengenakan bra. Biarkan payudara terbuka dahulu selama 10–15 menit agar ASI mengering dan terserap dengan baik. ASI akan membantu mempercepat penyembuhan puting payudara yang lecet.
  • Selain ASI, dapat menggunakan krim lanolin untuk mempercepat penyembuhan puting payudara lecet.
  • Jika keluhan belum membaik dengan ketiga cara tersebut, bawalah bayi ke dokter. Perlu dilakukan pemeriksaan untuk melihat adanya tongue-tie atau lip-tie.

2. Payudara membengkak.

Payudara membengkak terjadi akibat terlalu banyaknya ASI yang menumpuk di payudara. Ini biasanya terjadi akibat produksi ASI lebih banyak daripada ASI yang dikeluarkan. Hal ini juga sering dialami pada minggu pertama setelah melahirkan. Selain itu, payudara bengkak juga bisa terjadi apabila waktu menyusui dan memompa ASI tidak teratur.

Cara paling utama dalam mengatasi payudara bengkak yaitu dengan mengosongkan payudara, yaitu dengan menyusui bayi secara langsung maupun dengan memompa ASI. Namun demikian, sering kali karena payudara terlalu bengkak, ASI tidak mudah dikeluarkan. Jika ini yang terjadi, yang perlu dilakukan yaitu :

  • Kompres payudara dengan air hangat dan air dingin secara bergantian selama 5–10 menit sebelum menyusui bayi atau memompa ASI.
  • Sebaiknya menyusui atau memompa payudara minimal setiap dua jam sekali.
  • Minum obat antinyeri, seperti parasetamol.
  • Jika payudara masih bengkak setelah melakukan ketiga langkah di atas, kompres payudara dengan es atau air dingin setiap jam. Setiap kali kompres, lakukan setidaknya selama 15 menit.

3. Mastitis, infeksi payudara.

Jika payudara bengkak tidak segera diatasi, lama-kelamaan akan memicu terjadi infeksi bakteri di payudara atau disebut Mastitis. Tanda dari infeksi payudara adalah payudara bisa dirasakan dengan payudara teraba keras, nyeri, terlihat kemerahan, dan membengkak.

Penanganan infeksi payudara harus segera diatasi dengan antibiotik. Jika infeksi ini tak kunjung diatasi, dapat terjadi abses payudara (tertumpuknya nanah) yang membutuhkan tindakan pembedahan untuk mengatasinya.

4. Lenting (blister) di puting payudara.

Lenting di puting payudara ibu menyusui pada umumnya terjadi karena sumbatan saluran ASI di payudara. Lenting menimbulkan nyeri seperti disayat saat sedang menyusui. Dalam kondisi ini, menyusui harus tetap dijalani, sebab jika dihentikan, akan menyebabkan payudara bengkak, berlanjut menjadi infeksi.

Tips mengatasi lenting di puting payudara, sebaiknya lakukan beberapa hal berikut.

  • Kompres payudara, terutama bagian puting, dengan air hangat selama 10–15 menit sebelum menyusui. Susui bayi seperti biasa.
  • Agar mengurangi nyeri, oleskan krim lanolin sebelum dan sesudah menyusui.
  • Jangan memecahkan lenting.
  • Jika lenting pecah dengan sendirinya, kadang perlu diobati dengan krim antibiotik. Namun, penggunaan krim antibiotik baru dapat diberikan bila ada indikasi medis yang ditentukan oleh dokter.