Tips Mengatasi Payudara Sakit Pada Saat Menyusui

Bagi busui (ibu menyusui) keluhan seperti nyeri dan sakit di payudara memang kerap terjadi. Tercatat dalam studi para ahli jika hampir 50% ibu menyusui mengalami kondisi ini.

Tips Mengatasi Payudara Sakit Pada Saat Menyusui

Sakit yang muncul di payudara saat dalam masa menyusui terjadi karena beragam faktor penyebab. Maka dari itu, sudah pasti jika cara mengatasinya pun beragam, tergantung bagaimana penyebabnya.

Adapun keluhan payudara sakit saat menyusui biasanya terjadi akibat kondisi berikut.

1. Puting payudara lecet.

Penyebab umum dari payudara sakit yang dialami oleh ibu menyusui adalah bagian puting payudara yang lecet. Puting lecet ini bisa terjadi karena beragam hal, diantaranya :

  • Akibat perlekatan mulut bayi dengan payudara ibu yang salah. Biasanya kesalahannya adalah bayi mengisap puting payudara ibu, padahal seharusnya areola payudaralah yang dihisap.
  • Terjadi kelainan pada lidah atau bibir bayi, berupa tongue-tie atau lip-tie.
  • Terjadi kelainan bentuk payudara ibu, seperti puting payudara yang datar (flat nipples), atau putingnya terlalu panjang.

Tips dalam mengatasi puting payudara yang lecet yaitu :

  • Memperbaiki cara dan posisi dalam menyusui. Saat menyusui, wajah bayi sebaiknya dihadapkan ke payudara ibu. Keluarkan dahulu beberapa tetes air susu ibu (ASI) untuk membuat areola payudara melembap. Usap-usap bibir bayi dengan puting payudara untuk membuka mulutnya lebih lebar. Setelah mulut bayi terbuka, barulah areola payudara masuk ke dalam mulut bayi (areola diarahkan ke langit-langit atas mulut bayi).
  • Oleskan ASI ke puting payudara ibu setelah selesai menyusui. Jangan langsung mengenakan bra. Biarkan payudara terbuka dahulu selama 10–15 menit agar ASI mengering dan terserap dengan baik. ASI akan membantu mempercepat penyembuhan puting payudara yang lecet.
  • Selain ASI, dapat menggunakan krim lanolin untuk mempercepat penyembuhan puting payudara lecet.
  • Jika keluhan belum membaik dengan ketiga cara tersebut, bawalah bayi ke dokter. Perlu dilakukan pemeriksaan untuk melihat adanya tongue-tie atau lip-tie.

2. Payudara membengkak.

Payudara membengkak terjadi akibat terlalu banyaknya ASI yang menumpuk di payudara. Ini biasanya terjadi akibat produksi ASI lebih banyak daripada ASI yang dikeluarkan. Hal ini juga sering dialami pada minggu pertama setelah melahirkan. Selain itu, payudara bengkak juga bisa terjadi apabila waktu menyusui dan memompa ASI tidak teratur.

Cara paling utama dalam mengatasi payudara bengkak yaitu dengan mengosongkan payudara, yaitu dengan menyusui bayi secara langsung maupun dengan memompa ASI. Namun demikian, sering kali karena payudara terlalu bengkak, ASI tidak mudah dikeluarkan. Jika ini yang terjadi, yang perlu dilakukan yaitu :

  • Kompres payudara dengan air hangat dan air dingin secara bergantian selama 5–10 menit sebelum menyusui bayi atau memompa ASI.
  • Sebaiknya menyusui atau memompa payudara minimal setiap dua jam sekali.
  • Minum obat antinyeri, seperti parasetamol.
  • Jika payudara masih bengkak setelah melakukan ketiga langkah di atas, kompres payudara dengan es atau air dingin setiap jam. Setiap kali kompres, lakukan setidaknya selama 15 menit.

3. Mastitis, infeksi payudara.

Jika payudara bengkak tidak segera diatasi, lama-kelamaan akan memicu terjadi infeksi bakteri di payudara atau disebut Mastitis. Tanda dari infeksi payudara adalah payudara bisa dirasakan dengan payudara teraba keras, nyeri, terlihat kemerahan, dan membengkak.

Penanganan infeksi payudara harus segera diatasi dengan antibiotik. Jika infeksi ini tak kunjung diatasi, dapat terjadi abses payudara (tertumpuknya nanah) yang membutuhkan tindakan pembedahan untuk mengatasinya.

4. Lenting (blister) di puting payudara.

Lenting di puting payudara ibu menyusui pada umumnya terjadi karena sumbatan saluran ASI di payudara. Lenting menimbulkan nyeri seperti disayat saat sedang menyusui. Dalam kondisi ini, menyusui harus tetap dijalani, sebab jika dihentikan, akan menyebabkan payudara bengkak, berlanjut menjadi infeksi.

Tips mengatasi lenting di puting payudara, sebaiknya lakukan beberapa hal berikut.

  • Kompres payudara, terutama bagian puting, dengan air hangat selama 10–15 menit sebelum menyusui. Susui bayi seperti biasa.
  • Agar mengurangi nyeri, oleskan krim lanolin sebelum dan sesudah menyusui.
  • Jangan memecahkan lenting.
  • Jika lenting pecah dengan sendirinya, kadang perlu diobati dengan krim antibiotik. Namun, penggunaan krim antibiotik baru dapat diberikan bila ada indikasi medis yang ditentukan oleh dokter.

Dampak Memiliki Kolesterol Tinggi Pada Otak Kita

Tahukah Anda, jika kita memiliki kadar kolesterol tinggi, hal ini juga berdampak pada otak kita?

Dampak Memiliki Kolesterol Tinggi Pada Otak Kita

Kolesterol memang menjadi salah satu masalah kesehatan yang bisa dimiliki siapa saja di berbagai kalangan masyarakat Indonesia. Bahkan, menurut data dari Riset Kesehatan Dokter di tahun 2013 lalu, kurang lebih 7% dari masyarakat Indonesia memiiki kadar kolesterol tinggi di tubuhnya.

Kondisi ini memang tidak dapat dipungkiri, sebab agaknya Kolesterol menjadi sangat sulit dipisahkan dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini karena beberapa makanan yang akrab di masyarkaat Indonesia adalah makanan yang berkolesterol tinggi.

Mengenai kolesterol.

Kolesterol sendiri sebenarnya terbagi kedalam 2 jenis, yaitu Kolesterol baik atau HDL / High Density Lipoprotein, dan kolesterol jahat atau LDL / Low Density Lipoprotein. Dalam kondisi normal, kolesterol baik dibutuhkan tubuh untuk beberapa hal seperti pembentukan hormon, membentuk sel-sel di dalam tubuh, membentuk asam empedu hingga sebagai pelindung tubuh. Namun, karena terkadang kadar kolesterol menjadi lebih tinggi, kondisi ini menyebabkan dampak yang tidak baik bagi tubuh dan salah satunya menyebabkan beberapa gangguan di otak.

Seorang ahli menyatakan jika kolesterol tinggi dapat berdampak pada bagian otak dengan mengalami berbagai kondisi dibawah ini.

1. Alzheimer.

Dalam penelitian oleh direktur Universitas California, Charles DeCarli, MD., mengamati tingkat amiloid di otak dari 74 orang dewasa. Peneliti akhirnya menemukan jika responden yang memiliki kolesterol jahat (LDL) yang lebih tinggi memiliki lebih banyak kadar amiloid di otaknya. Amiloid adalah senyawa yang ditemukan di otak penderita Alzheimer, yang diduga memegang peranan penting pada terjadinya kondisi tersebut.

2. Penurunan fungsi kognitif.

Penelitian dilakukan oleh Dr. Roelof Smit dari Leiden University Medical Center, Belanda, menemukan jika responden dengan kadar kolesterol jahat (LDL) yang tinggi cenderung memiliki nilai tes kognitif yang lebih rendah. Hasil temuan ini menambah bukti jika faktor pembuluh darah memiliki kaitan yang erat dengan fungsi neuro-kognitif.

3. Stroke.

Kadar kolesterol yang tinggi pada tubuh juga dapat menyebabkan terbentuknya plak Aterosklerosis. Plak tersebut dapat menghambat aliran darah ke seluruh tubuh, termasuk ke otak. Sewaktu-waktu bisa saja plak tersebut pecah dan menyebabkan bekuan darah yang menyumbat aliran ke sel otak. Kondisi ini terjadi secara mendadak dan melumpuhkan sistem saraf pusat.

Demikian adalah informasi mengenai Dampak Memiliki Kolesterol Tinggi Pada Otak Kita. Semoga dapat bermanfaat untuk Anda dan menjadi acuan agar bisa menjaga pola hidup menjadi lebih sehat.

Benarkah Nanas Menyebabkan Keputihan?

Ada banyak anggapan di masyarakat atau Mitos yang dipercayai oleh sebagian kalangan tentang buah Nanas. Terutama pada wanita, Nanas dianggap sebagai buah yang harus dihindari karena dapat menyebabkan keputihan dan keguguran pada wanita hamil. Benarkah demikian?

Benarkah Nanas Menyebabkan Keputihan?

Benarkah Nanas Menyebabkan Keputihan?

Buah Nanas sama dengan buah lainnya, memiliki kandungan vitamin yang baik di dalamnya. Nanas dikatakan memiliki kandungan enzim yang disebut Bromelin. Bromelin jika dikonsumsi dalam jumlah besar memang dapat memicu kontraksi rahim. Mungkin karena inilah muncul anggapan tentang masyarakat jika Nanas memicu produksi lendir vagina semakin banyak. Namun, walaupun begitu, Nanas tidak ada hubungannya dengan keputihan.

Mengenai kontraksi rahim yang kuat hingga mengalami keguguran, seseorang harus mengosumsi paling tidak tujuh buah Nanas berukuran besar sekaligus. Jika Nanas hanya dikonsumsi satu atau dua potong, atau dicampur dengan buah lain dalam salad, tentu tidak akan menimbulkan efek tersebut.

Seperti yang dijelaskan tadi, jika Nanas memiliki efek positif bagi tubuh. Diantaranya melancarkan pencernaan, mengurangi nyeri, serta mengurangi bengkak akibat peradangan. Nanas juga kaya akan kandungan Mineral, Vitamin C, dan Magnesium.

Posted by Obat QnC Jelly Gamat

Ragam Manfaat Susu Kambing Untuk Kesehatan

Kebutuhan nutrisi penting untuk kita penuhi, salah satu dari kebutuhan tersebut bisa kita dapatkan dari minum susu.

Ragam Manfaat Susu Kambing Untuk Kesehatan

Susu sapi segar / susu UHT yang umum dikonsumsi masyarakat baik anak-anak maupun orang dewasa untuk memenuhi kenutuhan kalsium yang dibutuhkan tubuhnya. Dan mungkin hanya beberapa saja yang mengkonsumsi susu lainnya selain susu sapi, yaitu susu kedelai dan susu kambing.

Baca juga : Keunggulan Susu Kambing Asli Komposisi Walatra Etaku Goat Milk

Namun Anda sebaiknya tidak meremehkan manfaat dari susu selain susu sapi, misalnya susu kambing. Ya, susu kambing juga termasuk susu yang tidak kalah luar biasa manfaat nya dari susu sapi. Bahkan, menurut sejumlah penelitian dikatakan jika manfaat dari susu kambing lebih luar biasa dari susu sapi.

Menurut laman alodokter dikatakan jika ditemukan sejumlah kandungan nutrisi dalam susu kambing yang menyerupai dengan ASI. Susu kambing juga memiliki risiko alergi yang sedikit lebih rendah dibanding susu sapi. Hal ini karena susu kambing mengandung lebih sedikit senyawa kasein alpha 1 yang merupakan salah satu penyebab alergi.

Dan berikut ini adalah Ragam Manfaat Susu Kambing Untuk Kesehatan.
  • Sumber kalsium dan Antioksidan.

Serupa dengan susu sapi, susu kambing juga tinggi kandungan kalsium dan juga fosfor yang bermanfaat bagi pembentukan tulang. Susu kambing juga mengandung zinc serta magnesium yang merupakan antioksidan dan untuk mencegah penyakit saraf.

  • Mengobati Anemia.

Jika mengkonsumsi susu kambing secara rutin, Anda akan mendapatkan manfaat yaitu memperbaiki kondisi Anemia defisiensi zat besi. Hal ini dikarenakan susu kambing dapat meningkatkan penggunaan zat besi oleh tubuh serta merangsang pembaruan Hemoglobin. Berbeda dengan susu sapi, susu kambing nantinya akan meminimalkan interaksi antara kalsium dan zat besi dalam tubuh. Interaksi kedua zat mineral tersebut menimbulkan efek saling menghambat. Misalnya, kalsium dalam susu sapi dapat menurunkan penyerapan zat besi dalam tubuh.

  • Susu kambing sebagai Probiotik alami.

Susu kambing kaya dengan kandungan Oligosaccharides. Oligosaccharides adalah senyawa yang mengandung gula sederhana. Dengan komposisi yang sama dengan ASI, Oligosaccharides dari susu kambing berperan sebagai probiotik alami untuk tubuh kita. Senyawa tersebut akan membersihkan usus besar dari jamur dan bakteri penyakit yang dihasilkan sisa makanan.

  • Memiliki kandungan asam lemak baik.

Susu kambing mengandung asam lemak esensial yang disebut Linoleat dan Arakidonat yang lebih banyak dibandingkan dalam susu sapi. Asam lemak ini termasuk sumber energi yang cepat dibakar dan tidak disimpan dalam tubuh sebagai lemak. Lemak pada susu kambing mampu menurunkan kadar kolesterol total dan menjaga kadar trigliserida. Ini membuat susu kambing menjadi pilihan sehat untuk mencegah penyakit Jantung.

  • Lebih mudah diserap oleh tubuh.

Keunggulan lainnya dari susu kambing yaitu sedikit lebih baik bagi mereka dengan intoleransi terhadap laktosa. Susu kambing diketahui memiliki cukup kandungan / proporsi laktosa yang sedikit lebih rendah dibandingkan dengan susu sapi sehingga lebih mudah diserap tubuh. Selain itu, gumpalan protein susu kambing yang dibentuk oleh aktivitas asam lambung juga akan lebih lembut dan memudahkan dicerna perut. Hal ini bisa menguntungkan bayi yang sering gumoh atau memiliki gangguan pencernaan seperti refluks.

Tips Mengonsumsi Susu Kambing

Perlu diperhatikan jika secara umum konsumsi susu sapi dan susu kambing tidak direkomendasikan untuk bayi berusia di bawah satu tahun. Sebab, pemberian susu selain ASI pada bayi dapat meningkatkan risiko iritasi usus dan Anemia. Konsultasikan terlebih dahulu pada dokter bila ingin memberikan susu selain ASI pada anak terutama anak yang alergi terhadap susu formula berbahan dasar susu sapi atau kedelai.

Semoga bermanfaat, salam.

Fakta Benar Tentang Penyakit Usus Buntu

Gangguan penyakit usus buntu bisa terjadi pada siapapun dalam segala usia. Saat mendengar tentang gangguan penyakit usus ini, apa yang Anda pikirkan? Penyakit kronis? Atau sebuah penyakit yang terjadi akibat kebanyakan mengkonsumsi makanan pedas dan mie instan?

Fakta Benar Tentang Penyakit Usus Buntu

Sayangnya, sebagian besar orang-orang masih belum mengerti tentang apa penyebab dari usus buntu. Agar Anda tidak menjadi salah satunya, maka segera saja Fakta Benar Tentang Penyakit Usus Buntu berikut ini.

  • Usus buntu adalah organ dalam tubuh.

Usus buntu sebenarnya bukan nama sebuah penyakit. Usus buntu merupakan salah satu organ yang ada di dalam tubuh manusia. Organ ini terletak di saluran pencernaan, tepatnya di pangkal usus besar. Usus buntu awalnya dianggap tidak memiliki fungsi. Namun belakangan, organ ini ditemukan berperan dalam sistem kekebalan tubuh.

  • Radang usus buntu tidak mengenal usia targetnya.

Seperti dijelaskan diawal, jika gangguan radang usus buntu dapat menyerang siapa saja. Namun, paling menjadi utama biasanya terjadi pada remaja dan dewasa berusia 20-an.

  • Penyakit usus buntu merupakan hasil peradangan.

Peradangan pada usus buntu disebut dengan Appendicitis. Kondisi ini bukan turunan dan tidak menular. Peradangan pada usus buntu dapat disebabkan oleh sumbatan ataupun infeksi.

  • Radang usus buntu memiliki gejala yang khas.

Beberapa gejala khas radang usus buntu yang dianggap khas, tidak lain yaitu :

  1. Mengalami sakit di area sekitar pusar, yang kemudian berpindah ke perut kanan bawah.
  2. Nyeri yang terjadi sangat hebat.
  3. Demam.
  4. Mual, muntah, hingga penurunan nafsu makan.
  5. Jika dilakukan pemeriksaan darah, biasanya ditemukan peningkatan sel darah putih.
  • Usus buntu dapat pecah.

Nyeri hebat yang terjadi karena akibat usus buntu bisa tiba-tiba hilang begitu saja. Kejadian ini adalah akibat dari pecahnya usus buntu, yang merupakan pertanda dari komplikasi yang lebih berbahaya.

  • Usus buntu bisa bernanah.

Radang usus buntu yang tidak ditangani segera bisa menyebabkan pecahnya usus buntu dan peritonitis. Peritonitis merupakan peradangan dari selaput pembungkus perut, dan dapat menyebabkan infeksi menyebar dalam rongga perut. Kejadian ini juga menyebabkan terkumpulnya nanah pada usus buntu, sehingga menyebabkan abses.

  • Radang usus buntu harus dioperasi.

Pasien radang usus buntu disarankan untuk menjalani operasi. Tujuannya adalah memotong dan membuang usus buntu yang bermasalah.

Baca lainnya :

Manfaat Madu Untuk Anak Kecil Usia 1 Tahun Keatas

Cara Mencegah Agar Tidak Mual Setelah Makan

Sebagian dari orang-orang atau bahkan mungkin Anda sendiri sering kali mengalami mual setelah makan. Perut yang tidak nyaman setelah terisi makanan bukanlah termasuk dari gangguan penyakit. Kondisi ini melainkan sebuah tanda dari bergama kondisi medis.

Cara Mencegah Agar Tidak Mual Setelah Makan

Sesekali memang mual setelah makan terjadi akibat makan yang berlebihan. Akan tetapi jika kondisi ini muncul dalam waktu yang lebih lama, bisa jadi itu merupakan gejala dari gangguan penyakit tertentu. Adapun beberapa penyebab mengapa mual terjadi setelah makan, diantaranya :

  • Keracunan makanan.

Kondisi ini terjadi karena secara tidak sengaja mengonsumsi makanan yang terkontaminasi toksin (racun) atau kuman penghasil toksin. Tidak hanya mual, gejala keracunan makanan lain adalah muntah, demam, hingga diare.

  • Alergi.

Alergi terhadap makanan atau bahan makanan tertentu bisa memicu mual setelah kita mengkonsumsinya. Selain itu biasanya mual yang disebabkan oleh alergi akan diikutin dengan gejala lainnya seperti terjadi pembengkakan mulut serta gatal pada kulit.

  • Terlalu banyak minum alkohol, kopi, juga merokok berlebihan.

Beberapa kebiasaan buruk seperti terlalu banyak minum alkohol, kopi dan kebiasaan merokok dapat mengiritasi dinding lambung sehingga dapat menyebabkan mual.

  • Gastroenteritis atau flu perut.

Flu perut adalah infeksi yang terjadi pada sistem pencernaan. Infeksi biasanya terjadi karena mengonsumsi makanan yang tercemar virus. Misalnya jika makanan diolah dengan tidak bersih atau sehat. Selain mual, gejala lainnya yang terjadi akibat flu perut yaitu muntah, diare, otot terasa sakit, demam, serta sakit kepala.

  • Tukak lambung.

Orang yang terkena gangguan lambung pada umumnya akan mengalami rasa perih di ulu hati, mual, muntah, perut kembung. Rasa sakit yang muncul pada tukak lambung ini biasanya berasal dari luka yang terjadi pada lapisan lambung atau usus dua belas jari. Tukak / luka lambung ini muncul akibat dampak dari infeksi bakteri ataupun penggunaan obat-obatan anti peradangan nonsteroid (NSAID), seperti ibuprofen dan aspirin. Orang-orang yang memiliki kebiasaan merokok dan gemar mengonsumsi minuman beralkohol juga rentan terkena tukak lambung.

  • GERD (Gastroesophageal Reflux Disease).

GERD adalah nama lain dalam istilah asam lambung. Saat asam lambung atau isi perut naik ke kerongkongan, kondisi inilah nantinya akan membuat iritasi pada lapisan kerongkongan. Hal ini dikarenakan cincin otot bagian bawah kerongkongan tidak berfungsi dengan baik karena seharusnya otot tersebut menutup setelah makanan masuk ke lambung. Saat GERD, produksi asam lambung juga akan semakin berlebihan, sehingga muncul gejala Dispepsia seperti pada tukak lambung. Keadaan refluks asam lambung, biasanya menyebabkan rasa terbakar di dada. GERD terjadi karena orang-orang yang telah mengalami Obesitas, memiliki kebiasaan merokok, hingga sedang hamil. Selain itu, beberapa makanan juga dapat memicu GERD seperti makanan berlemak, makanan terlalu asam dan pedas.

  • Faktor kehamilan.

Sebagian wanita pada kehamilan pada trimester pertama mengalami rasa mual setelah makan. Kondisi ini diduga terjadi karena adanya peribahan faktor hormon serta fisik. Maka dari itu sebaiknya tidak mengonsumsi sembarang obat-obatan, tapi disarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

Baca juga :

Sakit Jantung Berawal Dari Stres Dan Emosi Yang Tidak Stabil

Bukan rahasia umum jika stress dan emosi yang tidak stabil memiliki dampak yang cukup berisiko pada kesehatan terutama Jantung.

Sakit Jantung Berawal Dari Stres Dan Emosi Yang Tidak Stabil

Bahkan, menurut salah satu forum dokter menyatakan jika risiko penyakit jantung dan stroke meningkat 3 kali lipat pada 3 bulan pertama setelah kematian dari kerabat/orang yang kita sayangi. Dalam penelitian lain juga ditemukan bahwa peningkatan risiko sebanyak 25% lebih tinggi terjadi kematian pada 1 tahun setelah ditinggal orang yang disayangi pada pasangan lansia, dengan puncaknya adalah saat 3 bulan pertama.

Rasa sakit atau pedih yang dirasakan seseorang akibat rasa kehilangan tidak hanya membuat stres. Kondisi ini jika dibiarkan berlarut-larut pada akhirnya dapat menyebabkan gangguan kesehatan yang bisa berawal dari darah mengalir ke area otak yang “bertanggung jawab” untuk menghasilkan nyeri atau rasa sakit pada fisik. Bukan hanya itu saja, stres emosional juga ternyata dapat menurunkan sistem imun atau kekebalan tubuh seseorang, serta menyebabkan timbulnya peradangan dan hingga membuat mereka gampang terkena penyakit. Apalagi sekarang ini bisa kita temukan di media sosial bagaimana anak-anak muda yang terkadang mengalami patah hati.

Saat patah hati terjadi, hal ini jugalah yang membuat diri menjadi sangat stres, benar? Atau pada orang dewasa yang mengalami stres diakibatkan tuntutan pekerjaan dan masalah lainnya, hingga membuat stres, sebaiknya berhati-hati. Saat seseorang sedang sangat-sangat stres, tubuh secara alami akan memproduksi hormon adrenalin dan kortisol secara berlebihan. Pada dosis kecil hormon ini dapat meningkatkan denyut jantung. Namun jika berlebihan dapat berakibat fatal untuk jantung. Hingga saat ini para ahli masih terus menguji hubungan antara kesehatan jantung dan stres emosional.

Dalam mencari ketenangan dari stres dan lainnya, Anda harus bisa mengendalikan pikiran, dan ketenangan hati misalnya saja dengan mendekatkan diri dengan Tuhan YME, serta lakukan kegiatan menyenangkan yang positif, seperti berekreasi atau sekedar berkumpul dengan keluarga dan sahabat. Ingat, jangan menutup diri untuk sesuatu yang akan membuat kesehatan Anda lebih memburuk.

Baca juga : Obat Pengecil Miom Di Rahim Selain Operasi

Penyebab Mata Berair Dan Cara Tepat Mengatasinya

Saat kita berkedip, kelenjar pada kelopak mata mulai memproduksi secara alami sedikit air mata untuk membantu melembapkan indera penglihatan dan menyingkirkan benda asing dari dalam. Produksi air mata biasanya bertambah saat Anda menguap, tertawa sangat banyak dan menangis. Namun, ada sebagian orang yang justru mengalami mata berair dengan tidak mengalami kondisi-kondisi tadi.

Penyebab Mata Berair Dan Cara Tepat Mengatasinya

Selain cairan yang mengandung garam pada air mata, kelenjar lain pada kelopak mata juga memproduksi minyak. Zat ini dapat mencegah air mata menguap terlalu cepat.

Mata berair pada umumnya terjadi saat kelenjar yang memproduksi minyak tidak bekerja dengan seharusnya. Hal ini membuat air mata cepat menguap dan membuatnya lebih cepat kering. Mata kering inilah yang nantinya merangsang produksi air mata secara berlebih sehingga menyebabkan mata berair.

Mata berair juga bisa terjadi akibat beberapa kondisi diantaranya :

  • Faktor cuaca atau lingkungan di sekitar mata, seperti asap, angina, atau sinar yang terlalu terang.
  • Mata lelah.
  • Saluran air mata yang tersumbat.
  • Ada benda asing atau bahan kimia di mata.
  • Flu.
  • Alergi.
  • Radang di kelopak mata.
  • Konjungtivitis.
  • Infeksi pada salah satu bagian mata.
  • Bulu mata tumbuh ke dalam.
  • Pengaruh obat-obatan.
  • Gangguan tiroid.
  • Sinusitis kronis.
  • Terapi radiasi
  • Tumor.
  • Bell’s palsy.
  • Mata berair juga terkait dengan usia. Kondisi ini umum terjadi pada bayi dan kalangan berusia lebih dari 60 tahun.

Cara yang tepat untuk membantu mengatasi mata berair bisa dilakukan dengan beberapa cara, yaitu :

  • Dengan mengompres mata dengan handuk basah hangat selama beberapa kali dalam sehari bisa mengatasi saluran air mata yang tersumbat.
  • Obat tetes mata mungkin dapat Anda gunakan untuk menangani mata kering.
  • Dokter biasanya meresepkan obat antibiotik untuk mengatasi mata berair yang disebabkan oleh konjungtivitis atau infeksi mata lainnya.
  • Jika penyebabnya adalah alergi, dengan mengonsumsi obat antihistamin bisa membantu mengatasinya.
  • Tindakan medis minor bisa dilakukan untuk mengatasi bulu mata yang tumbuh ke dalam atau ada benda asing pada mata.
  • Dokter mungkin merekomendasikan jalur operasi jika terjadi penyumbatan pada saluran air mata Anda. (Alodokter).

Kondisi mata berair pada bayi, biasanya dapat disebabkan oleh adanya penyumbatan saluran air mata. Biasanya, penyumbatan saluran air mata pada bayi bisa membaik dengan sendirinya tanpa harus melakukan pengobatan secara khusus. Bagi Anda yang ingin mempercepat penyembuhan dengan cara memijat saluran air mata harus menggunakan jari telunjuk yang bersih. Lakukan pijatan lembut dimulai dari sudut mata bayi lalu berakhir ke bagian mata yang berdekatan dengan hidung. Pijatan ini bisa dilakukan selama beberapa kali tiap harinya dalam beberapa bulan. Namun jika kondisi belum juga membaik, jalur operasi dapat dijadikan pilihan.

Posted by Obat QnC Jelly Gamat Khasiat Alami.

Manfaat Bawang Putih Untuk Kesehatan Jantung

Bawang putih sudah sejak lama dikena sebagai salah satu bahan dapur yang murah, namun digunakan kedalam berbagai pengobatan alami seperti mengatasi pilek, batuk, demam, tekanan darah tinggi bahkan penyakit Jantung.

Namun, apakah hal ini sakedar keyakinan dari orangtua zaman dulu atau memang telah terbukti secara ilmiah?

Manfaat Bawang Putih Untuk Kesehatan Jantung

Dilansir laman klikdokter, menurut studi yang dipublikasikan dalam The Journal of Nutrition pada tahun 2016 lalu melaporkan jika bawang putih terbukti menurunkan tekanan darah sistolik sebanyak 7-16 mmHg pada orang yang mengalami Hipertensi. Selain itu, bawang putih juga menurunkan kolesterol total sebesar 7-30 mg/dL. Bawang putih juga aktif dalam melindungi pembuluh darah sehingga tidak mudah tersumbat. Oleh karenanya, peneliti menyimpulkan jika dengan mengonsumsi bawang putih memiliki manfaat baik bagi Jantung.

Bawang putih yang digunakan dalam penelitian tersebut, adalah ekstrak bawang putih mentah. Bawang putih mentah diyakini memiliki kandungan antioksidan yang tinggi dan beberapa zat lain yang bermanfaat. Pengolahan bawang putih dengan digoreng atau dipanggang, diduga akan merusak kandungan zat-zat tersebut.

Walau memang telah terbukti berkhasiat, hingga saat ini berapa dosis yang tepat untuk mengknsumsi bawang putih serta cara pengolahannya yang paling optimal untuk menurunkan tekanan darah dan kolesterol, masih menjadi kontroversi. Selain itu, bawang putih juga belum terbukti mampu menggantikan fungsi obat-obatan untuk Hipertensi, kolesterol tinggi, atau penyakit Jantung. Namun, bawang putih bisa dijadikan sebagai obat alami sampingan (yang tidak diprioritaskan tentunya) untuk membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh, membersihkan racun-racun dan radikal bebas di dalam tubuh.

Baca lainnya :

Jenis Makanan Masa Kini Yang Ternyata Mengandung Kolesterol

Anda penggemar jajanan dan kuliner? Tren kuliner yang semakin hari semakin inovasi tentu membuat Anda pecinta jajanan kuliner semakin ingin mencoba dan merasakan bagaimana cita rasa dari makanan yang dibuat dengan berbagai inovasi tersebut.

Tentunya, masih ingat Anda dengan tren mi goreng ekstra cabai rawit super pedas yang membuat siapapun merasakan kepedasan luar biasa namun tak suruh orang-orang yang ingin mencobanya bahkan menyukainya. Selain itu, tren makanan juga masih banyak berkembang hingga sekarang ini seperti martabak manis dengan beragam rasa, bola ubi dan lain-lain.

Jenis Makanan Masa Kini Yang Ternyata Mengandung Kolesterol

Belakangan, muncul lagi tren makanan / jajanan lainnya yang disukai masyarakat, diantanya ayam telur asin atau slated egg chicken, teh Thailand, sate taichan, seblak, dan masih banyak lagi. Akan tetapi, dibalik rasanya yang luar baisa lezat mungkin jarang yang memikirkan bagaimana kandungan kolesterol di dalam makanan tersebut. Selain itu, bagaimana kandungan gula serta garam yang terdapat di makanan-makanan tersebut?

1. Sate taichan.

Siapa sih yang tidak familiar dengan jenis sate yang sedang digandrungi saat ini? Sate taichan menjadi sangat populer, terutama di kalangan anak muda. Alasannya, selain karena rasanya yang gurih dan nikmat, harganya lebih terjangkau. Sate taichan dibuat dengan potongan daging ayam, kulit, dan kadang terdapat lemak sapi yang dibakar lalu diberi bumbu minyak, cabai, dan garam. Sate ini disajikan polos tanpa bumbu kecap maupun kacang seperti layaknya sate biasa, dan biasanya dinikmati bersama lontong, juga sambal super pedas.

Walaupun kecil, di dalam kandungan sate taichan mengandung nilai kolesterol yang cukup besar. Pada 5 tusuk sate yang dibakar tanpa menggunakan saus, terkandung sekitar 20 gram lemak jenuh, dan lemak jenuh ini sangat berkontribusi dalam peningkatan kadar kolesterol dalam darah. Angka tersebut baru berasal dari dagingnya saja dan belum termasuk kulit, lemak, dan minyak yang digunakan.

Pada pertusuk sate taichan, biasanya disisipkan lemak sebagai penyedap rasa. Sebanyak 10 gram lemak mengandung kolesterol sebesar sekitar 10 mg. Jika pada satu tusuk sate menggunakan 10 gram lemak dan Anda mengonsumsi 15 tusuk sate, maka kolesterol yang Anda konsumsi dalam sekali makan kira-kira sebesar 150 mg. Sedangkan, batas konsumsi lemak perhari yang boleh kita konsumsi adalah 70 gram untuk wanita dan 90 gram untuk pria, dan hanya sepertiganya yang diperbolehkan mengandung lemak jenuh.

2. Salted egg chicken.

Jika Anda yang pernah mencoba makanan yang satu ini, pasti Anda familiar dengan rasa gurih dan sensasi meleleh di mulut yang merupakan perpaduan antara potongan daging ayam goreng tepung dengan saus telur asin. Kombinasi dari kedua rasa ini memudahkan Anda melupakan diet, bahkan bikin ketagihan! Namun begitu, Anda harus waspada sebab makanan ini menyimpan kandungan kolesterol yang cukup tinggi.

Dalam kandungan satu kuning telur asin, terdapat sekitar 187 mg kolesterol. Jumlah tersebut sudah melebihi setengah dari batas konsumsi kolesterol harian yang disarankan, yaitu sebanyak 300 mg. Perlu Anda ingat, jumlah tersebut baru berasal dari kuning telurnya saja, belum termasuk dari daging ayam, minyak goreng, atau kulit ayam yang masih menempel pada daging. Jika ditotalkan, jumlah kolesterol yang terkandung dalam satu porsi salted egg chicken mungkin bisa mencapai 200-300 mg.

3. Seblak.

Anda penggemar makanan yang satu ini? Ya, Seblak adalah makanan berasal dari Bandung, seblak yaitu makanan yang terdiri dari kerupuk kenyal yang ditumis dengan kuah bumbu bawang, yang terkadang ditambahkan sosis, telur, irisan sayur, bakso, udang, cumi, dan lain-lain. Lantas, apa yang menjadikan makanan ini memiliki kadar kolesterol tinggi? Mari kita bahas satu persatu bahan-bahan yang terkandung di dalamnya.

Pertama adalah penggunaan minyak goreng, yang biasanya adalah minyak sayur. Untuk menggoreng satu atau beberapa bahan pada seblak. Dalam 100 gram minyak sayur, terdapat kurang lebih 100 gram lemak yang mana hampir 70% nya merupakan lemak jenuh.

Kedua, pada 200 gram daging bakso atau setara dengan 5-6 buah bakso, mengandung kolesterol sekitar 84 mg.

Ketiga, jika ditambah seafood seperti udang, kolesterol yang terkandung di dalamnya bisa semakin menumpuk. Dalam 100 gram udang yang digoreng, kandungan kolesterolnya bisa mencapai sekitar 138 mg.

Keseluruhan dari jumlah diatas, tentu saja sudah mengandung kolesterol yang kurang lebih dari 300 mg. Seperti yang telah dibahas sebelumnya, jumlah konsumsi kolesterol yang disarankan adalah 300 mg dalam 1 hari. Sungguh angka yang sangat tinggi, apalagi mengingat konsumsi seblak biasanya dianggap hanya sebagai “camilan”.

Bagaimana? Mengkonsumsi makanan diatas boleh-boleh saja kok, asal harus diingat mengkonsumsi makanan tersebut tidak boleh berlebihan.

Baca juga : Apakah Cukup Menurunkan Kolesterol Hanya Dengan Konsumsi Suplemen?