Ciri-Ciri Penyakit Lupus Yang Terjadi Pada Anak

Ciri-Ciri Penyakit Lupus Yang Terjadi Pada Anak,- Tidak banyak orang mengetahui benar tentang penyakit yang satu ini, lupus. Lupus, merupakan salah satu penyakit yang masuk kedalam jenis ‘peradangan’ kronis yang terjadi ketika sistem imun tubuh menyerang organ dan jaringan tubuh itu sendiri. Bahaya dari penyakit lupus ini dapat berefek pada gangguan lainnya seperti persendia, kulit, sel darah, paru-paru bahkan jantung.

Ciri-Ciri Penyakit Lupus Yang Terjadi Pada Anak

Dilihat dari segi manapun lupus termasuk penyakit yang berbahaya, dan karena lupus berhubungan dengan sistem kekebalan tubuh, maka anak-anak juga harus dijaga dengan baik. Karena bukan tidak mungkin, anak menjadi salah satu korban dari terjangkitnya penyakit peradangan ini.

Gejala yang umum menjadi ciri bahwa seseorang sedang menderita lupus cukup beragam dan tidak hanya berpatok pada satu gejala, dan ciri ciri dari lupus tersebut, diantaranya :

  • Sering merasa lemah, kelelahan yang berlebihan, pegal-pegal dan persendian sakit.
  • Munculnya gangguan pada pencernakan seperti diare, sariawan yang terus-menerus dan demam tinggi yang berkepanjangan.
  • Mengalami anemia, karena sel-sel darah merah akan hancur apabila mengidap penyakit ini.
  • Muncul ruam merah yang terbentang diantara kedua pipi yang menyerupai bentuk kupu-kupu. Ruam ini menyerupai cakram dapat muncul di kulit pada seluruh bagian tubuh. Ada juga pada kulit sang penderita akan mudah gosong akibat terkena sinar matahari.

Jika anak yang menderita lupus, maka gejala yang muncul akan cukup berbeda dari gejala umum, dan berikut ini ciri-ciri dari gejala lupus pada anak,

  • Demam.
  • Ada ruam.
  • Kehilangan nafsu makan dan mengalami penurunan berat badan.
  • Nyeri sendi dan otot.
  • Muncul bengkak pada kelenjar.
  • Sering mengeluh keluhan sakit perut.
  • Mual, muntah dan diare.
  • Menjadi lebih sensitivitas terhadap matahari
  • Adanya luka pada mulut.

Penyakit Lupus seperti kombinasi faktor genetik dan lingkungan. Sebagian dari pasien penderita lupus ditularkan melalui faktor keturunan, namun banyak juga dari mereka yang terkena lupus dikarenakan sesuatu di dalam lingkungan yang dapat memicu lupus, seperti obat dan virus.

Jika lupus sudah dipastikan terjadi pada anak Anda, maka pengobatan sebenarnya kembali lagi, tergantung pada seberapa parah lupus dan bagian tubuh mana yang terkena. Selain dengan obat-obatan, sebagian besar dari mengobati lupus mungkin melibatkan perubahan gaya hidup anak-anak. Anak-anak dengan lupus dapat belajar untuk mengelola penyakitnya sendiri. Anak, orang tua, dan tim medis untuk membantu mengendalikan gejala lupus. Hal ini dapat membuat anak-anak merasa lebih lelah, demam, dan sakit dari biasanya, dan juga dapat membahayakan organ-organ tubuh yang penting. Makan dengan nutrisi yang baik  juga berolahraga secara teratur, dapat membantu anak Anda dalam proses penyembuhan lebih baik. Meskipun para ahli merekomendasikan bahwa anak yang menderita lupus tidak boleh menghabiskan waktu di bawah sinar matahari kecuali dengan memakaikannya banyak pakaian tabir surya dan pelindung dari sinar ultraviolet yang dapat memperburuk kondisi penyakitnya.

Dengan obat yang tepat serta kebiasaan yang sehat, anak yang menderita lupus bisa tetap pergi ke sekolah, melakukan beberapa kegiatan, bermain olahraga, dan melakukan hal-hal lain yang menyenangkan dengan teman-teman mereka.

Ciri-Ciri Penyakit Lupus Yang Terjadi Pada Anak |

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *