Dampak Memiliki Kolesterol Tinggi Pada Otak Kita

Tahukah Anda, jika kita memiliki kadar kolesterol tinggi, hal ini juga berdampak pada otak kita?

Dampak Memiliki Kolesterol Tinggi Pada Otak Kita

Kolesterol memang menjadi salah satu masalah kesehatan yang bisa dimiliki siapa saja di berbagai kalangan masyarakat Indonesia. Bahkan, menurut data dari Riset Kesehatan Dokter di tahun 2013 lalu, kurang lebih 7% dari masyarakat Indonesia memiiki kadar kolesterol tinggi di tubuhnya.

Kondisi ini memang tidak dapat dipungkiri, sebab agaknya Kolesterol menjadi sangat sulit dipisahkan dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini karena beberapa makanan yang akrab di masyarkaat Indonesia adalah makanan yang berkolesterol tinggi.

Mengenai kolesterol.

Kolesterol sendiri sebenarnya terbagi kedalam 2 jenis, yaitu Kolesterol baik atau HDL / High Density Lipoprotein, dan kolesterol jahat atau LDL / Low Density Lipoprotein. Dalam kondisi normal, kolesterol baik dibutuhkan tubuh untuk beberapa hal seperti pembentukan hormon, membentuk sel-sel di dalam tubuh, membentuk asam empedu hingga sebagai pelindung tubuh. Namun, karena terkadang kadar kolesterol menjadi lebih tinggi, kondisi ini menyebabkan dampak yang tidak baik bagi tubuh dan salah satunya menyebabkan beberapa gangguan di otak.

Seorang ahli menyatakan jika kolesterol tinggi dapat berdampak pada bagian otak dengan mengalami berbagai kondisi dibawah ini.

1. Alzheimer.

Dalam penelitian oleh direktur Universitas California, Charles DeCarli, MD., mengamati tingkat amiloid di otak dari 74 orang dewasa. Peneliti akhirnya menemukan jika responden yang memiliki kolesterol jahat (LDL) yang lebih tinggi memiliki lebih banyak kadar amiloid di otaknya. Amiloid adalah senyawa yang ditemukan di otak penderita Alzheimer, yang diduga memegang peranan penting pada terjadinya kondisi tersebut.

2. Penurunan fungsi kognitif.

Penelitian dilakukan oleh Dr. Roelof Smit dari Leiden University Medical Center, Belanda, menemukan jika responden dengan kadar kolesterol jahat (LDL) yang tinggi cenderung memiliki nilai tes kognitif yang lebih rendah. Hasil temuan ini menambah bukti jika faktor pembuluh darah memiliki kaitan yang erat dengan fungsi neuro-kognitif.

3. Stroke.

Kadar kolesterol yang tinggi pada tubuh juga dapat menyebabkan terbentuknya plak Aterosklerosis. Plak tersebut dapat menghambat aliran darah ke seluruh tubuh, termasuk ke otak. Sewaktu-waktu bisa saja plak tersebut pecah dan menyebabkan bekuan darah yang menyumbat aliran ke sel otak. Kondisi ini terjadi secara mendadak dan melumpuhkan sistem saraf pusat.

Demikian adalah informasi mengenai Dampak Memiliki Kolesterol Tinggi Pada Otak Kita. Semoga dapat bermanfaat untuk Anda dan menjadi acuan agar bisa menjaga pola hidup menjadi lebih sehat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *