Dampak Yang Biasa Terjadi Serelah Operasi Tiroid

Gangguan Tiroid termasuk kondisi dumana Tiroid yang merupakan salah satu kelenjar endokrin dalam tubuh mengalami gangguan dalam fungsinya. Fungsi dari Tiroid sendiri cukup penting, diantaranya membantu pembakaran energi, penyusunan protein, dan metabolisme dalam tubuh. Gangguan Hipertiroid terjadi akibat Tiroid yang memproduksi hormon secara berlebih. Pada umumnya, kondisi yang dialami penderita gangguan Tiroid akan terlihat pada lehernya dimana kelenjar tiroid berada mengalami benjolan (pembengkakan).

Dampak Yang Biasa Terjadi Serelah Operasi Tiroid

Pada pasien penderita Tiroid. biasanya mereka mengalami beberapa gejala diantaranya berat badan yang naik atau turun drastis, leher bengkak, rambut rontok, siklus menstruasi terganggu, seringmerasa lelah, dan gangguan pencernaaan. Perubahan suasana hati dan emosi juga ternyata bisa termasuk dari salah satu gejalanya.

Untuk mengatasi gangguan Tiroid biasanay dokter akan membantu mengatasinya melalui tindakan operasi. Operasi yang dilakukan ini dilakukan oleh tim medis agar penderita tidak mengalami pembengkakan (benjolan) di leher yang semakin parah, dan nantinya membuat penderitanya mengalami kesulitan untuk bernapas. Namun, dalam hal ini tindakan operasi untuk mengatasi Tiroid bermasalahpun tak urung bebas dari dampak dan resiko yang terjadi pada pasien. Dan berikut ini adalah Dampak Yang Biasa Terjadi Serelah Operasi Tiroid.

  • Mengalami gangguan saraf.

Operasi Tiroid memungkinkan terjadinya gangguan saraf yang ada di sekitaran kelenjar tiroid. Salah satu saraf yang biasanya mengalami gangguan adalah saraf yang berkaitan dengan pita suara.

  • Infeksi dan Pendarahan.

Infeksi dan pendarahan merupakan 2 hal yang sebisa mungkin dihindari selama operasi tiroid. Kesterilan alat medis adalah kunci utama untuk menghindarkan infeksi. Infeksi dapat menyebabkan pendarahan pada luka bekas operasi dan penyembuhannya akan semakin lama. Penyembuhan luka dapat didukung dengan makanan yang cepat menyembuhkan luka operasi.

  • Perubahan Suara.

Di antara bagian bawah kelenjar tiroid dan saluran nafas, terdapat saraf nerves reccurens laryngeus. Saraf inilah yang berfungsi sebagai pengatur pergerakan pita suara. Jika saraf ini terpotong atau terikat, maka efeknya berakibat pada perubahan suara seperti suara serak atau suara hilang.

  • Tersumbatnya jalan nafas.

Gangguan pasca operasi lainnya adalah terjadinya penyumbatan nafas. Penyumbatan nafas ini adalah dampak lanjutan dari terjadinya pendarahan. Jika ini terjadi maka harus ada tindakan lain untuk memperlancar jalan nafas.

  • Hipoparatiroid dan Hipotiroid.

Hipoparatiroid adalah kondisi ketidakseimbangan kalsium dan fosfat yang diakibatkan kurangnya hormon paratiroid. Kondisi hipoparatiroid disebabkan oleh adanya gangguan di belakang kelenjar tiroid. Selanjutnya akan terjadi hipotiroid dan berdampak pada menurunnya kadar kalsium dalam darah.

Efek samping lain yang dapat muncul setelah menjalani operasi Tiroid adalah :

  • Detak jantung yang cepat.
  • Kegugupan.
  • Tubuh terasa lemas kurang stamina.
  • Sakit kepala.
  • Sakit di dada.
  • Berat badan menurun.

Efek samping diatas harus segera dikonsultasikan dengan dokter agar ada penanganan lebih lanjut.

Baca juga :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *