Deteksi Dini Gejala Dari Gangguan Usus Buntu

Seseorang bisa divonis menderita penyakit tertentu saat sudah pasti mengalami beberapa gejala-gejala yang dapat dicirikan sebagai tanda penyakit tertentu. Begitupun dengan gangguan penyakit usus buntu, dimana gangguan usus buntu cukup sering terjadi di masyarakat. Maka dari itu, dengan kondisi ini Anda diharapkan mengetahui bagaimana tanda awal dari gejala usus buntu yang muncul serta dirasakan langsung oleh penderitanya.

Deteksi Dini Gejala Dari Gangguan Usus Buntu

Hal ini semerta-merta terkait dengan gejala usus buntu yang cukup umum dan serupa sakit perut melilit biasa. Namun, tentu saja ada perbedaan yang harus Anda ketahui jika gejala ini terjadi. Jika gejala usus buntu kemudian terabaikan, dampaknya cukup fatal. Kondisi yang membuat gangguan pada usus buntu semakin parah, penderita akan mengalami rasa sakit yang luar biasa hingga harus dilarikan kerumah sakit untuk selanjutnya dilakukan tindakan operasi. Sebelum semua kondisi ini terjadi, ada baiknya Anda mengetahui beberapa gejala awal pendeteksi seseorang terkena usus buntu, diantaranya :

1. Mengalami sakit pada area pusar.

Usus buntu dapat diawali dengan gejala rasa sakit yang ditimbulkan pada bagian bawah pusar atau perasaan kurang nyaman lainnya. Kemudian perasaan kurang nyaman inipun berpindah pada bagian bawah perut secara perlahan.

2. Demam.

Tak hanya perasaan sakit yang dirasakan pada bagian perut tetapi juga timbul gejala lain yaitu demam, jika keadaan semakin buruk gejala demam akan bertambah tinggi pula.

3. Diare.

Diare menjadi salah satu ciri-ciri usus buntu, dari banyak yang mengalami usus buntu diare dan sakit perut menjadi salahsatu cirinya, segera konsultasikan dan memeriksakan diri pada dokter terdekat.

4. Merasakan sakit di bagian perut.

Salah satu cara sederhana yang bisa dilakukan untuk memeriksa apakah terkena sakit usus buntu atau tidak bisa dengan menekan bagian bawah kanan perut Anda. Apabila setelah ditekan terasa sakit pada bagian tersebut segera periksa ke klinik kesehatan terdekat untuk melakukan konsultasi dan pemeriksaan karena bisa saja ini merupakan tanda gejala usus buntu pecah.

5. Merasakan sakit yang semakin bertambah.

Pada saat awal terjadi, gejala sakit akan terasa biasa saja dan tidak berdampak begitu besar pada tubuh namun dalam beberapa jam kemudian rasa sakit akan bertambah dan semakin bertambah sehingga penderita akan sulit melakukan aktivitas jika berada dalam keadaan ini.

6. Mengalami mual hingga muntah.

Gejala yang sepertinya ringan bisa saka terjadi seperti mesakan mual dan muntah, namun jika mual dan muntah tersebut terjadi dalam waktu yang cukup lama seperti 12 jam belum berhenti juga maka sebaiknya penderita langsung dibawa ke dokter untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

7. Sering buang gas dan perut terasa kembung.

Gejala usus buntu selanjutnya yaitu buang gas secara sering dan juga kembung, gejala ini sepertinya nampak biasa saja namun jika disertai dengan rasasakit pada bagian perut bagian bawah penderita sebaiknya langsung berkonsultasi dengan dokter untuk dipastikan apakan usus buntu atau bukan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *