Hati-hati Obat Kolesterol Berefek Samping Membuat Pikun

Kita semua tentu mengetahui bahwa ketika seseorang mulai menapaki usia pertengahan, ada banya ksekali penyakit yang dengan mudahnya menghampiri. Penyakit-penyakit tersebut bisa dikategorikan sebagai penyakit degeneratif dikarenakan muncul akibat pertambahan usia. Salah satunya adalah kolesterol tinggi atau Hyperlipidemia.

Hati-hati Obat Kolesterol Berefek Samping Membuat Pikun

Untuk pengobatan kolesterol biasanya digunakan obat-obatan penurun kolesterol yang dikenal sebagai lipitor. Golongan obat yang sering dipakai adalah golongan simvastatin. Jenis golongan statin memang sudah sering dipakai dan digunakan sebagai penurun kadar kolesterol di insdustri farmasi. Dalam pemakaiannya pun orang-orang tidak terlalu mempermasalahkannya karena harganya juga tidak terlalu mahal.

Namun yang jadi pertanyaan apakah obat tersebut tidak membahayakan bahkan jika dikonsumsi dalam waktu lama? Hal ini telah terjawab berdasarkan penemuan efek samping obat Lipitor yang dilaporkan oleh dokter Duane Graveline, dokter penerbang Angkatan Udara AS, mantan astronot NASA, dari pengalaman pribadi memakai Lipitor.

Pada suatu pagi setelah pulang dari berolahraga di sebuah taman, dokter Graveline berjalan berputar-putar di sekitar rumahnya seperti orang linglung. Istri yang menghampirinya sambil membawa kue dan segelas susu, bahkan juga tak dikenalinya. Ajakan untuk masuk ke dalam rumah juga ditampiknya, karena dia tak mengenali rumahnya sendiri. Pikiran kosong ini berlangsung selama enam jam dan kondisi ini didiagnosa sebagai ‘transient global amnesia’ (TGA). Meskipun sifatnya transient (sementara), penderita ini memang benar-benar nampak ‘bodoh’, karena fungsi kognitif (pengetahuan) tiba-tiba lenyap mundur sampai berpuluh tahun. Walaupun pada saat itu belum ada kajian ilmiah yang mendukung kecurigaan bahwa Lipitor menyebabkan pikun sementara, dokter Graveline menghentikan pemakaian obat penurun kolesterol ini. Setahun kemudian, setelah melaksanakan cek rutin kesehatan, dia kembali disarankan untuk memakai atorvastatin (Lipitor) ini. Dan setelah 6 minggu setelah pemakaian obat ini, dia kembali mendapat serangan TGA, yang kali ini berlangsung selama 12 jam. Dia mengalami kekosongan memori sampai berpuluh tahun ke belakang (retrograde memory loss), sehingga tak mengenali istrinya, keempat anaknya, masa waktu dia bekerja di NASA, juga masa waktu dia kuliah di fakultas kedokteran.

Lainnya : Jenis Makanan Yang Membantu Menurunkan Kolesterol Jahat

Hati-hati Obat Kolesterol Berefek Samping Membuat Pikun |

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *