Jenis-jenis Penyakit Yang Terjadi Saat Musim Dingin

Musim dingin yang terjadi saat curah hujan cukup sering turun di Indonesia, membuat sebagian orang kedinginan akibat suhu yang rendah. Cuaca seperti ini tidak hanya membuat badan menggigil saja, namun yang perlu di waspadai tidak lain adalah ancaman penyakit yang lebih mudah menyerang saat tubuh dan cuaca tidak bersahabat.

Jenis-jenis Penyakit Yang Terjadi Saat Musim Dingin

Jenis-jenis Penyakit Yang Terjadi Saat Musim Dingin yang dikhawatirkan dapat menyerang Anda atau kerabat, diantaranya :

1. Serangan jantung.

Risiko serangan jantung ternyata mengalami peningkatan pada cuaca dingin. Hal ini diyakini dengan kekentalan darah cenderung meningkat sehingga tekanannya ikut naik. Bahkan, bukan cuma kasusnya, risiko kematian yang diakibatkan olehnya juga mengalami peningkatan. Mengenai penyebabnya sendiri, tidak semua ahli sepakat bahwa hal tersebut terjadi langsung oleh suhu dingin. Penelitian terbaru menyatakan bahwa suhu dingin meningkatkan risiko depresi yang membuat orang lupa menjaga kesehatannya.

2. Flu dan pilek.

Sama halnya dengan cuaca terik, cuaca dingin juga bisa membuat daya tahan tubuh melemah sehingga lebih rentan terhadap infeksi kuman. Karena itu, virus flu maupun kuman lainnya mudah sekali menyerang saluran napas pada musim hujan saat temperatur udara cenderung dingin.

3. Diare.

Secara langsung, cuaca dingin juga memicu seseorang mengalami diare yang sifatnya spesifik atau dipicu oleh infeksi kuman. Akan tetapi, karena cuaca dingin sering muncul pada musim hujan ketika sering terjadi banjir, maka kualitas air dan kebersihan yang buruk sangat mungkin untuk memicu infeksi saluran pencernaan. Oleh karena itu, terkadang diare muncul pada musim hujan ketika cuacanya cenderung dingin.

4. Asma.

Awal-awal musim hujan merupakan saat-saat paling rentan terhadap serangan asma mengingat suhunya tidak menentu dan cenderung sangat dingin. Di beberapa rumah sakit di Indonesia, angka kekambuhan asma terbukti mengalami peningkatan pada musim-musim dengan curah hujan tinggi.

5. Depresi.

Tidak berlebihan saat seseorang mendadak sedih ketika turun hujan, sebab cuaca dingin ternyata dapat memicu seasonal affective disorder (SAD) atau gangguan mood musiman. Selain memicu depresi kalau tidak tertangani, SAD juga membawa risiko lain berupa peningkatan berat badan karena nafsu makan cenderung meningkat saat badmood.

Baca juga :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *