Jenis Penyakit Yang Membuat Berat Badan Turun Drastis

Obat QnC Jelly Gamat Khasiat Alami,- Adalah hal yang wajar saat seseorang sakit dalam jangka waktu yang bisa dibilang lama, mengalami penurunan berat badan. Hal ini bisa terjadi akibat penderita selama sakit mengalami penurunan nafsu makan. Namun tidak hanya itu, ternyata ada beberapa jenis penyakit yang justru membuat tubuh mengalami penurunan berat badan yang drastis.

Jenis Penyakit Yang Membuat Berat Badan Turun Drastis

Seperti yang dikatakan oleh seorang ahli endokrinologi di University of Pennsylvania, saat seseorang mengalami kehilangan berat badan besar tanpa alasan yang jelas patut untuk diwaspadai. Hal ini dikarenakan mengacu pada jenis penyakit tertentu. Dan berikut ini adalah beberapa diantaranya :

1. Adanya gangguan Tiroid.

Penurunan berat badan menjadi salah satu gejala umum dari penyakit Hipertiroid (tiroid yang terlalu aktif). Kondisi seperti perasaan selalu lapar atapun detak jantung yang berdebar-debar, mengalami gangguan tidur serta merasa panas sepanjang waktu bisa jadi gejala tiroid terlalu aktif.

2. Diabetes.

Pada tahapan awal penyakit Diabetes menyebabkan penderitanya mengalami penurunan berat badan. Rasa haus berlebihan dan sering buang air kecil bisa jadi pertanda Diabetes. Tubuh penderita Diabetes akan mengeluarkan glukosa lewat urine akibat dari tubuhnya sendiri yang tidak dapat menyerapnya dan hal inilah yang mendorong rasa haus berlebihan. Diabetes juga menyebabkan tubuh menghisap makanan dari otot-otot Anda yang memicu penurunan berat badan yang drastis.

3. Masalah kesehatan pada usus.

Akibat adanya gangguan autoimun yang terkait dengan gluten seperti celiac, menjadi salah satu penyebab berat badan turun secara drastis. Umumnya penyakit juga terjadi disertai gejala masalah pencernaan seperti diare. Masalah di Pankreas yang menghasilkan enzim pembantu pencernaan juga dapat menyebabkan berat badan menjadi turun.

4. Radang sendi Rheumatoid arthritis.

Peradangan seperti radang sendi serta beberapa jenis dari infeksi juga menyebabkan penderitanya mengalami penurunan nafsu makan sehingga menyebabkan berat badannya turun. Kondisi ini mau tidak mau menyebabkan peradangan pada usus sehingga dapat mengganggu penyerapan gizi dan kenaikan berat badan.

4. Depresi.

Depresi pada umumnya membawa dampak pada penurunan berat badan. Dalam banyak kasus, orang-orang tidak menyadari kehilangan berat badan karena mereka terjebak dalam situasi yang membuat mereka depresi. Selain itu, perasaan menjadi lebih sensitif, lekas marah, bingung serta gangguan tidur juga terjadi pada mereka yang mengalami depresi.

5. Kanker.

Sebagian jenis kanker dan tumor yang lokasinya berada di perut atau usus, menyebabkan masalah peradangan atau malabsorpsi yang mnegacu pada penurunan berat badan. Selain itu, ada tumor di esofagus (yang menghubungkan tenggorokan dan perut) juga membuat Anda kesulitan menelan.

Semoga informasi diatas bermanfaat, salam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *