Macam-macam Jenis Salep Untuk Mengatasi Luka Bakar

Jika Anda memiliki luka bakar yang terjadi akibat kondisi-kondisi seperti kecelakaan tersiram air panas/minyak panas, akibat knalpot, setrika, kembang api dan masih banyak lagi. Seperti apapun penyebab dari munculnya luka bakar, luka tersebut tidak boleh hanya dibiarkan, segera diobati agar luka tidak terinfeksi dan akhirnya luka sulit untuk sembuh dan mengering.

Macam-macam Jenis Salep Untuk Mengatasi Luka Bakar

Untuk mengatasi luka bakar tersebut, salah satu cara mengobatinya adalah dengan penggunaan salep luka bakar. Nah, beberapa salep dibawah ini bisa jadi rekomendasi untuk Anda atau keluarga / kerabat siapapun yang mengalami luka bakar, beserta manfaatnya.

1. Bacitracin. Merupakan jenis salep untuk mencegah dan menangani infeksi kulit ringan yang disebabkan oleh luka seperti goresan, dan luka bakar. Salep jenis ini bisa ditemukan di pasaran (apotek lingkungan Anda), dan penggunaannya pun bisa tanpa resep dokter. Akan tetapi jika luka bakar tersebut terdapat di area yang luas, salep ini tidak boleh digunakan. Salep ini hanya bisa digunakan sebagai pencegah, dan mengobati infeksi kulit yang terjadi akibat bakteri saja. Sedangkan jika luka infeksi terjadi akibat jamur maupun virus, tidak dapat ditangani dengan Bacitracin.

2. Salep luka bakar Silver sulfadiazine. Salep jenis ini bermanfaat dalam mengobati serta mencegah luka bakar pada keparahan tingkat 2 atau 3. Efek dari penggunaan salep tersebut menyebabkan kulit yang dioles, menjadi lebih sensitif jika terpapar sinar matahari. Maka dari itu sebaiknya saat menggunakan salep ini, lindungi bagian kulit yang telah dioles dengan penutup.

3. Krim atau salep lidah buaya alami. Salep ini bermanfaat sebagai salep untuk obat luka bakar tingkat 2. Menurut penelitian bahkan disebutkan bahwa salep lidah buaya ini lebih baik dalam memulihkan luka dibandingkan salep silver sulfadiazine. Luka bakar yang dioles dengan salep lidah buaya rata-rata sembuh dalam waktu kurang dari 16 hari, sedangkan luka yang ditangani dengan salep Silver sulfadiazine sembuh dalam waktu 19 hari.

4. Mafenide acetate. Salep lainnya yang bisa digunakan untuk mengobati luka bakar. Salep / krim Mafenide acetate biasanya digunakan sebagai kombinasi obat lainnya. Salep ini juga berfungsi untuk mengatasi bakteri serta mengurangi resiko bakteri tersebut menyebar ke kulit di sekitarnya, atau bahkan menyebar kedalam darah. Obat salep Mafenide biasanya sangat berguna sebagai obat untuk mengatasi infeksi luka bakar parah pada tingkat ketiga.

Selain salep-salep diatas, bahan alami yang bisa Anda gunakan untuk mengobati luka bakar adalah dengan Madu dan teripang emas ekstrak. Madu sendiri sudah diketahui  bahwa manfaatnya sangat luar biasa untuk kesehatan. Madu bahkan dapat meningkatkan waktu penyembuhan lebih cepat, dalam pengobatan luka bakar tingkat 1 dan dua dibandingkan dengan salep-salep diatas. Namun untuk pengobatan luka ketiga, Madu tidak bekerja optimal. Nah untuk itu, pengobatan luka bakar pada tingkat ketiga saya rekomendaiskan dengan teripang emas ekstrak.

Jika teripang emas ekstrak sulit untuk didapat, atau Anda tidak mengetahui bagaimana cara mendapatkannya serta mengolahnya tidak perlu khawatir. Karena kini, teripang emas ekstrak murni bisa didapatkan dengan praktis dan mudah, juga dikemas rapi dalam kemasan higienis sebanyak 300ml dalam QnC Jelly Gamat.

Macam-macam Jenis Salep Untuk Mengatasi Luka Bakar

Keterangan : QnC Jelly Gamat Original, 300ml.
Harga : Rp. 155.000,-
LEGAL DEPKES dan HALAL dari Majelis Ulama Indonesia.

Testimoni.

Macam-macam Jenis Salep Untuk Mengatasi Luka Bakar Macam-macam Jenis Salep Untuk Mengatasi Luka Bakar

  • Pesan sekarang juga, pemesanan 1 botol kirim barang dulu, barang sampai baru bayar!
  • Pesan 2 botol, dapat potongan harga sebesar Rp. 5.000,- (berlaku kelipatan).

Informasi pemesanan silahkan cek
[[ CARA PESAN QNC JELLY GAMAT ]].

Semoga bermanfaat, dan lekas sembuh. Salam!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *