Makanan Dan Minuman Yang Sebaiknya Dihindari Saat Batuk

Batuk termasuk masalah kesehatan yang dapat terjadi pada siapapun. Selain itu, batuk bisa menyerang pada pergantian musim, musim hujan, dan saat seseorang terkena alergi karena sesuatu. Batuk sebenarnya bukan penyakit, melainkan adalah gejala dari suatu penyakit.

Makanan Dan Minuman Yang Sebaiknya Dihindari Saat Batuk

Menurut situs klikdokter disebutkan jika batuk adalah mekanisme alami tubuh untuk membersihkan serta mengeluarkan benda asing dari dalam saluran pernapasan. Bahkan, batuk juga dikatakan sebagai reaksi alami saluran pernapasan yang mengalami iritasi baik akibat infeksi maupun alergi.

Berdasarkan keluhan yang sering terjadi akibat batuk, batuk dibedakan kedalam 2 jenis. Pertama adalah batuk produktif, dan kedua adalah batuk non-produktif.

Batuk produktif, merupakan jenis batuk yang menghasilkan lendir (dahak). Sedangkan, batuk non-produktif adalah batuk kering yang tidak menghasilkan dahak dengan gejala tenggorokan gatal.

Secara umum, mengatasi batuk adalah dengan minum obat yang sesuai dengan jenis batuk yang dialami. Yang terpenting lagi, yaitu penderita batuk harus memperhatikan asupan makanan dan minuman apa yang dikonsumsi saat tengah batuk agar batuk tidak semakin memburuk.

Berikut ini adalah beberapa contoh dari Makanan Dan Minuman Yang Sebaiknya Dihindari Saat Batuk.

1. Makanan pencetus alergi.

Batuk dapat menjadi salah satu gejala dari gangguan penyakit asma yang dihubungkan dengan faktor alergi pada seseorang. Di beberapa kasus, keparahan gejala asma berhubungan dengan makanan dan minuman pencetus alergi. Adapun sebagian besar dari makanan dan minuman yang perlu dihindari jika batuk Anda memang disebabkan asma, di antaranya: susu sapi, ikan, telur, dan kacang-kacangan.

2. Minuman berkafein.

Kafein adalah zat yang bersifat diuretik, sehingga akan merangsang pembentukan dan pengeluaran urin. Kondisi ini juga ternyata turut meningkatkan jumlah cairan yang keluar dari dalam tubuh. Semakin banyak cairan yang keluar, tubuh akan kekurangan cairan, termasuk tenggorokan. Dan pada akhirnya, tenggorokan Anda akan terasa semakin kering ketika sedang batuk. Selain itu, batuk yang dicetuskan oleh penyakit gastroesophageal reflux disease (GERD), kafein harus dihindari sama sekali. Ini karena zat tersebut dapat merangsang pembentukan asam lambung menjadi semakin banyak. Contoh minuman yang mengandung kafein di dalamnya, misalnya kopi, teh, minuman berenergi, dan minuman bersoda.

3. Makanan yang digoreng.

Saat Anda sedang dilanda batuk kering, sebaiknya hindari konsumsi makanan yang digoreng. Hal ini dikarenakan makanan tersebut bisa menyebabkan tenggorokan menjadi semakin kering, tidak nyaman dan membuat sakit. Tidak hanya itu saja, makanan yang digoreng dapat merangsang frekuensi batuk, pembentukan lendir dan menganggu rambut pembersih di tenggorokan, karena mengandung banyak minyak. Alhasil, dengan makan gorengan, batuk yang Anda alami akan menjadi semakin parah.

4. Susu dan produk olahan susu.

Susu dan produk olahan susu dipercaya dapat merangsang pembentukan dahak di saluran pernapasan. Faktanya, protein pada susu juga dapat merangsang pembentukan lendir di saluran pencernaan saat sedang dikonsumsi. Jika yang Anda alami adalah batuk yang produktif, sebaiknya hindarilah asupan seperti susu beserta produk olahan yang berasal dari susu. Banyaknya lendir atau dahak yang terbentuk di saluran pernafasan, tentu dapat semakin merangsang batuk menjadi lebih sering.

Semoga bermanfaat, salam.

Posted by Obat QnC Jelly Gamat Khasiat Alami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.