Mengenali 3 Penyebab Penyakit Lupus

Lupus, mungkin akrab di telinga kita tapi apakah Anda tahu jika penyakit Lupus termasuk penyakit autoimun?

Mengenali 3 Penyebab Penyakit Lupus

Penyakit lupus adalah keadaan di mana tubuh Anda memproduksi antibodi secara berlebih. Imun antibodi yang harusnya melindungi tubuh dari serangan penyakit ini, karena jumlahnya yang terus bertambah / berlebih, justru berbalik menyerang tubuh Anda. Antibodi dalam tubuh, tidak bisa membedakan mana sel baik dan mana sel jahat yang harus diserang.

Ada banyak hal yang diduga para ahli menjadi penyebab lupus terjadi. Salah satu diantaranya adalah faktor genetik. Dugaan lain yang berasal dari para ahli adalah, lupus muncul dari kombinasi genetika dan lingkungan. Contohnya, saat seseorang memang telah memiliki keturunan lupus, lalu tempat yang ia tinggali dalam kondisi yang buruk maka bukan tidak mungkin resiko terjadi lupus semakin besar. Dalam banyak kasus, penyakit lupus tidak diketahui penyebabnya, namun ada sebagian dari hal-hal yang ada dan umum, menjadi pemicu terjadi lupus, diantaranya :

Sinar matahari; paparan sinar matahari dapat menyebabkan lesi pada kulit yang bisa memicu lupis akibat organ atau sel dalam tubuh yang rentan.
Obat-obatan; beberapa jenis obat anti-kejang, obat tekanan darah, hingga antibiotik, dapat memicu munculnya lupus saat mereka berhenti minum obat.

Dan berikut adalah 3 penyebab pasti dari Lupus seperti dalam data medis.

1. Faktor genetik.

Dalam penelitian oleh John Hopkins Center, mengungkap jika memang lupus muncul dari adanya hubungan antara gen keluarga dengan penderita. Keberadaan penderita lupus dalam sebuah keluarga dinilai bisa meningkatkan kecenderungan penyakit lupus pada anggota keluarga lain.

Selain itu, dengan adanya gen yang memicu berkembangnya suatu penyakit, bukan berarti orang tersebut juga dapat langsung terkena atau dapat mewariskan penyakit lupus. Di lain hal, para peneliti meyakini jika penyebab lupus masih ada kaitannya dengan kondisi lingkungan yang buruk.

2. Hormon.

Pada wanita, lupus 9 kali lebih beresiko dibandingkan pria. Hal ini dapat dijelaskan melalui hormon yang dihasilkan oleh sistem kekebalan tubuh baik pria maupun wnaita. Dari keduanya jelas, ada perbedaan dalam aspek-aspek tertentu seperti halnya hormon seksualitas.

Pada tubuh wanita, diketahui jika tubuhnya menghasilkan serta menggunakan hormon estrogen lebih banyak, sementara tubuh laki-laki lebih bergantung pada hormon yang disebut androgen. Estrogen dikenal sebagai hormon “ immuno-enhancing “, artinya wanita memiliki sistem kekebalan tubuh lebih kuat dibandingkan dengan pria, mengingat kebutuhan evolusioner bagi wanita untuk bertahan hidup, berperan melahirkan, serta mengasuh anak-anak mereka. Namun akibatnya, saat sistem imun ini berbalik menyerang tubuh, wanita akan lebih mudah mengalami penyakit autoimun.

3. Lingkungan.

Dan yang ketiga, adalah faktor lingkungan. Faktor penyebab ketiga ini dikaitkan menjadi salah satu penyebab lupus sebab ada keterkaitan antara lupus dengan beragam racun yang berasal dari lingkungan. Seperti asap rokok, merkuri dan gel natrium silika. Virus herpes zpster dan sitomegalovirus juga dipercaya bisa menjadi penyebab munculnya lupus pada seseorang.

Virus herpes zoster (virus yang menyebabkan herpes zoster), dan sitomegalovirus digadang-gadang juga menjadi salah satu penyebab seseorang terkena lupus.

HIngga sampai saat ini, para ahli di bidangnya belum mengetahui tentang apakah ada atau tidaknya pengobatan lupus yang dapat menyembuhkan secara total. Namun beberapa perawatan dari gejala dan mengurangi rasa sakit yang ditimbulkan bisa dilakukan dengan cara-cara seperti tetap menjaga gaya hidup, mencegah kemunculan dari gejala lupus, mengurangi efek bengkak dan nyeri, menenangkan sistem kekebalan tubuh dan mengurangi sampai mencegah rerjadinya kerusakan sendi.

Posted by Obat QnC Jelly Gamat Khasiat Alami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *