Penanganan Tepat Untuk Mengatasi Cacar Pada Orang Dewasa

Penyakit cacar air adalah salah satu penyakit yang cukup sering ditemukan kasusnya di masyarakat. Penyakit ini adalah sejenis infeksi yang disebabkan oleh virus Varicella zoster. Kuman tersebut terdapat pada air ludah dan bintik kemerahan di tubuh penderitanya. Jika penderita cacar air berinteraksi dengan orang sehat yang belum pernah vaksinasi cacar air atau mengalami cacar air, maka orang sehat tersebut besar kemungkinan dapat dengan mudah terinfeksi cacar air.

Penanganan Tepat Untuk Mengatasi Cacar Pada Orang Dewasa

Gejala yang dirasakan penderita cacar air diantaranya adalah demam biasa, batuk dan pilek, nyeri sendi dan sakit kepala, juga ruam kemerahan. Ruam kemerahan ini dapat muncul di hari ke 3, mulai dari wajah lalu menyebar ke seluruh badan. Setelah itu, ruam tersebut akan berubah menjadi bintik berisi cairan. Di hari ke 6 dan seterusnya, ruam kemerahan akan mulai mengering dan membentuk keropeng (krusta).

Pada orang dewasa yang mengalami cacar, kondisi ini bisa disertai dengan komplikasi yang lebih berat. Berbeda dengan anak-anak yang biasanya hanya mengalami gejala ringan, cacar air pada orang dewasa biasanya menunjukkan tanda dan gejala klinis yang lebih berat seperti infeksi paru, meningitis, radang jaringan otak, infeksi darah yang berat (sepsis), kejang, hingga penurunan kesadaran.

Berikut adalah Penanganan Tepat Untuk Mengatasi Cacar Pada Orang Dewasa.

Beberapa hal dibawah ini penting diperhatikan.

— Antipiretik atau penurun demam.

Penurun demam diberikan saat pasien mengalami nyeri dan demam. Golongan obat yang diberikan adalah obat yang mengandung asetaminofen. Obat demam ini biasa diberikan jika suhu tubuh lebih dari 37.5 derajat celsius. Jika demam berkepanjangan dan kondisi tubuh semakin lemah, Anda sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter.

— Cairan.

Saat tubuh mengalami infeksi, maka tubuh akan kehilangan banyak cairan. Terutama saat fase demam dan saat ruam kemerahan mulai muncul. Untuk itu, setiap pasien cacar air harus dipastikan mendapat cairan yang cukup. Pasien cacar air disarankan untuk minum air putih 2-3 liter perhari. Akan tetapi, jika sudah ada tanda dehidrasi atau kekurangan cairan seperti jumlah buang air kecil berkurang, tangan dan kaki teraba dingin, maka dokter akan mempertimbangan pemberian cairan melalui infus.

— Penanganan ruam kemerahan dengan tepat.

Ruam kemerahan pada cacar air memang terasa sangat gatal, sehingga penderita sering kali menggaruknya. Namun perlu Anda ketahui jika garukan justru dapat menyebabkan infeksi bakteri dan memperburuk kondisi cacar air. Untuk mengurangi gatal, Anda dapat mengompres dingin, atau menggunakan losion berbahan kalamin.

— Antivirus.

Obat antivirus diperlukan seperti asiklovir paling efektif jika diberikan 24 jam, setelah muncul bintik kemerahan.

Anggapan bahwa setiap orang mengalami cacar air sekali seumur hidupnya, sebenarnya penyakit ini bisa dicegah dengan vaksinasi. Vaksin cacar air dapat bisa diberikan sejak anak usia di atas satu tahun, sebanyak satu kali. Untuk usia di atas 13 tahun dan orang dewasa, vaksin dapat diberikan sebanyak dua kali dengan interval waktu 4-8 minggu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.