Pentingnya Lakukan Tes Kesehatan Sebelum Puasa

Melakukan cek atau tes kesehatan perlu dilakukan sebagai pantauan jika kondisi kesehatan kita dalam keadaan baik-baik saja, atau sebaliknya. Jika sebaliknya, tentu penanganan juga akan dilakukan lebih cepat.

Pentingnya Lakukan Tes Kesehatan Sebelum Puasa

Karena bulan puasa (Ramadhan) semakin dekat, Anda juga perlu memastikan bagaimana kondisi tubuh Anda sekarang. Dengan melakukan tes kesehatan, nantinya Anda akan mengetahui seberapa sehat diri Anda, khususnya kesiapan dalam menjalani puasa untuk 30 hari kedepan.

Ada beberapa kategori orang yang tidak boleh berpuasa, diantaranya adalah :
  • Pasien dalam perawatan rumah sakit dan dalam keadaan diinfus, baik cairan maupun makanan, serta pasien yang sedang menerima transfusi darah.
  • Seseorang yang tengah mengalami infeksi akut, misalnya radang tenggorokan berat, demam tinggi, diare akut, serta mual dan muntah.
  • Seseorang yang memiliki migrain atau vertigo, dimana kondisi sakitnya akan bertambah buruk jika ia tidak makan atau minum obat.
  • Mereka yang memiliki gangguan pernapasan akut seperti asma atau penyakit paru obstruksi kronis.
  • Pasien gagal jantung.
  • Mereka yang sedang mengalami sakit mag akut, dan bisa muntah hebat dan nyeri hingga mengeluarkan keringat dingin.
  • Pasien kanker yang sedang dalam pengobatan atau yang belum diobati.
  • Pasien dengan gangguan liver kronis lanjut.
  • Pasien dengan gagal ginjal kronis yang sedang menjalani cuci darah atau petroneal dialisis.
  • Pasien penderita Diabetes yang gula darahnya belum terkontrol atau kalaupun terkontrol kebutuhan insulinnya masih tinggi, yaitu lebih dari 30 U per hari.
  • Usia lanjut yang menderita pikun (Alzheimer). (klikdokter).

Dengan melakukan tes / cek kesehatan atau medical check-up memiliki variasi pemeriksaan. Menurut dr. Fiona Amelia, MPH, seperti dikutip dari KlikDokter, hal ini terjadi karena tidak semua jenis penyakit dapat ditemukan dalam satu tes yang bersamaan.

Panel pemeriksaan tes kesehatan dasar biasanya mencakup antara pemeriksaan darah, analisis urine, rekam jantung, dan rontgen dada. Hasil dari keempat pemeriksaan ini biasanya cukup untuk menyaring penyakit-penyakit yang sering ditemui, seperti infeksi tuberkulosis, darah tinggi, diabetes, kolesterol, penyakit hati, ginjal, dan jantung. Jika dari hasil cek kesehatan ada gangguan tertentu, barulah dilakukan pemeriksaan lanjutan oleh pihak medis. Konsultasikan lagi dengan dokter, apakah Anda masih bisa berpuasa dengan kondisi kesehatan tertentu yang kini sedang dialami.

Pentingnya Lakukan Tes Kesehatan Sebelum Puasa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *