Jenis-jenis Penyakit Yang Ditandai Dengan Kesemutan

Kesemutan seringkali dianggap sebagai penyakit sepele, namun saatnya Anda tidak boleh berdiam dan mengabaikan jika kesemutan mulai makin sering terjadi.

Jenis-jenis Penyakit Yang Ditandai Dengan Kesemutan

Dalam informasi yang beredar di dunia kesehatan, serta forum-forum kesehatan di dunia maya, penyebab seringnya kesemutan bisa jadi tanda adanya penyakit. Misalnya saja Paresthesia. Paresthesia digambarkan sebagai kesemutan kronis dan bisa jadi tanda dari trauma kerusakan saraf. Akibat dari gangguan tersebut akhirnya mempengaruhi sistem saraf pusat dan memicu stroke, stroke ringan, multiple sklerosis, mielitis transversa, danensefalitis.

Selain itu, kesemutan juga mengindikasikan adanya gangguan kesehatan seperti Diabetes, Hipertensi, Saraf Kejepit, adanya gangguan di pembuluh darah, dan gangguan darah.

Selain itu, ternyata masih banyak Jenis-jenis Penyakit Yang Ditandai Dengan Kesemutan, berikut diantaranya :

— Penyakit jantung.

Salah satu penyakit berbahaya seperti sakit jantung juga mempunyai gejala sepele, seperti kesemutan. Pada pasien sakit jantung yang menjalani operasi pemasangan klep. Terkadang bekuan darah bisa menempel. Nah bekuan inilah yang nantinya akan terbawa aliran darah ke otak sehingga menyebaban serebral embolik.

Jika sumbatan di otak kemudian mengenai daerah yang mengatur sistem sensorik, penderita dapat mengalami kesemutan sebelah. Jika daerah yang mengatur sistem motorik juga terkena, kesemutan akan disertai kelumpuhan.

— Rematik.

Kesemutan atau rasa bebal juga terjadi pada penderita Rematik. Dalam hal ini, saraf terjepit akibat sendi pada engsel, misalnya pada sendi pergelangan tangan yang berubah bentuk. Gejala kesemutan biasanya hilang jika Rematik sembuh.

— Infeksi tulang belakang.

Masalah kesehatan yang terjadi di bagian tulang belakang memang cukup berbahaya karena banyak sekali saraf-saraf yang terhubung disana. Termasuk jika terjadi infeksi tulang belakang. Akibat kondisi ini, justru dapat menyebabkan bagian tubuh dari pusar ke bawah tidak dapat digerakkan. Penderita kemudian tidak dapat mengontrol saat buang air kecil maupun besar. Kondisi ini dinamakan mielitis (radang sumsum tulang belakang). Tingkat kesembuhan tergantung pada kerusakannya. Bisa sembuh sebagian, tetapi ada juga yang lumpuh.

— Spasmofilia (tetani).

Spasmofilia (tetani) merupakan penyakit ini timbul karena kadar ion kalsium dalam darah berkurang. Penyebabnya tidak lain karena menurunnya tegangan karbondioksida pada paru-paru. Gejala lain yang terjadi selain kesemutan adalah kejang pada tungkai, sulit tidur, emosi labil, takut, lemah, sakit kepala sebelah atau migrain, dan hilang kesadaran.

— Guillain-barre Syndrome.

Kesemutan juga merupakan tanda seseorang mengalami Guillain-barre Syndrome. Guillain-barre Syndrome ditandai gejala seperti demam tinggi, batuk, dan sesak napas. Juga diikuti rasa kesemutan dan kebas. Kesemutan biasanya akan terasa di seluruh tubuh, khususnya pada ujung jari kaki dan tangan karena virus menyerang sistem saraf tepi. Jika keadaan itu tidak segera diatasi, serangan akan berlanjut ke organ vital. Akibatnya, penderita merasa sesak napas dan lumpuh di seluruh tubuh.

Sebisa mungkin jika sudah merasakan kesemutan yang terlalu sering, segera lakukan pemeriksaan pada dokter / klinik kesehatan terdekat.

Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *