Penyebab Sakit Perut Setelah Sarapan Pagi

Sarapan penting dan sangat dibutuhkan untuk membantu menjaga berat badan lebih stabil dan lebih berenergi saat beraktivitas untuk beberapa jam kedepan. Namun sayangnya, tidak semua orang menyadari arti penting sarapan, dan justru melewatkannya.

Penyebab Sakit Perut Setelah Sarapan Pagi

Selain alasan malas, atau tidak sempat, ternyata sebagian orang memilih untuk tidak sarapan karena mengeluh sakit perut setelahnya. Lalu, apa yang menjadi penyebab seseorang yang telah sarapan justru mengalami sakit perut?

1. Intoleransi terhadap jenis makanan tertentu.

Intoleransi makanan merupakan penyebab umum sakit perut. Kondisi ini terjadi karena ada masalah pada sistem pencernaan. Misalnya karena tidak mampu mencerna gula atau protein tertentu yang terdapat dalam berbagai jenis makanan. Contoh lainnya adalah intoleransi laktosa terjadi karena usus gagal menghasilkan laktase. Laktase sendiri adalah enzim yang membantu tubuh mencerna laktosa. Hasilnya, Anda mungkin mengalami nyeri bahkan kram perut selama beberapa menit jika nekat mengonsumsi susu. Selain susu, ada berbagai jenis intoleransi makanan lain seperti intoleransi fruktosa dan intoleransi terhadap penyedap atau bahan tambahan pada makanan.

2. Alergi makanan.

Faktor kedua yang bisa jadi penyebab Anda sakit perut setelah sarapan adalah alergi makanan. Berbeda dengan intoleransi makanan, reaksi alergi ini biasanya juga memicu gejala lain di tubuh, seperti gatal, sesak napas, bersin, dan lainnya. Karena itu, Anda perlu menghindari mengonsumsi makanan yang dapat memicu reaksi alergi di setiap waktu makan.

3. Sindrom iritasi usus besar atau irritable bowel syndrome.

Sindrom ini memiliki gejala seperti sakit perut dan perubahan pola buang air besar (entah itu sembelit atau justru diare). Rasa nyeri bisa terjadi di bagian perut mana saja dan biasanya disertai dengan mual dan rasa nyeri di dada. Perut juga sering kembung dan mengeluarkan banyak gas.

Masih belum diketahui tentang apa penyebab jelas dari sindrom ini. Namun, stres dan depresi disebut sebagai satu hal yang dapat memperparah keadaan. Salah memilih makanan juga dapat memicu sindrom iritasi usus besar.

4. Asam lambung.

Memilih makanan yang berat untuk sarapan juga dapat memicu sakit perut. Hal ini dikarenakan kadar asam lambung mengalami pengingkatan saat Anda bangun di pagi hari. Dengan memaksakan makanan dalam jumlah besar saat sarapan, justru dapat membuat nyeri perut semakin hebat. Hal ini terjadi dikarenakan perut juga menghasilkan asam saat makan. Asam tersebut yang terkadang berkolaborasi dengan asam lambung, dan kemudian mengiritasi lapisan perut hingga bagian usus Anda. Untuk menghindarinya, biasakan untuk meminum segelas air putih saat bangun tidur. Air putih akan membantu menetralkan asam, sehingga perut akan lebih siap menerima asupan makanan. Pilih juga makanan yang tidak terlalu berat untuk dicerna usus, namun tetap kaya gizi.

Terkadang, sebagian dari orang-orang yang mengonsumsi susu, buah, dan kafein dalam kopi juga bisa memicu sakit perut, rasa kembung, dan gas berlebih.

Posted by Obat QnC Jelly Gamat Khasiat Alami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *