Pertolongan Pertama Ketika Mengatasi Pendarahan

Apa yang terpikir tentang tiba-tiba saja salah satu keluarga kita mengalami pendarahan. Umumnya pendarahan terbagi kedalam 2 golongan, yaitu pendarahan yang berasal dari pembuluh darah vena, dan pendarahan yang berasal dari pembuluh darah arteri.

Pertolongan Pertama Ketika Mengatasi Pendarahan

Perbedaan keduanya bisa terlihat dari ciri darah yang keluar. Jika pendarahan yang diakibatkan pembulu hdarah vena, maka darah yang akan mengalir berwarna gelap, dan mengalir secara spontan. Sedangkan, pada pendarahan yang berasal dari pembuluh arteri, pendarahan yang terjadi biasanya akibat kondisi yang kritis. Hal ini karena darah yang terpompa keluar dengan kecepatan melebihi rata-rata dan menyebabkan pasien kehilangan banyak darah.

Seperti yang dilansir dari laman doktersehat menyatakan bahwa dalam buku yang bertajuk ‘First Aid, Cara Benar Pertolongan Pertama dan Penanganan Darurat’, dikatakan jika cara Pertolongan Pertama Ketika Mengatasi Pendarahan adalah melakukan penekanan langsung pada daerah yang terluka. Hal tersebut adalah pertolongan pertama yang harus dilakukan untuk menghentikan pendarahan, walaupun menyebabkan rasa sakit yang luar biasa pada bagian tersebut.

Agar tidak salah, Anda dapat mengetahui tentang tata cara melakukan penekanan pada pendarahan dan perhatikan hal-hal berikut ini.

  • Gunakan kain tebal yang bersih atau steril seperti saputangan, potongan handuk atau lembaran kain langsung pada area yang terluka. Lalu tekan secara perlahan dengan telapak tangan Anda. Jika kain tidak ada, gunakan tangan atau jari untuk menekan luka pendarahan.
  • Teruskan menekan dengan tekanan konstan.
  • Jangan sampai melepaskan kain atau tangan Anda yang sedang digunakan untuk menekan luka.
  • Jika darah telah memenuhi kain, sebaiknya tidak dilepas, namun segera tambahkan dengan kain baru dan letakkan di atasnya. Kemudian lanjutkan lagi menahannya dengan menggunakan tangan.
  • Jika perdarahan mulai berkurang, gunakan perban untuk diikatkan pada kain penutup luka.
  • Untuk mengikat perban jangan terlalu kencang untuk menghindari aliran darah arteri terhenti.
  • Usahakan luka pada posisi di atas organ jantung.

Baca juga :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *