Ragam Biota Laut Yang Ternyata Bermanfaat Untuk Kesehatan

Indonesia telah dikenal sebagai salah satu negara dengan hasil laut / biota laut yang kaya dan beragam. Hal tersebut memang tidak perlu diragukan lagi, hingga sampai saat ini, untungnya kesadaran manusia untuk tetap mencintai alam dan membudidayakan biota laut tersebut agar jumlahnya tidak mengalami pengurangan sehingga tetap bisa dinikmati keberadaanya.

Dalam dunia kesehatan, bahan obat yang diperlukan tidak selamanya harus terbuat dari bahan kimia. Alam bisa dimanfaatkan oleh manusia sebagai salah satu sumber obat yang alami, dan karena sifat alami tersebut maka obat yang bersifat ‘Natural’ ini tidak membahayakan mereka yang mengkonsumsinya. Kecuali karena beberapa alasan. Dan ternyata, ada sebuah artikel yang menyatakan bahwa beberapa biota laut yang kita ketahui memiliki manfaat yang luar biasa dalam pengobatan. Berdasarkan hasil survey dinyarakan bahwa setidaknya ada 1.200 spesies baru di lautan Indonesia yang belum dibudidayakan dengan maksimal. Padahal melihat dari jenisnya, beberapa species tersebut berpotensi mempunyai nilai ekonomis yang tinggi serta dapat dikembangkan menjadi sumber pangan penuh gizi, serta bermanfaat untuk membantu menunjang kesehatan lebih baik.

Ragam Biota Laut Yang Ternyata Bermanfaat Untuk Kesehatan

Berikut ini adalah beberapa jenis Biota laut yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber pengobatan dan kesehatan, diantaranya :

1. Invetebrata laut seperti Tridemnum sp, ternyata mengandung bahan aktif B-16 melamona juga M5076 sakorma untuk menyembuhkan penyakit Leukemia. Tempurung  penyu diekstrasi sebagai obat luka dan tetanus. Ekstrak kuda laut untuk obat penenang atau obat tidur, Empedu ikan buntal mengandung senyawa Tetrodoksin yang dapat dimanfaatkan sebagai obat untuk memperbaiki saraf otak yang rusak.

2. Spons dan karang laut (soft coral) memiliki berbagai jenis senyawa bioaktif yang bermanfaat sebagai obat antikanker, antibakteri, antiasma, dan antifouling. Senyawa bioaktif lain dari sponge dan biasa digunakan dalam industri farmasi antara lain bastadin, okadaic acid, dan monoalide.

3. Beberapa jenis mikro algae berpotensi menghasilkan bahan bioaktif, misalnya, Spirulina spp. Mengandung Pycocyanin, Vitamin dan Mineral lengkap, serta kalsium dengan kadar tiga kali lebih tinggi dibanding susu hewani. Spirulina spp. juga mengandung zat besi 3 kali lebih besar dibanding dengan sayuran bayam.

4. Cangkang krustasea seperti yang terdapat pada udang, kepiting, rajungan, dan lobster menjadi khitin dan khitosan yang telah banyak digunakan dalam industri kertas, tekstil, bahan perekat, serta obat penyembuh luka. Ekstrasi khitin dari cangkang udang dan kerang dapat menghasilkan kandungan Glukosamin yang berguna untuk memperkuat dan menyembuhkan tulang serta persendian.

5. Beberapa jenis ikan laut seperti lemuru, tembang, bandeng, dan tuna, mengadung beragam kandungan bahan bioaktif yang terdiri dari asam lemak Omega-3 yang berfungsi dalam meningkatkan kecerdasan serta mengjaga kesehatan jantung dan persendian. Squelene bisa diektrasi dari minyak ikan cucut dan ikan pari, Kolagen dari sisik ikan tuna, ketiganya bahkan diketahui sebagai senyawa bioaktif yang berkhasiat untuk obat anti penuaan.

6. Teripang adalah hewan laut yang saat ini sedang menjadi primadona di dua negara yaitu Indonesia dan Malaysia. Hewan dari genus Holuturia ini, selain memiliki cita rasa lezat, ternyata juga berkhasiat dalam mengatasi berbagai macam penyakit seperti sirosis hati, mioma, serta membantu penyembuhan penyakit stroke, asma diabetes mellitus, hepatitis asam  urat, radang sendi dll.

Baca juga : Produk Herbal Terbaru Dari Teripang Emas Pilihan

7. Berbagai spesies rumput laut sepert Eucheuma spp,  Sargassum spp, dan Helimeda spp, tenryata memiliki senyawa organic karaginan agar-agar dan alginate. Karaginan dalam Eucheuma spp digunakan sebagai bahan penghasil stabilisator pengental, pembentuk, gel dan pencegah kristalisasi khususnya dalam industri makanan dan minuman serta farmasi, mikropbiologi, dan digunakan sebagai bahan dasar pembuatan sabun, salep, dan pelembap.

8. Mikro-Algae dan makro-algae sebagai penghasil bahan bakar hayati (biofel) berprospek menjanjikan. Saat ini telah diidentifikasi sebanyak 13 spesies mikro algae yang berpotensi  mengandung lemak yang dapat dikonversi menjadi  biofuel. Empat spesies di antaranya yang paling berpotensi untuk dikomersilkan adalah Nannocholoropsis oculate(24%, Scenedesmus22%,  Ghlorella20%, dan Botryococcus brauni 20%.  Beberapa spesies lamun laut juga berpotensi diolah menjadi senyawa antifouling.

Demikianlah, Ragam Biota Laut Yang Ternyata Bermanfaat Untuk Kesehatan yang kini telah kita semua ketahui. Semoga dapat bermanfaat ya untuk Anda.

Salam!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *