Rekomendasi Pola Makan Sesuai Golongan Darah Anda!

Orang bilang, kepribadian seseorang bisa dilihat berdasarkan jenis golongan darah. Namun sayangnya hingga saat ini belum ada bukti yang kuat dan menyatakan jika keterkaitan golongan darah dengan sifat memang saling berhubungan. Dalam sebagian besar penelitian yang membuktikan jika golongan darah lebih terkait dengan risiko penyakit tertentu, seperti penyakit Jantung, Kanker, dan penyakit lain yang berhubungan dengan respon stres imun.

Rekomendasi Pola Makan Sesuai Golongan Darah Anda!

Menurut Peter D’Adamo dalam bukunya yang bertajuk “Eat Right for Your Type” disebutkan jika darah adalah makanan paling mendasar bagi tubuh Anda. Sehingga jenis darah yang berbeda akan bereaksi berbeda pula terhadap makanan yang Anda konsumsi. Oleh karena itu, Peter D’Adamo memberikan rekomendasi makanan berdasarkan golongan darah seperti berikut ini.

  • Pola makan untuk golongan darah A.

Golongan darah A, cenderung memiliki sistem kekebalan tubuh yang lebih sensitif, sehingga saat terlalu banyak tekanan menyebabkan melemahkan sistem kekebalan tubuh lebih cepat dibandingkan golongan darah lainnya. Mereka yang memiliki golongan darah A memiliki kadar asam lambung lebih rendah sehingga cenderung lebih sulit mencerna makanan yang mengandung protein hewani dan lemak.

Mereka dianjurkan untuk lebih banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung protein nabati, diantaranya kedelai, tempe, kacang polong, biji-bijian, serta sayuran, dan buah-buahan yang berifat alkali seperti alpukat, kurma, apel, berry, dan lain-lain. Pemilik golongan darah A cenderung sensitif terhadap lektin, maka dari itu mereka tidak dianjurkan untuk konsumsi kentang, umbi-umbian, serta pepaya, mangga, dan jeruk yang dapat memicu Diabetes.

  • Pola makan untuk golongan darah B.

Golongan darah B ini lebih fleksibel dibandingkan dengan golongan darah lainnya khususnya A dan O. Mengapa? Karena orang-orang yang bertipe golongan darah B membutuhkan asupan makanan yang mengandung protein hewani maupun nabati. Mereka dianjurkan untuk memperbanyak jenis makanan dari daging merah, sayuran hijau, telur, serta produk susu rendah lemak.

Akan tetapi, pemilik golongan darah B justru tidak dianjurkan untuk konsumsi ayam, gandum, jagung, kacang, tomat, kacang tanah dan biji wijen karena makanan tersebut justru berpengaruh pada proses metabolisme tubuh dan dapat mengakibatkan kelelahan, retensi cairan, dan Hipoglikemia.

  • Pola makan untuk golongan darah O.

Mereka yang bergolongan darah O, cenderyng memiliki kadar asam lambung yang tinggi dan memiliki kemampuan untuk mencerna protein dan lemak dengan mudah. Faktor pencernaan ini sangat meningkatkan kemampuan mereka si ‘O’ untuk memetabolisme kolesterol dalam produk hewani lebih efisien dan mengasimilasi kalsium lebih baik.

Golongan darah O tidak dianjurkan untuk sering mengonsumsi susu dan produk olahan susu lainnya karena termasuk sulit dicerna oleh tubuh. Oleh karena itu, mereka cenderung alergi terhadap gluten. Mereka juga tidak dianjurkan untuk konsumsi kubis, kembang kol, dan gandum yang dapat menghambat hormon tiroid dan berpengaruh buruk bagi insulin yang dapat menghambat sistem metabolisme tubuh.

Pola makan sehat untuk mereka yang bergolongan darah O diantaranya terdiri dari buah-buahan yang bersifat alkali seperti alpukat, apel, kurma, bawang putih, wortel, seledri, serta daging sapi, domba, kalkun, ayam, telur, kacang-kacangan, dan biji-bijian, dan seafood karena dapat meningkatkan produksi hormon.

  • Pola makan untuk golongan darah AB.

Sama halnya dengan mereka yang bergolongan darah A, orang-orang dengan tipe golongan darah AB memiliki asam lambung rendah sehingga mereka tidak dianjurkan untuk makan daging karena sistem pencernaannya sulit menerima jenis makanan tersebut. Para AB juga tidak dianjurkan untuk konsumsi kafein dan alkohol terlebih saat mereka sedang stres. Makanan yang dianjurkan untuk dikonsumsi oleh orang-orang bergolongan darah AB diantaranya adalah tahu, susu, sayuran hijau, dan makanan laut yang merupakan sumber terbaik protein seperti salmon, sarden, tuna, dan ikan kakap merah.

Apakah memang sudah terbukti pola makan berdasarkan golongan darah tersebut? Bagaimana tanggapan dokter dan ahli kesehatan? Untuk lebih jelas mengetahui bagaimana pola makan kita, dan menghindari tubuh dari resiko beragam penyakit yang berbahaya, silahkan berkonsultasi langsung dengan dokter ahli.

Baca juga :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *