Waspadai Radang Amandel Berpotensi Menjadi Kanker Amandel

Seperti yang kita ketahui jika Radang Amandel biasa terjadi pada siapapun, dan lebih banyak terjadi pada anak-anak akibat kebiasaan makan mereka yang masih sembarangan, dan juga sistem kekebalan tubuh mereka yang rentan.

Waspadai Radang Amandel Berpotensi Menjadi Kanker Amandel

Radang amandel mungkin terlihat tidak terlalu menakutkan sebagai penyakit, namun jika radang Amandel tidak segera mendapat penanganan, maka bukan tidak mungkin akan menjadi semakin berbahaya dan berisiko menjadi Kanker amandel.

Dalam fungsinya, Amandel merupakan sebuah jaringan tubuh yang berfungsi sebagai penyaring bakteri serta virus yang bisa masuk melalui hidung dan mulut yang membawa dampak fatal pada sel-sel darah putih.

Awal dari gejala infeksi ringan pada amandel dimulai saat sistem kekebalan atau daya tahan tubuh membentuk antibodi terhadap infeksi. Namun sayangnya, amandel tidak terlalu kuat untuk menahan serangan infeksi bakteri dan virus tersebut maka secara langsung dan akhirnya menyebabkan tonsilitis atau radang amandel. Adapun jenis-jenis bakteri penyebab tonsilitis akut diantaranya adalah Stafilokokus Sp., Pneumokokus, dan Hemofilus influenzae. Hemofilus influenzae menyebabkan tonsilitis akut supuratif.

Pada kanker amandel biasanya ditandai dengan gejala awal adanya rasa nyeri pada bagian tenggorokan. Rasa nyeri ini akan menjalar sampai telinga, juga sisi yang sama pada amandel yang terkena.

Berikut ini adalah merupakan gejala yang menunjukkan kondisi tersebut terjadi karena kanker amandel.
  • Nyeri saat menelan.
  • Tenggorokan kering dan terasa seperti ada yang mengganjal di leher.
  • Demam, lemas, menggigil, sakit kepala, hingga nyeri otot.
  • Suara serak, mengalami batuk, pilek, bau mulut, nyeri perut, mual, juga pembesaran kelenjar limfe di sekitar leher.
  • Penderita penyakit ini juga biasanya juga akan mendengkur saat tidur.
  • Tonsil membesar, berwarna merah, dan terkadang muncul bercak putih.

Pemeriksaan sakit amandel dapat dilakukan melalui biopsi terhadap jaringan amandel. Selain infeksi radang akibat virus dan bakteri, amandel juga bisa terjadi karena kebiasaan merokok dan alkohhol yang dapat berkaitan dengan jenis kanker lainnya. Maka dari itu, pasti dilakukan pemeriksaan yang mencakup antara Laringoskopi, Bronkoskopi, dan Esofagoskopi.

Pengobatan menurut ahli medis untuk kanker amandel adalah dengan terapi penyinaran dan pembedahan. Pembedahan dilakukan untuk mengangkat kelenjar getah bening leher, tumor, dan sebagian rahang.

Posted by Obat QnC Jelly Gamat Khasiat Alami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *